Harga XRP masih bergerak terbatas dalam beberapa hari terakhir. Namun di balik pergerakan yang terlihat tenang tersebut, sejumlah analis mulai menyoroti adanya tanda akumulasi besar yang berpotensi memicu kenaikan harga dalam jangka menengah.
Data terbaru menunjukkan bahwa aktivitas pembelian mulai meningkat saat harga bergerak sideways. Situasi ini sering dianggap sebagai fase konsolidasi sebelum pergerakan harga yang lebih besar terjadi di pasar kripto.
Harga XRP Masih Sideways di Tengah Tekanan Pasar
Pada perdagangan terbaru, XRP tercatat berada di kisaran $1,42, turun sekitar 0,83% dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, aset kripto terbesar kelima berdasarkan kapitalisasi pasar ini juga hanya mengalami penurunan tipis sekitar 1%.
Pergerakan tersebut menunjukkan kondisi pasar yang relatif datar. Trader terlihat menahan posisi sambil menunggu arah yang lebih jelas sebelum mengambil langkah besar.
Meski demikian, beberapa analis menilai fase sideways ini justru membuka peluang akumulasi oleh investor jangka panjang.
Ketika harga stabil dalam periode tertentu, pelaku pasar besar biasanya mulai mengumpulkan aset secara bertahap. Kondisi seperti ini kerap menjadi fondasi sebelum munculnya tren bullish baru.
Analis Prediksi XRP Berpotensi Naik ke $6 Hingga $10
Sejumlah analis mulai mengemukakan skenario kenaikan harga XRP jika pola teknikal yang saat ini terbentuk terus berlanjut.
Analis teknikal XForceGlobal, yang dikenal menggunakan pendekatan Elliott Wave, menyebut bahwa struktur pasar XRP mulai menunjukkan sinyal penguatan.
Ia menilai harga XRP berpotensi kembali menguji rekor tertinggi sebelumnya sebelum melanjutkan kenaikan.
Menurut analisisnya, skenario yang sedang berkembang dapat membawa harga XRP menuju beberapa level penting.
“XRP, semuanya berjalan sesuai rencana… 1. Uji ulang ATH 2. Telusuri kembali seluruh rentang harga 3. $4, $5, $10+, selanjutnya…?” tulisnya.

Sumber Gambar: X.com/XForceGlobal
Target yang disebutkan meliputi:
- sekitar $4
- berlanjut ke $5
- hingga berpotensi mencapai $10 jika momentum bullish menguat
Pandangan ini muncul setelah XRP mengalami periode konsolidasi panjang, yang sering dianggap sebagai tahap persiapan sebelum kenaikan lebih besar.
Baca berikutnya: RUU Kripto AS Bisa Ubah Status XRP? Ini Kata Pendiri Cardano
Pola Symmetrical Triangle Picu Proyeksi Kenaikan Lebih Tinggi
Sinyal optimistis lainnya datang dari analis Javon Marks, yang menyoroti breakout dari pola symmetrical triangle yang terjadi pada akhir 2024.

Sumber Gambar: X.com/JavonTM1
Dalam analisis teknikal, pola ini biasanya terbentuk ketika pasar memasuki fase kompresi harga sebelum terjadi pergerakan kuat ke salah satu arah.
Marks menilai breakout tersebut membuka ruang kenaikan yang jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya.
Berdasarkan perhitungan pola tersebut, target jangka panjang XRP bahkan disebut berpotensi mencapai di atas $15, yang berarti kenaikan lebih dari 900% dari area konsolidasi sebelumnya.
“Target pergerakan terukur XRP di atas $15 tetap tidak berubah! Terobosan yang terjadi pada akhir tahun 2024 mengindikasikan kemungkinan kenaikan 10 kali lipat (>900%) lagi ke level harga tersebut,” ujarnya.
Meski demikian, proyeksi ini masih bergantung pada kelanjutan momentum bullish di pasar kripto secara keseluruhan.
Level Support XRP Dinilai Masih Kuat
Tidak semua analis memandang pergerakan XRP secara agresif. Beberapa pengamat pasar memilih pendekatan yang lebih konservatif.
Analis Ali Charts menyoroti bahwa XRP memiliki area support penting yang masih mampu menahan tekanan penurunan harga.
