XRP Bisa Jadi Jaminan DeFi untuk Bank, Ini Strategi Baru Ripple
icon search
icon search

Top Performers

XRP Bisa Jadi Jaminan DeFi untuk Bank, Ini Strategi Baru Ripple

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

XRP Bisa Jadi Jaminan DeFi untuk Bank, Ini Strategi Baru Ripple

XRP Bisa Jadi Jaminan DeFi untuk Bank, Ini Strategi Baru Ripple

Daftar Isi

Ripple tengah menyiapkan strategi baru yang berpotensi mengubah fungsi XRP secara signifikan. 

Jika sebelumnya dikenal sebagai token untuk pembayaran lintas negara, kini aset tersebut diproyeksikan menjadi jaminan (collateral) dalam ekosistem decentralized finance (DeFi) yang menyasar institusi keuangan.

Langkah ini diungkapkan oleh Ross Edwards, eksekutif Ripple, dalam sebuah acara industri. Ia menjelaskan bahwa perusahaan kini mendorong aktivitas keuangan yang sebelumnya bergantung pada likuiditas di bursa kripto agar berpindah langsung ke jaringan XRP Ledger (XRPL).

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi Ripple untuk memperluas utilitas XRP di luar fungsi awalnya sebagai alat transfer nilai.

 

Ripple Dorong XRP Masuk ke Ekosistem DeFi

Selama bertahun-tahun, penggunaan XRP banyak dikaitkan dengan solusi pembayaran lintas negara yang dikembangkan Ripple untuk lembaga keuangan.

Namun kini perusahaan mulai mengembangkan ekosistem yang memungkinkan aktivitas finansial lain berjalan langsung di blockchain XRPL. 

Dalam sistem ini, XRP dapat digunakan sebagai aset jaminan untuk aktivitas pinjam meminjam dan penyediaan likuiditas di protokol DeFi.

Ross Edwards menyebut XRP memiliki potensi besar sebagai sumber modal dalam ekosistem tersebut.

“Kami melihat XRP sebagai sumber modal yang sangat besar untuk aktivitas lending, borrowing, dan penggunaan sebagai posisi jaminan di berbagai jaringan blockchain,” ujar Edwards.

Menurutnya, peningkatan aktivitas finansial di jaringan XRPL dapat memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung terhadap utilitas XRP.

 

Baca juga berita terkait: Akumulasi XRP Meningkat, Target Harga $6 hingga $10 Mulai Dibahas

 

Protokol Lending di XRPL Mulai Dikembangkan

Salah satu langkah konkret dalam strategi ini adalah pengembangan protokol lending native di XRP Ledger.

Protokol tersebut memungkinkan pengguna menyimpan XRP sebagai jaminan untuk meminjam aset lain atau memperoleh imbal hasil dari aktivitas lending di jaringan.

Model ini telah lama menjadi bagian dari ekosistem DeFi di blockchain lain seperti Ethereum, melalui protokol lending seperti Aave atau Compound. Ripple kini mencoba menghadirkan pendekatan serupa di XRPL dengan fokus pada kebutuhan institusi keuangan.

Jika berhasil diimplementasikan secara luas, XRPL berpotensi berkembang menjadi platform yang mendukung berbagai aktivitas finansial seperti pinjam meminjam, perdagangan aset digital, hingga distribusi likuiditas secara on-chain.

 

Stablecoin RLUSD Jadi Komponen Penting

Dalam strategi tersebut, Ripple juga menekankan pentingnya kehadiran stablecoin.

Perusahaan sedang mengembangkan RLUSD, stablecoin yang dirancang untuk mendukung aktivitas transaksi dan settlement dalam ekosistem XRPL.

Edwards menjelaskan bahwa stablecoin menjadi elemen penting agar institusi dapat memanfaatkan blockchain secara efektif.

Tanpa stablecoin yang nilainya stabil terhadap dolar, institusi yang memegang aset tokenisasi akan kesulitan mencairkan nilai aset tersebut atau melakukan settlement secara efisien.

Kehadiran stablecoin seperti RLUSD memungkinkan berbagai aktivitas keuangan berjalan langsung di blockchain, termasuk perdagangan aset tokenized, settlement instan, serta lending berbasis institusi.

 

Fokus Ripple Beralih ke Tokenisasi Aset

Ripple juga mencatat perubahan besar dalam diskusi dengan institusi selama beberapa tahun terakhir.

Menurut Edwards, sekitar dua tahun lalu perusahaan masih berusaha meyakinkan lembaga keuangan untuk mulai mempertimbangkan tokenisasi aset di blockchain. 

“Percakapannya sekarang bukan lagi tentang apakah institusi akan menokenisasi aset, tetapi bagaimana aset tersebut bisa menghasilkan yield, diselesaikan secara instan, dan diperdagangkan sepanjang waktu,” jelasnya.

