Pasar saham Amerika Serikat kembali mencetak rekor baru setelah sempat tertekan konflik geopolitik.
S&P 500 menyentuh 7.022,95 dan Nasdaq mencapai 24.016, melampaui level tertinggi sebelumnya di awal tahun.

Sumber: TradingView/Be(in)crypto
Menurut investor dan analis Tom Lee, kondisi saat ini justru menunjukkan bahwa pasar berada dalam posisi yang lebih kuat dibanding saat mencapai puncaknya pada Januari 2026.
“Saya tahu ini terdengar berlawanan dengan apa yang dipikirkan banyak orang, tapi saya melihat pasar saham saat ini justru berada dalam posisi yang lebih baik dibanding awal tahun,” ujar Lee di siaran CNBC.
Pasar Mampu Menahan Lonjakan Harga Minyak

Sumber: tradingeconomics.com
Salah satu faktor utama adalah ketahanan pasar terhadap kenaikan harga energi. Harga minyak sempat melonjak di atas $100 per barel setelah ketegangan di Selat Hormuz.
Namun, pasar saham AS tetap mampu pulih dan bahkan mencetak rekor baru. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi AS lebih mampu menyerap tekanan energi dibanding negara lain.
Tom Lee menilai kondisi ini sebagai sinyal bahwa struktur pasar saat ini lebih solid dibanding sebelumnya.
Baca juga: Boom AI Dorong Saham Nvidia Melonjak 1100%, Ini Proyeksi Selanjutnya
Laba Perusahaan Justru Meningkat
Faktor kedua datang dari kinerja perusahaan. Meski konflik terjadi, laba perusahaan justru mengalami peningkatan.
Menurut Lee, pengeluaran pemerintah untuk sektor pertahanan yang mencapai sekitar $30 miliar per bulan, bahkan berpotensi naik hingga $60 miliar, memberikan dorongan bagi ekonomi.
“Pasar bertahan karena ekonomi justru membaik di tengah konflik. Belanja pertahanan memberi stimulus yang cukup besar,” kata Lee.
Di sisi lain, kenaikan harga minyak hanya menambah beban sekitar $12 miliar per bulan bagi rumah tangga.
Perbedaan ini menciptakan dampak bersih yang justru positif terhadap pendapatan perusahaan.
Risiko Inflasi Dinilai Tidak Sebesar yang Dikhawatirkan
Faktor ketiga adalah dampak inflasi dari lonjakan harga minyak. Banyak pihak khawatir bahwa kenaikan harga energi akan memicu inflasi besar.
Namun, berdasarkan data historis, Lee menilai dampaknya terhadap inflasi inti cenderung lebih kecil dari perkiraan.
Hal ini membuat pasar tidak terlalu tertekan oleh kekhawatiran inflasi, sehingga memberikan ruang bagi kenaikan saham.
Kesimpulan
Kenaikan pasar saham AS di tengah tekanan global menunjukkan adanya perubahan dinamika yang cukup signifikan.
Ketahanan terhadap harga minyak, pertumbuhan laba, dan risiko inflasi yang lebih terkendali menjadi faktor utama yang mendukung kondisi ini.
Dengan target S&P 500 di kisaran 7.300, pasar masih memiliki potensi kenaikan sekitar 4% dari level saat ini. Namun, arah ke depan tetap akan bergantung pada perkembangan geopolitik dan kondisi ekonomi global.
Di tengah perkembangan ini, akses terhadap pasar saham juga mulai berevolusi. Saat ini, tokenized stock sudah tersedia di Indodax dan bisa dibeli per Kamis (16/4) pukul 14.00 WIB.
FAQ
1. Kenapa pasar saham bisa naik di tengah konflik?
Karena ekonomi tetap kuat dan didukung oleh faktor seperti peningkatan belanja pemerintah dan kinerja perusahaan.
2. Apa pengaruh harga minyak terhadap pasar saham?
Harga minyak yang tinggi bisa menekan ekonomi, tetapi dampaknya bisa berbeda tergantung kondisi masing-masing negara.
3. Apa itu S&P 500?
S&P 500 adalah indeks yang mencerminkan kinerja 500 perusahaan besar di Amerika Serikat.
4. Kenapa laba perusahaan penting bagi saham?
Laba yang meningkat menunjukkan perusahaan berkembang, sehingga menarik minat investor.
5. Apakah pasar saham masih bisa naik?
Masih ada potensi kenaikan, tetapi tetap dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan geopolitik.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cointelegraph – Tom Lee Lists 3 Reasons the Stock Market Is in a “Better Position” Than at Its Early 2026 Peak, diakses pada 16 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Tokenized Stock, #Berita Tom Lee





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