“XRP bisa menemukan titik support di sepanjang sisi miring segitiga antara $0,90 dan $0,60 ,” kata analis tersebut,” jelasnya.
Level tersebut berada di sepanjang garis pola segitiga yang sebelumnya terbentuk di grafik harga.
Jika harga sempat mengalami koreksi menuju area ini, sebagian investor justru dapat memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk menambah posisi.
Indikator 200-Week EMA Jadi Penentu Arah Pasar
Selain pola grafik, indikator teknikal juga menjadi perhatian para analis.
Analis Chartnerd menyoroti pentingnya 200-week exponential moving average (EMA) sebagai indikator tren jangka panjang XRP.
Indikator ini sebelumnya berperan penting dalam menentukan arah pasar pada beberapa siklus sebelumnya. Pada 2022, pergerakan harga di sekitar indikator ini menandai fase bearish.
Sebaliknya pada 2024, indikator yang sama justru membuka peluang kenaikan besar.
Menurut Chartnerd, pergerakan XRP pada periode mendatang dapat menjadi momen krusial. Jika harga mampu menembus kembali level $2, pasar bisa memasuki fase penentuan arah baru.
Periode tersebut dapat menjadi titik penting yang menentukan apakah XRP melanjutkan tren naik atau kembali menghadapi tekanan pasar.
Baca selanjutnya: Ripple Perluas Pembayaran Stablecoin ke 60+ Pasar, Bank Mulai Masuk
Akumulasi Investor Jadi Faktor yang Terus Dipantau
Di tengah berbagai analisis teknikal tersebut, satu hal yang mulai menarik perhatian adalah meningkatnya indikasi akumulasi.
Fase akumulasi biasanya terjadi ketika investor besar mulai membeli aset secara bertahap tanpa memicu lonjakan harga secara drastis.
Strategi ini memungkinkan pelaku pasar besar mengumpulkan aset dalam jumlah besar sebelum tren naik terjadi.
Jika akumulasi ini terus berlanjut dan didukung sentimen positif di pasar kripto, peluang kenaikan harga XRP dalam beberapa bulan ke depan semakin terbuka. Meski begitu, volatilitas tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan oleh investor.
Kesimpulan
Pergerakan harga XRP saat ini memang terlihat tenang, namun sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan potensi perubahan tren.
Beberapa analis melihat fase konsolidasi sebagai periode akumulasi yang dapat menjadi dasar bagi kenaikan harga di masa mendatang. Target harga yang mulai dibicarakan bahkan mencapai kisaran $6 hingga $10, dengan skenario optimistis yang lebih tinggi.
Walau begitu, arah pasar tetap akan dipengaruhi oleh kekuatan tren kripto secara keseluruhan serta kemampuan XRP mempertahankan level support penting.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan akumulasi XRP dalam analisis pasar kripto?
Akumulasi XRP adalah kondisi ketika investor atau institusi mulai membeli XRP secara bertahap dalam jumlah besar saat harga relatif stabil. Fase ini sering terjadi sebelum munculnya tren kenaikan yang lebih kuat di pasar kripto. - Mengapa analis memprediksi harga XRP bisa mencapai $10?
Prediksi tersebut berasal dari analisis teknikal seperti Elliott Wave dan pola symmetrical triangle. Kedua metode ini menunjukkan bahwa XRP berpotensi mengalami pergerakan naik jika momentum bullish terus berkembang. - Apa arti pola symmetrical triangle pada grafik harga XRP?
Symmetrical triangle adalah pola konsolidasi yang menunjukkan tekanan antara pembeli dan penjual semakin menyempit. Jika terjadi breakout dari pola ini, harga biasanya bergerak lebih kuat ke arah tren berikutnya. - Apa fungsi indikator 200-week EMA dalam analisis XRP?
200-week exponential moving average digunakan untuk melihat tren jangka panjang. Jika harga berada di atas indikator ini, pasar cenderung dianggap bullish. Sebaliknya, jika berada di bawahnya, pasar berpotensi memasuki fase bearish. - Apakah prediksi harga XRP bisa mencapai $6 hingga $10 pasti terjadi?
Prediksi harga dalam analisis kripto tidak bersifat pasti. Proyeksi tersebut bergantung pada banyak faktor seperti sentimen pasar, kondisi makroekonomi, serta perkembangan ekosistem Ripple dan adopsi XRP di pasar global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


