CEO VanEck, Jan van Eck, menilai Bitcoin kemungkinan sedang mendekati titik terendah dalam siklus 4 tahunan. Pernyataan ini muncul saat BTC diperdagangkan di bawah harga $70.000.
Van Eck menyebut 2026 sebagai tahun keempat dalam pola historis Bitcoin, fase yang biasanya diwarnai koreksi tajam sebelum harga membentuk dasar baru.
Siklus 4 Tahunan dan Peran Halving
JUST IN: $181 billion VanEck CEO says Bitcoin is “making a bottom” and today’s price pump is “a sign of life” ?
Bullish! ? pic.twitter.com/6LP757EO00
— Bitcoin Magazine (@BitcoinMagazine) March 2, 2026
Dilansir dari Crypto Breaking News, siklus 4 tahunan Bitcoin sering dikaitkan dengan peristiwa halving, yaitu pemangkasan imbalan penambang setiap empat tahun.
Ketika reward penambang berkurang, pasokan Bitcoin baru yang masuk ke pasar ikut menyusut. Secara teori, jika permintaan tetap atau meningkat, tekanan harga bisa bergerak naik setelah fase koreksi selesai.
Van Eck menjelaskan bahwa dalam tiga tahun awal siklus, harga cenderung naik, lalu mengalami penurunan signifikan pada tahun keempat. Ia menilai 2026 masuk dalam fase tersebut dan menyebut pasar saat ini berpotensi membentuk bottom atau titik dasar.
Namun ia juga mengingatkan bahwa pola historis tidak selalu berjalan identik di setiap periode.
Baca juga: Bitcoin Jadi Harta Rebutan Saat Cerai di Rusia, Hakim Kewalahan Membaginya
Apakah Pola Lama Masih Relevan?
Perdebatan muncul soal relevansi siklus ini di tengah meningkatnya partisipasi institusi dan produk investasi berbasis kripto.
Beberapa analis menilai faktor eksternal seperti arus dana ETF, pergerakan dolar AS, serta perkembangan regulasi dapat memengaruhi harga lebih besar dibanding siklus halving semata.
Van Eck tidak menampik faktor makro tersebut. Ia menyebut bahwa meski siklus memberi kerangka historis, kekuatan pasar kini juga dipengaruhi adopsi yang lebih luas dan kedewasaan ekosistem.
Artinya, pembalikan tren bisa lebih gradual dibanding lonjakan ekstrem di masa lalu.
Geopolitik dan Peran Kripto
Wawancara tersebut juga menyinggung kondisi geopolitik, terutama ketegangan di Timur Tengah yang beriringan dengan reli kripto terbaru.
Van Eck menilai kripto dapat berfungsi sebagai jalur alternatif perpindahan nilai ketika sistem perbankan tradisional menghadapi hambatan. Wilayah seperti UEA disebut sebagai contoh lingkungan yang lebih ramah terhadap aktivitas kripto.
Meski demikian, ia tetap menekankan bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama Bitcoin.
Kesimpulan
Dengan harga di bawah $70.000, Bitcoin menunjukkan sinyal pemulihan terbatas di tengah narasi akhir siklus 4 tahunan. Jan van Eck melihat fase ini sebagai kemungkinan pembentukan dasar sebelum siklus berikutnya berkembang.
Namun pasar kripto kini tidak hanya digerakkan oleh halving, melainkan juga faktor makro, regulasi, dan arus modal institusi. Apakah 2026 benar-benar menjadi titik balik, masih bergantung pada konfirmasi data dan dinamika global yang terus berubah.
FAQ
1. Apa itu siklus 4 tahunan Bitcoin?
Siklus 4 tahunan adalah pola historis harga Bitcoin yang dikaitkan dengan peristiwa halving, di mana reward penambang dipotong setengah setiap empat tahun.
2. Apa yang dimaksud dengan bottoming?
Bottoming adalah proses pembentukan titik terendah harga sebelum aset berpotensi berbalik naik secara bertahap.
3. Apakah halving selalu membuat harga naik?
Tidak langsung. Halving mengurangi pasokan baru, tetapi dampak harga tetap bergantung pada permintaan dan kondisi pasar global.
4. Mengapa ETF dan regulasi penting untuk harga BTC?
Karena ETF membuka akses investasi bagi institusi besar, sementara regulasi yang jelas meningkatkan kepercayaan dan partisipasi pasar.
5. Apakah 2026 pasti menjadi awal bull market baru?
Tidak ada kepastian. Prediksi berbasis siklus hanyalah kerangka analisis dan tetap dipengaruhi faktor ekonomi serta sentimen global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Crypto Breaking News – Bitcoin Bottoms as 4-Year Cycle Ends, VanEck CEO Says, diakses pada 3 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