Perubahan ini menunjukkan meningkatnya minat lembaga keuangan terhadap infrastruktur keuangan berbasis blockchain.

 

Baca berikutnya: RUU Kripto AS Bisa Ubah Status XRP? Ini Kata Pendiri Cardano

 

XRP Berpotensi Memiliki Peran Baru

Dengan strategi ini, XRP berpotensi memiliki utilitas yang lebih luas dibanding sebelumnya.

Selain digunakan untuk pembayaran lintas negara, aset tersebut dapat berperan sebagai jaminan dalam protokol DeFi, sumber likuiditas untuk aktivitas lending, serta bagian dari sistem perdagangan aset yang telah ditokenisasi.

Jika ekosistem yang dibangun Ripple berhasil berkembang, XRP dapat menjadi komponen penting dalam infrastruktur keuangan berbasis blockchain yang melibatkan institusi besar.

 

Kesimpulan

Upaya Ripple untuk mendorong XRP masuk ke ekosistem DeFi institusi menunjukkan arah baru dalam pengembangan XRP Ledger.

Melalui pengembangan protokol lending di XRPL dan peluncuran stablecoin RLUSD, perusahaan mencoba membangun sistem keuangan berbasis blockchain yang memungkinkan aktivitas lending, settlement, dan perdagangan aset dilakukan langsung di jaringan.

Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, peran XRP dapat berkembang dari sekadar token pembayaran menjadi aset jaminan dalam berbagai aktivitas keuangan berbasis blockchain.

 

FAQ

  • Apa yang dimaksud XRP sebagai jaminan DeFi?
    XRP sebagai jaminan DeFi berarti token tersebut digunakan sebagai collateral dalam protokol keuangan berbasis blockchain. Pengguna dapat mengunci XRP untuk meminjam aset lain atau memperoleh likuiditas dalam ekosistem DeFi.
  • Apa itu XRP Ledger (XRPL)?
    XRP Ledger adalah jaringan blockchain yang mendukung transaksi cepat dan biaya rendah. Selain pembayaran digital, jaringan ini juga memungkinkan tokenisasi aset dan berbagai aplikasi keuangan berbasis blockchain.
  • Apa fungsi stablecoin RLUSD dalam ekosistem XRPL?
    RLUSD merupakan stablecoin yang dirancang Ripple untuk mendukung settlement, perdagangan aset tokenized, serta aktivitas lending di jaringan XRPL dengan nilai yang stabil terhadap dolar.
  • Apa itu DeFi institusi?
    DeFi institusi adalah layanan keuangan berbasis blockchain yang dirancang untuk bank, perusahaan investasi, dan lembaga keuangan besar. Model ini biasanya memperhatikan aspek kepatuhan regulasi, identitas pengguna, serta standar keamanan yang lebih tinggi.
  • Mengapa Ripple ingin memindahkan aktivitas ke XRPL?
    Ripple ingin meningkatkan utilitas XRP dengan mendorong lebih banyak aktivitas keuangan langsung di jaringan blockchain. Dengan begitu, transaksi seperti lending, settlement, dan perdagangan aset dapat dilakukan secara on-chain tanpa bergantung pada sistem keuangan tradisional.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Blockchain

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Blockchain,DeFi

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
RVM/IDR
Realvirm
6
100%
H2O/IDR
H2O DAO
11
83.33%
MPRO/IDR
Max Proper
4
33.33%
LOOKS/IDR
LooksRare
4
33.33%
INJ/IDR
Injective
123.247
32.45%
Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
MURA/IDR
Murasaki
87
-27.5%
SYN/IDR
Synapse
3.330
-26%
JELLYJELLY/IDR
Jelly-My-J
1.113
-22.98%
BP/IDR
Backpack
7.242
-22.01%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

10 Meme Coin Terpopuler 2026, Ada Token yang Naik Ribuan Persen
16/06/2026
10 Meme Coin Terpopuler 2026, Ada Token yang Naik Ribuan Persen

Pasar meme coin masih menjadi salah satu segmen paling menarik

16/06/2026
Standard Chartered Sebut Bitcoin Sudah Bottom, Bull Run Segera Mulai?
16/06/2026
Standard Chartered Sebut Bitcoin Sudah Bottom, Bull Run Segera Mulai?

Bank multinasional asal Inggris, Standard Chartered, menilai Bitcoin (BTC) kemungkinan

16/06/2026
Ethereum Siapkan Tameng Lawan Komputer Kuantum, Biayanya Cuma Rp1.000
15/06/2026
Ethereum Siapkan Tameng Lawan Komputer Kuantum, Biayanya Cuma Rp1.000

Ethereum (ETH) mengusulkan perlindungan terhadap ancaman komputer kuantum dengan biaya

15/06/2026