Analis Peringatkan Jangan Beli Bitcoin dan Ethereum Dulu, Ini Alasannya
icon search
icon search

Top Performers

Analis Peringatkan Jangan Beli Bitcoin dan Ethereum Dulu, Ini Alasannya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Analis Peringatkan Jangan Beli Bitcoin dan Ethereum Dulu, Ini Alasannya

Analis Peringatkan Jangan Beli Bitcoin dan Ethereum Dulu, Ini Alasannya

Daftar Isi

Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih bergerak dalam fase konsolidasi yang membuat banyak investor bertanya-tanya apakah pasar sudah mencapai titik terendah atau justru masih berpotensi turun lebih dalam. 

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah analis memperingatkan bahwa membeli kedua aset kripto ini saat ini bisa menjadi keputusan yang berisiko.

Meski harga terlihat stabil dalam beberapa hari terakhir, sebagian analis menilai ketenangan pasar saat ini justru berpotensi menjadi bull trap, yaitu kenaikan sementara yang memancing investor masuk sebelum harga kembali terkoreksi.

 

Analis Nilai Bitcoin Berpotensi Naik Sebelum Turun Lebih Dalam

Selama sekitar delapan hari terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran US$58.000 hingga US$60.000. Pergerakan yang relatif datar ini sering dianggap sebagai fase sebelum muncul pergerakan besar.

Namun, analis kripto Shelpid memperkirakan Bitcoin masih berpeluang naik menuju area US$70.000 terlebih dahulu. Menurutnya, level tersebut dapat memicu optimisme pasar sehingga semakin banyak investor membeli BTC.

 

 

Setelah itu, ia memperkirakan investor besar atau whale mulai melakukan distribusi, sehingga harga berpotensi kembali turun di bawah US$59.000.

Dalam skenario jangka panjangnya, Shelpid bahkan memproyeksikan Bitcoin bisa membentuk titik terendah baru di kisaran US$38.000 hingga US$44.000 sebelum memulai tren naik berikutnya.

Pandangan serupa juga disampaikan analis lain yang dikenal sebagai Philanthrop. Bedanya, ia memperkirakan Bitcoin lebih dulu menguji area US$66.000 sebelum akhirnya terkoreksi menuju kisaran US$44.000.

 

 

Menurut Philanthrop, area tersebut menawarkan peluang akumulasi yang lebih menarik dibandingkan level harga saat ini.

 

Baca juga berita terkait: Crypto Winter Datang Lagi? Tom Lee Klaim BitMine Siap Bertahan Meski ETH Lesu

 

Data On-Chain Justru Menunjukkan Akumulasi Bitcoin Meningkat

Di sisi lain, tidak semua analis memiliki pandangan bearish.

 

 

Analis on-chain Ali Charts menyoroti adanya peningkatan aktivitas pembelian Bitcoin di hampir seluruh kategori investor selama satu bulan terakhir.

Investor ritel dilaporkan mulai menambah kepemilikan BTC, sementara kelompok whale dengan kepemilikan antara 1.000 hingga 100.000 BTC juga kembali menjadi pembeli bersih setelah sebelumnya lebih banyak melakukan aksi jual.

Menurut Ali Charts, pola akumulasi seperti ini beberapa kali muncul menjelang terbentuknya dasar harga pada siklus sebelumnya.

Apabila tren pembelian tersebut terus berlanjut dan mampu mempertahankan area support saat ini, Bitcoin dinilai memiliki fondasi yang lebih kuat untuk memulai pemulihan.

 

Ethereum Dinilai Masih Memiliki Area Beli yang Lebih Menarik

Pandangan serupa juga berlaku untuk Ethereum.

Ali Charts menilai support historis terkuat ETH masih berada di sekitar US$1.100. Level tersebut telah beberapa kali menjadi titik pantulan penting sejak 2021 dan menjadi batas bawah kanal harga jangka panjang Ethereum.

Jika ETH kembali menguji area tersebut dan mampu bertahan, Ali Charts memperkirakan harga berpotensi pulih menuju US$3.000 sebagai target awal.

Apabila siklus bullish berikutnya berkembang lebih kuat, Ethereum bahkan berpeluang melanjutkan kenaikan hingga mendekati US$5.000 sesuai batas atas kanal harga jangka panjangnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proyeksi tersebut bukan berarti Ethereum pasti turun ke US$1.100. Area tersebut hanya dianggap sebagai zona dengan peluang akumulasi yang lebih menarik berdasarkan pola historis.

