Tahun 2025 menjadi periode paling bergejolak bagi Bitcoin, ditandai reli tajam, koreksi brutal, hingga risiko mencatat penurunan tahunan pertama sejak 2022. Pergerakan ekstrem ini membuat Bitcoin layak disebut mengalami rollercoaster sepanjang tahun.
Setelah sempat menyentuh $126.000 pada awal Oktober, Bitcoin kini bergerak di sekitar $89.000, mencerminkan perubahan sentimen pasar yang cepat dan tidak stabil.
Bitcoin Makin Terikat Saham dan Sentimen AI

Sumber: LSEG via Reuters
Dilansir dari Reuters, penyebab utama “Bitcoin Rollercoaster” adalah meningkatnya korelasi dengan pasar saham global. Data menunjukkan korelasi rata-rata Bitcoin dengan S&P 500 mencapai 0,5 pada 2025, naik signifikan dari 0,29 pada 2024.
Sementara, korelasi pada indeks NASDAQ 100 bahkan mencapai 0,52, menandakan Bitcoin semakin diperlakukan sebagai aset berisiko, mirip saham teknologi.
Keterkaitan ini menguat karena saham berbasis AI dan kripto sama-sama bergantung pada sentimen investor. Saat valuasi AI mulai diragukan, tekanan ikut menjalar ke Bitcoin.
Baca juga: Koreksi Bitcoin Bisa Segera Selesai, Catat Level Harga Kuncinya!
Guncangan April dan Oktober Jadi Titik Balik Pasar
Reli kuat Bitcoin sempat terjadi setelah terpilihnya presiden AS, Donald Trump yang ramah kripto. Namun, April 2025 menjadi titik balik saat pengumuman tarif memicu koreksi tajam pada saham dan kripto.
Pasar sempat pulih hingga mencetak rekor, sebelum kembali jatuh pada 10 Oktober setelah ancaman tarif lanjutan dan pembatasan ekspor. Peristiwa ini memicu likuidasi lebih dari $19 miliar, menjadi likuidasi terbesar dalam sejarah kripto.
Sejak kejadian tersebut, Bitcoin kesulitan membangun tren naik berkelanjutan. Pada November, Bitcoin mencatat penurunan bulanan terdalam sejak pertengahan 2021.
Pemangkasan Suku Bunga Belum Meredam Volatilitas
Di tengah tekanan pasar, The Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, menurunkan suku bunga acuan ke kisaran 3,50% – 3,75%. Ini menjadi pemangkasan ketiga sepanjang 2025.
Basis poin berarti satuan perubahan suku bunga, di mana 25 basis poin setara dengan 0,25%. Meski demikian, keputusan ini tidak bulat, karena pejabat The Fed terbelah antara yang menilai pemangkasan terlalu cepat dan yang menginginkan penurunan lebih besar.
Perpecahan ini menunjukkan arah kebijakan moneter ke depan belum sepenuhnya pasti. Bagi Bitcoin, suku bunga lebih rendah memang mengurangi tekanan biaya modal, tetapi ketidakpastian kebijakan tetap membuat pasar berhati-hati.
Kesimpulan
Fenomena Bitcoin Rollercoaster di 2025 lahir dari kombinasi korelasi saham yang menguat, sentimen AI, guncangan kebijakan perdagangan, dan ketidakpastian suku bunga.
Bitcoin kini bergerak seirama dengan pasar global, bukan lagi aset yang berdiri sendiri. Selama faktor makro mendominasi, volatilitas tinggi tampaknya menjadi karakter baru pasar kripto.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan Bitcoin Rollercoaster?
Istilah ini menggambarkan pergerakan harga Bitcoin yang naik-turun ekstrem dalam satu tahun. - Kenapa Bitcoin makin mirip saham?
Karena semakin banyak investor institusional yang memperlakukan Bitcoin sebagai aset berisiko. - Mengapa saham AI memengaruhi Bitcoin?
Keduanya sama-sama bergantung pada sentimen dan ekspektasi pertumbuhan, sehingga tekanan di satu sektor ikut berdampak ke yang lain. - Apa dampak pemangkasan suku bunga The Fed ke Bitcoin?
Suku bunga lebih rendah cenderung mendukung aset berisiko, tetapi ketidakpastian kebijakan bisa menahan reli. - Apakah volatilitas Bitcoin akan berlanjut?
Selama faktor makro dan pasar saham menjadi penentu utama, volatilitas tinggi masih berpotensi terjadi.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Reuters – Bitcoin’s 2025 rollercoaster may end on a low, diakses pada 12 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
