Pasar kripto masih berada dalam fase sentimen fear pada Maret 2026. Tekanan jual pada altcoin belum menunjukkan tanda pemulihan yang jelas.
Dalam kondisi seperti ini, beberapa aset justru menyimpan potensi likuidasi besar di pasar derivatif, terutama jika harga bergerak ke level tertentu.
World Liberty Financial (WLFI), OKB, dan Bittensor (TAO) dinilai berpotensi memicu likuidasi hingga sekitar $30 juta pekan ini. Risiko ini muncul karena ketidakseimbangan posisi leverage trader antara long dan short di berbagai exchange.
Jika harga bergerak menuju level yang menjadi titik likuidasi utama, posisi trader dapat terhapus dalam waktu singkat dan memicu gelombang likuidasi berantai di pasar kripto.
WLFI Bisa Memicu Short Squeeze $13 Juta

Sumber Gambar: Coinglass
Token World Liberty Financial (WLFI) menjadi salah satu altcoin yang berpotensi memicu pergerakan harga tajam pekan ini.
Momentum ini berkaitan dengan proposal governance staking system yang diajukan komunitas WLFI. Proposal tersebut mewajibkan token yang di-stake sebagai syarat untuk memberikan suara dalam sistem tata kelola proyek.
Voting proposal tersebut hampir mencapai batas akhir dan lebih dari 99% pemilih mendukung kebijakan tersebut.
Jika proposal ini resmi disetujui, permintaan terhadap token WLFI berpotensi meningkat karena investor harus melakukan staking untuk berpartisipasi dalam governance.
Data likuidasi menunjukkan bahwa posisi short mendominasi leverage trader. Artinya, banyak trader bertaruh harga WLFI akan turun.
Namun jika harga WLFI menembus level $0.11, maka lebih dari $13 juta posisi short berpotensi terlikuidasi. Kondisi ini dapat memicu short squeeze, yaitu lonjakan harga yang dipicu oleh likuidasi posisi short secara beruntun.
Baca juga berita terbaru: Harga Minyak AS Anjlok Tajam dalam 2 Jam, Akankah Crypto Ikut Bereaksi?
OKB Jadi Arena Pertarungan Long dan Short

Sumber Gambar: Coinglass
Token OKB juga menjadi sorotan pasar setelah mengalami lonjakan harga signifikan.
Harga OKB sempat melonjak sekitar 40% setelah Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk New York Stock Exchange, mengambil investasi strategis di OKX dengan valuasi sekitar $25 miliar dan memperoleh kursi di dewan direksi.
Berita ini memicu lonjakan minat trader. Data menunjukkan open interest OKB naik dari sekitar $17 juta menjadi lebih dari $33 juta dalam satu pekan.
Kenaikan open interest biasanya menandakan meningkatnya aktivitas trading derivatif.
Namun pasar masih terbagi dua. Sebagian trader percaya investasi ICE akan memperkuat posisi OKX sebagai salah satu exchange besar. Sementara itu, trader lain menilai lonjakan harga ini bisa diikuti koreksi karena sentimen pasar kripto masih lemah.
Peta likuidasi menunjukkan dua skenario utama:
- Jika harga OKB turun ke sekitar $87.2, maka lebih dari $6 juta posisi long berpotensi dilikuidasi
- Jika harga naik menuju $109.8, maka sekitar $5 juta posisi short bisa terlikuidasi
Situasi ini membuat OKB berada di tengah pertarungan leverage antara trader long dan short.
TAO Berisiko Picu Likuidasi Long Hingga $18 Juta