 

Baca berita lainnya: Roadmap Bitcoin Q3 2026: Juli Bullish, Agustus Merah, Target US$39.000

 

Level Penting Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Dicermati

Dalam jangka pendek, arah pergerakan kedua aset masih sangat bergantung pada kemampuan menembus level resistance terdekat.

Untuk Bitcoin, resistance utama berada di sekitar US$61.050. Jika berhasil ditembus, BTC berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area US$62.000.

Sebaliknya, apabila gagal bertahan di atas resistance tersebut, Bitcoin berisiko kembali bergerak di bawah US$61.000. Bahkan jika tekanan jual meningkat hingga menembus US$58.000, peluang koreksi yang lebih dalam akan semakin besar.

Sementara itu, Ethereum sedang berupaya mempertahankan posisi di atas resistance US$1.620.

Apabila level tersebut berhasil berubah menjadi support, ETH berpeluang melanjutkan kenaikan menuju US$1.660 dalam waktu dekat. Namun jika gagal bertahan, Ethereum berisiko kembali berada di bawah tekanan jual dan turun ke bawah US$1.600.

 

Kesimpulan

Pergerakan Bitcoin dan Ethereum saat ini masih menghadirkan dua skenario yang sama-sama masuk akal. Di satu sisi, data on-chain menunjukkan akumulasi mulai meningkat dan berpotensi menjadi sinyal awal pembentukan dasar harga. 

Di sisi lain, sejumlah analis masih memperkirakan adanya satu gelombang koreksi lagi sebelum pasar benar-benar memasuki fase pemulihan.

Karena itu, investor disarankan tidak hanya terpaku pada pergerakan harga jangka pendek. Memperhatikan level teknikal, data on-chain, serta manajemen risiko tetap menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan membeli Bitcoin maupun Ethereum.

 

FAQ

  • Apa yang dimaksud bull trap pada Bitcoin dan Ethereum?
    Bull trap adalah kondisi ketika harga aset tampak mulai naik sehingga banyak investor mengira tren bullish telah dimulai. Namun setelah itu harga justru kembali turun tajam sehingga pembeli baru mengalami kerugian.
  • Mengapa sebagian analis menyarankan menunda membeli Bitcoin?
    Beberapa analis memperkirakan Bitcoin masih berpotensi mengalami koreksi sebelum benar-benar membentuk dasar harga. Karena itu, mereka menilai peluang membeli di harga yang lebih rendah masih terbuka.
  • Apa arti akumulasi Bitcoin oleh whale?
    Akumulasi whale berarti investor dengan kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar kembali menambah asetnya. Aktivitas ini sering dipantau karena dapat menjadi indikator perubahan sentimen pasar.
  • Apakah Ethereum masih berpotensi turun ke US$1.100?
    Belum tentu. Level US$1.100 merupakan area support historis menurut beberapa analis, bukan target harga yang pasti akan tercapai. Pergerakan ETH tetap bergantung pada kondisi pasar dan sentimen global.
  • Faktor apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli Bitcoin atau Ethereum?
    Selain harga, investor sebaiknya memperhatikan tren on-chain, level support dan resistance, sentimen makroekonomi, kebijakan bank sentral, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan agar keputusan investasi lebih terukur.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Bitcoin,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
FANC/IDR
fanC
22
57.14%
VOLT/USDT
Volt Inu
0
33.33%
VELOFIN/IDR
Velodrome
420
29.23%
SAFE/IDR
Safe
1.849
28.05%
PIPPIN/IDR
Pippin
399
27.23%
Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
KUNCI/IDR
Kunci Coin
1
-50%
ALITAS/IDR
Alitas
2
-33.33%
MYRO/IDR
Myro
50
-25.37%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Peluang CLARITY Act Tertunda Naik Drastis, Akankah Harga XRP Makin Tertekan?
03/07/2026
Peluang CLARITY Act Tertunda Naik Drastis, Akankah Harga XRP Makin Tertekan?

Harapan pasar terhadap kejelasan regulasi kripto di Amerika Serikat mulai

03/07/2026
Analis Peringatkan Jangan Beli Bitcoin dan Ethereum Dulu, Ini Alasannya

Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih bergerak dalam fase konsolidasi

5 Faktor Ini Bikin Dogecoin (DOGE) Tersungkur di Tengah Persaingan Meme Coin
03/07/2026
5 Faktor Ini Bikin Dogecoin (DOGE) Tersungkur di Tengah Persaingan Meme Coin

Dogecoin (DOGE) memasuki Q3 2026 dengan tekanan cukup berat. Harga

03/07/2026