Harga Bitcoin Terancam Turun 50%? Ini Sinyal dari Wall Street
icon search
icon search

Top Performers

Harga Bitcoin Terancam Turun 50%? Ini Sinyal dari Wall Street

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Harga Bitcoin Terancam Turun 50%? Ini Sinyal dari Wall Street

Harga Bitcoin Terancam Turun 50%? Ini Sinyal dari Wall Street

Daftar Isi

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tekanan setelah reli yang sempat dipicu ketegangan geopolitik. 

Data terbaru menunjukkan, aset kripto terbesar ini kini bergerak semakin sejalan dengan pasar saham Amerika Serikat, sebuah sinyal yang dalam sejarah sering berujung pada koreksi tajam.

Minggu lalu, harga Bitcoin sempat turun sekitar 5,65% secara mingguan ke kisaran $68.700. Dalam periode yang sama, indeks S&P 500 juga melemah sekitar 1,90%. Pergerakan yang searah ini menjadi perhatian utama analis pasar.

 

Korelasi Bitcoin dan Saham Kembali Positif

Sinyal yang memicu kekhawatiran datang dari indikator 20-week rolling correlation antara Bitcoin dan S&P 500.

Angkanya kini berada di 0,13, naik signifikan dari posisi sebelumnya di sekitar -0,5. Artinya, Bitcoin yang sebelumnya bergerak berlawanan arah dengan saham, kini kembali mengikuti pola yang sama.

 

Bitcoin

Sumber Gambar: X.com/TonySeverinoCMT

 

“Secara historis, ketika korelasi Bitcoin dengan S&P 500 turun ke -0,5 pada indikator Correlation Coefficient, lalu berbalik naik secara tajam, hal ini menjadi sinyal peringatan bahwa pasar saham berpotensi runtuh dan menyeret Bitcoin ikut turun. Biasanya, akan terjadi kenaikan sementara terlebih dahulu sebelum akhirnya penurunan terjadi dan menambah tekanan bagi pasar,” jelas analis Tony Severino.

Perubahan ini bukan sekadar teknikal. Dalam konteks pasar, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin kembali diperlakukan sebagai risk asset, bukan aset lindung nilai. Ketika saham turun, Bitcoin cenderung ikut turun.

 

Baca juga berita terbaru: Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Konflik Timur Tengah, Kok Bisa?

 

Pola Lama Kembali Muncul, Risiko Penurunan Besar

Data historis sejak 2018 menunjukkan pola yang konsisten. 

Setiap kali korelasi Bitcoin dengan S&P 500 berbalik naik dari negatif ke positif, pasar kripto cenderung mengalami penurunan besar. Rata-rata penurunan yang terjadi mencapai sekitar 50%.

Jika pola tersebut kembali terulang, maka dari harga saat ini di kisaran $68.000, Bitcoin berpotensi turun ke area $30.000 hingga $40.000.

 

Tekanan Makro Ekonomi Jadi Pemicu Utama

Kondisi makro saat ini memperkuat potensi penurunan. Beberapa faktor yang memberi tekanan antara lain:

  • Inflasi yang masih tinggi
  • Harga minyak yang meningkat
  • Peluang penurunan suku bunga yang semakin kecil

Situasi ini membuat investor global cenderung menghindari aset berisiko. Akibatnya, saham tertekan, dan Bitcoin ikut terseret karena korelasinya yang meningkat.

 

Pola Bull Trap Kembali Diwaspadai

Pengalaman sebelumnya di 2020 dan 2022 menunjukkan pola yang serupa. Bitcoin sempat mengalami kenaikan singkat saat korelasi dengan saham meningkat. 

Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama dan justru menjadi jebakan sebelum penurunan besar terjadi.

Pola ini dikenal sebagai bull trap, di mana investor masuk saat harga naik, sebelum akhirnya pasar berbalik turun tajam.

Dengan kondisi saat ini, skenario serupa mulai diantisipasi oleh pelaku pasar.

 

Baca berikutnya: Strategy Siap Borong Bitcoin Lagi! Siapkan Dana Fantastis $44,1 Miliar

 

Dukungan Institusi Mulai Melemah

Selain faktor makro, dukungan dari investor institusi juga menunjukkan tanda melambat.

Strategy (MicroStrategy), salah satu pemegang Bitcoin terbesar, tidak melakukan pembelian tambahan dalam sepekan terakhir.

 

Microstrategy

Microstrategy

 

Padahal sebelumnya, perusahaan ini membeli lebih dari 22.000 BTC senilai $1,57 miliar, yang sempat mendorong harga naik lebih dari 10%.

Tanpa adanya pembelian baru dari pemain besar, pasar menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual.

 

Kesimpulan

Pergerakan Bitcoin saat ini tidak berdiri sendiri. Kembalinya korelasi dengan saham AS menandakan perubahan perilaku pasar yang cukup signifikan.

Data historis menunjukkan bahwa kondisi seperti ini sering menjadi awal dari fase koreksi yang lebih dalam. Ditambah dengan tekanan makro dan berkurangnya dukungan institusi, risiko penurunan semakin terbuka.

Bagi pelaku pasar, situasi ini bukan sekadar fluktuasi jangka pendek, melainkan sinyal bahwa arah pasar bisa berubah lebih tajam dari yang diperkirakan.

 

FAQ

  • Apa itu korelasi Bitcoin dengan saham AS?
    Korelasi Bitcoin dengan saham AS adalah hubungan pergerakan harga antara Bitcoin dan indeks seperti S&P 500. Jika positif, keduanya cenderung naik dan turun bersama.
  • Kenapa korelasi Bitcoin dan S&P 500 penting?
    Korelasi ini penting karena menunjukkan apakah Bitcoin bergerak sebagai aset independen atau mengikuti pasar tradisional. Saat korelasi tinggi, risiko ikut turun bersama saham meningkat.
  • Apakah benar Bitcoin bisa turun 50% lagi?
    Secara historis, setiap kenaikan korelasi dengan saham sering diikuti penurunan besar. Namun, ini bukan kepastian, melainkan pola yang perlu diperhatikan.
  • Apa yang dimaksud dengan bull trap di Bitcoin?
    Bull trap adalah kondisi ketika harga naik sementara sebelum akhirnya turun tajam. Ini sering membuat investor masuk di harga tinggi lalu mengalami kerugian.
  • Faktor apa yang paling memengaruhi harga Bitcoin saat ini?
    Faktor utama meliputi kondisi makro ekonomi, suku bunga, inflasi, serta pergerakan pasar saham global yang kini semakin terhubung dengan Bitcoin.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SYN/IDR
Synapse
2.695
98.45%
DODO/IDR
DODO
1.360
94.29%
BP/IDR
Backpack
4.918
49.17%
WLD/IDR
Worldcoin
9.748
32.63%
STO/IDR
StakeStone
1.272
29.14%
Nama Harga 24H Chg
RVM/IDR
Realvirm
4
-42.86%
PORTAL/IDR
Portal
344
-26.5%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
JST/IDR
JUST
1.313
-20.47%
MYX/IDR
MYX Financ
5.245
-20.26%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah
03/06/2026
Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah

Pasar kripto mendapat sorotan baru terkait pembahasan CLARITY Act di

03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya
03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya

Lembaga riset Tiger Research menilai defi.app berpotensi menjadi salah satu

03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global
03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global

Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.  Perusahaan yang

03/06/2026