Sumber Gambar: Coinglass
Bittensor (TAO) menjadi altcoin lain yang berpotensi memicu likuidasi besar pekan ini.
Harga token ini sempat rebound dari sekitar $144 bulan lalu menjadi di atas $196 pada Maret 2026.
Optimisme terhadap proyek berbasis AI ini cukup tinggi di kalangan komunitas kripto. Sekitar 68% suplai TAO saat ini dalam kondisi staking, dan jumlah token yang di-stake terus meningkat sejak 2023 hingga 2026.
Kondisi tersebut mendorong banyak trader membuka posisi long dengan leverage.
Namun situasi ini juga menciptakan risiko jika harga bergerak berlawanan.
Data Coinglass liquidation map menunjukkan bahwa volume potensi likuidasi pada posisi long jauh lebih besar dibandingkan posisi short.
Jika harga TAO turun mendekati $160, maka sekitar $18 juta posisi long berpotensi terlikuidasi.
Dalam kondisi pasar yang masih dipenuhi sentimen fear, pergerakan harga kecil saja bisa memicu tekanan jual yang lebih besar pada altcoin.
Baca juga berita lainnya: Deretan Data Ekonomi AS Rilis Pekan Ini, Bitcoin di Ujung Tanduk?
Mengapa Risiko Likuidasi Besar Bisa Terjadi?
Likuidasi besar biasanya terjadi ketika terlalu banyak trader membuka posisi leverage pada satu arah.
Jika harga bergerak berlawanan dengan posisi tersebut, exchange akan secara otomatis menutup posisi trader untuk mencegah kerugian lebih besar. Proses ini disebut liquidation.
Ketika banyak posisi dilikuidasi secara bersamaan, pasar dapat mengalami liquidation cascade, yaitu rangkaian likuidasi yang mempercepat pergerakan harga.
Dalam kondisi pasar yang masih diliputi sentimen fear seperti saat ini, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat memicu volatilitas tinggi pada altcoin.
Kesimpulan
TAO, WLFI, dan OKB menjadi tiga altcoin yang patut diperhatikan pekan ini karena memiliki potensi likuidasi besar di pasar derivatif.
TAO menghadapi risiko likuidasi long hingga sekitar $18 juta jika harga turun ke area $160. WLFI berpotensi memicu short squeeze sekitar $13 juta jika menembus level $0.11. Sementara OKB berada di tengah tarik-menarik antara trader long dan short dengan potensi likuidasi di dua arah.
Situasi ini menunjukkan bahwa pasar altcoin masih sangat sensitif terhadap sentimen dan leverage trader. Pergerakan harga menuju level likuidasi dapat memicu volatilitas yang lebih tajam dalam waktu singkat.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan likuidasi di pasar kripto?
Likuidasi adalah proses ketika posisi trading leverage ditutup otomatis oleh exchange karena margin trader tidak lagi cukup untuk menahan kerugian. Ini biasanya terjadi pada trading futures atau perpetual. - Mengapa likuidasi bisa terjadi dalam jumlah besar?
Likuidasi besar biasanya terjadi ketika banyak trader membuka posisi leverage pada arah yang sama. Jika harga bergerak berlawanan, sistem akan menutup posisi tersebut secara massal. - Apa itu liquidation cascade di pasar kripto?
Liquidation cascade adalah rangkaian likuidasi yang terjadi secara beruntun. Ketika satu posisi dilikuidasi, pergerakan harga bisa memicu likuidasi posisi lain sehingga mempercepat penurunan atau kenaikan harga. - Apa perbedaan long liquidation dan short liquidation?
Long liquidation terjadi ketika trader yang bertaruh harga naik mengalami kerugian karena harga turun. Short liquidation terjadi ketika trader yang bertaruh harga turun dilikuidasi karena harga justru naik. - Mengapa trader leverage lebih rentan terkena likuidasi?
Trader leverage menggunakan pinjaman modal untuk memperbesar posisi trading. Meskipun potensi keuntungan lebih besar, pergerakan harga kecil saja bisa menyebabkan margin habis dan posisi dilikuidasi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Be(in)crypto – 3 Altcoins That Could Trigger $30 Million Liquidations This Week, diakses pada 10 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


