Pasar kripto memasuki pekan ketiga Februari 2026 dalam kondisi volatil setelah aksi jual besar pada minggu sebelumnya.
Sentimen investor masih berada di area ketakutan ekstrem, sementara kalender makroekonomi dipenuhi agenda penting yang berpotensi menggerakkan harga Bitcoin dan altcoin.
Fokus pelaku pasar kini bergeser dari level teknikal ke arah kebijakan moneter dan data inflasi. Sinyal dari The Federal Reserve (The Fed) serta rilis indikator pertumbuhan ekonomi dinilai menjadi penentu arah jangka pendek.
Notulen FOMC Jadi Sorotan Utama
Agenda paling krusial pekan ini adalah rilis FOMC Meeting Minutes pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 14.00 ET atau Kamis, 19 Februari 2026 pukul 02.00 WIB.
Dokumen tersebut merangkum diskusi rapat kebijakan The Fed pada 27–28 Januari 2026. Investor akan mencermati apakah nada kebijakan masih cenderung hawkish atau mulai membuka peluang pelonggaran pada paruh kedua 2026.
Jika notulen menegaskan inflasi masih menjadi risiko dan suku bunga akan dipertahankan lebih lama, tekanan terhadap aset berisiko seperti kripto bisa berlanjut. Sebaliknya, sinyal yang lebih lunak dapat memicu respons positif pasar.
Selain notulen, sejumlah pejabat The Fed dijadwalkan berbicara sepanjang minggu:
- Senin, 17 Februari 2026 (07.05 WIB) – Gubernur Stephen I. Miran (19.05 ET, 16 Feb)
- Selasa, 18 Februari 2026 (20.25 WIB) – Wakil Ketua Michelle W. Bowman (08.25 ET)
- Rabu, 19 Februari 2026 (00.45 WIB) – Gubernur Michael S. Barr (12.45 ET, 18 Feb)
- Kamis, 20 Februari 2026 (01.00 WIB) – Michelle W. Bowman (13.00 ET, 19 Feb)
Komentar yang menyimpang dari ekspektasi pasar sering kali memicu pergerakan harga dalam waktu singkat.
Baca berita terbaru lainnya: Daftar Negara Bebas Pajak Kripto di 2026, Ini Detailnya
Data Inflasi dan GDP AS Jadi Ujian Besar
Setelah komunikasi The Fed, perhatian pasar akan tertuju pada data ekonomi utama. Rilis paling menentukan adalah Core PCE pada Jumat, 20 Februari pukul 08.30 ET atau Jumat, 20 Februari pukul 20.30 WIB.
Indikator ini menjadi acuan utama The Fed dalam menentukan suku bunga. Jika inflasi inti lebih tinggi dari perkiraan, peluang penurunan bunga menyusut dan kripto bisa tertekan. Sebaliknya, inflasi yang lebih lemah dapat mendukung sentimen risk-on.
Pada waktu yang sama, data Advanced GDP kuartal keempat Amerika Serikat juga akan dirilis. Pertumbuhan ekonomi yang kuat bisa memperpanjang kebijakan ketat, sementara perlambatan pertumbuhan dapat memperkuat ekspektasi pelonggaran moneter.
Di awal pekan, Jepang merilis data GDP kuartal keempat pada Selasa, 17 Februari pagi waktu Asia. Sebagai salah satu pusat likuiditas global, perkembangan ekonomi Jepang dapat memengaruhi arus modal dan sentimen risiko global.
Data US Durable Goods Orders yang dirilis Rabu, 18 Februari pukul 08.30 ET atau 20.30 WIB juga menjadi indikator kekuatan sektor manufaktur. Angka yang lemah terkadang dipersepsikan positif oleh pasar jika memperbesar peluang kebijakan lebih longgar.
Tekanan Tambahan dari Token Unlock
Di luar faktor makro, pasar kripto juga menghadapi dinamika suplai token.
- Arbitrum (ARB): Unlock sekitar 1,82% dari suplai beredar pada Selasa, 17 Februari 2026.
- Starknet (STRK): Unlock 4,61% suplai pada Senin, 16 Februari 2026.
- Aptos (APT): Sekitar US$12,1 juta token akan masuk sirkulasi pekan ini.
Token unlock berpotensi meningkatkan tekanan jual jangka pendek, terutama ketika sentimen pasar sedang rapuh. Tambahan suplai dalam kondisi volatil dapat memperbesar fluktuasi harga.
Baca berita selanjutnya: Deretan 14 Altcoin Paling Banyak Dicari, Token Kecil Ikut Viral
Peta Risiko Mingguan Pasar Kripto
Berdasarkan kalender ekonomi pekan ini, tingkat dampaknya dapat dipetakan sebagai berikut:
- Dampak tertinggi: FOMC Minutes (19 Februari pukul 02.00 WIB) dan Core PCE (20 Februari pukul 20.30 WIB)
- Dampak tinggi: US GDP (20 Februari pukul 20.30 WIB)
- Dampak menengah: Japan GDP, Durable Goods Orders, dan klaim pengangguran
- Risiko spesifik kripto: Unlock ARB, STRK, dan APT
Dengan kombinasi agenda makro dan dinamika suplai, pasar berada dalam fase sensitif terhadap setiap rilis data dan komentar kebijakan.
Kesimpulan
Pekan ini menempatkan pasar kripto langsung di bawah bayang-bayang kebijakan moneter dan data inflasi. Notulen FOMC serta rilis Core PCE berpotensi menjadi katalis utama yang menentukan arah jangka pendek Bitcoin dan aset digital lain.
Jika komunikasi The Fed membuka ruang pelonggaran dan inflasi menunjukkan tanda perlambatan, pasar dapat menemukan momentum stabilisasi. Namun apabila tekanan harga masih tinggi dan nada kebijakan tetap ketat, volatilitas berpeluang berlanjut.
Reaksi pasar kemungkinan berlangsung cepat, terutama saat jam rilis data utama pada dini hari dan malam waktu Indonesia. Interpretasi terhadap arah suku bunga akan menjadi faktor dominan yang membentuk pergerakan kripto sepanjang pekan.
FAQ
- Jam berapa rilis FOMC Minutes dalam waktu Indonesia?
FOMC Minutes dirilis Kamis, 19 Februari 2026 pukul 02.00 WIB dan sering memicu volatilitas di pasar kripto. - Kapan data Core PCE AS diumumkan dalam WIB?
Core PCE dirilis Jumat, 20 Februari 2026 pukul 20.30 WIB, bersamaan dengan data GDP Amerika Serikat. - Mengapa pasar kripto sensitif terhadap kebijakan suku bunga The Fed?
Suku bunga memengaruhi likuiditas global. Ketika suku bunga tinggi, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin. - Apakah token unlock selalu menyebabkan harga turun?
Tidak selalu. Namun peningkatan suplai dapat menambah tekanan jual jangka pendek, terutama dalam kondisi pasar yang volatil. - Data ekonomi mana yang paling berpengaruh minggu ini?
FOMC Minutes dan Core PCE dinilai paling berisiko karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- ETHNews – Here Are the Key Events That Could Move Crypto Markets This Week, diakses pada 16 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita The Fed, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Kripto Jepang, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


