Wintermute kembali mengeluarkan pandangan yang cukup bearish terhadap pasar kripto.
Market maker tersebut menilai Bitcoin masih berisiko mengalami penurunan lebih dalam jika gagal menembus level penting yang saat ini menjadi perhatian para analis.
Pandangan ini muncul ketika harga Bitcoin (BTC) masih bertahan di sekitar $60.000 – $63.000.
Menurut Wintermute, masalah utamanya bukan sekadar penurunan harga, tetapi belum kembalinya aliran modal yang sebelumnya menopang reli pasar.
Dana Besar Belum Kembali ke Pasar Kripto
Salah satu indikator yang disoroti Wintermute adalah cadangan stablecoin di bursa kripto.

Sumber: CryptoQuant via Be(in)crypto
Berdasarkan data CryptoQuant, total cadangan stablecoin di bursa mencapai puncaknya di sekitar $75,12 miliar pada November 2025. Namun hingga 10 Juni 2026, angka tersebut turun menjadi sekitar $62,81 miliar, atau menyusut hampir 16%.
Cadangan stablecoin sering dianggap sebagai “amunisi” yang siap digunakan investor untuk membeli aset kripto. Ketika jumlahnya terus menurun, hal itu menunjukkan bahwa likuiditas baru belum kembali masuk ke pasar dalam jumlah besar.

Sumber: DeFiLlama
Data lain dari DeFiLlama juga menunjukkan kondisi serupa. Total kapitalisasi pasar stablecoin turun dari sekitar $323 miliar menjadi $315,97 miliar dalam sepekan terakhir.
Menurut Wintermute, kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa pasar masih kekurangan dorongan modal baru untuk memulai tren kenaikan yang lebih kuat.
Baca juga: Bitcoin Baru Pemanasan, Michaël van de Poppe Yakin ATH Baru Tembus $300.000?
Arus Keluar ETF dan Sentimen yang Memburuk
Selain likuiditas, Wintermute juga menyoroti arus dana keluar dari ETF Bitcoin spot.

Sumber: SoSoValue
Data SoSoValue menunjukkan bahwa periode November 2025 hingga Februari 2026 mencatat empat bulan berturut-turut arus keluar dana.
Kemudian, Pada Mei 2026 saja, ETF Bitcoin spot mengalami outflow sekitar $2,43 miliar, sementara hingga 10 hari pertama Juni sudah tercatat sekitar $1,89 miliar.
Di saat yang sama, sentimen pasar juga mengalami pelemahan tajam. Data Santiment menunjukkan skor sentimen positif Bitcoin turun dari 814 pada 3 Juni menjadi hanya 61, atau merosot lebih dari 92%.
Kombinasi antara keluarnya dana institusi dan memburuknya sentimen membuat pasar semakin sensitif terhadap tekanan jual.
Menurut Wintermute, tekanan harga yang terjadi belakangan lebih banyak berkaitan dengan penjualan dari investor institusi AS dan arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot dibanding penjualan kecil yang dilakukan oleh Strategy.
Level Ini Jadi Penentu Nasib Bitcoin
Analis Rekt Capital menilai area $82.500 menjadi level penting yang harus ditembus Bitcoin untuk membatalkan tren bearish saat ini.
“The mid-$80,000s would probably be the top for this year, provided we don’t break the macro downtrend,” kata Rekt Capital kepada BeInCrypto.
Selama BTC belum mampu menembus level tersebut, risiko koreksi ke bawah $50.000 hingga area $44.627 masih terbuka.
Meski begitu, data Glassnode menunjukkan investor jangka panjang masih terus mengakumulasi Bitcoin, meskipun lajunya mulai melambat.
Namun menurut Wintermute, pelemahan laju akumulasi tersebut juga menjadi alasan mengapa skenario bearish belum sepenuhnya hilang.
Kesimpulan
Analisis Wintermute menunjukkan bahwa pasar kripto masih menghadapi tantangan dari sisi likuiditas, arus dana institusi, dan sentimen investor.
Cadangan stablecoin yang menurun serta arus keluar ETF Bitcoin menunjukkan modal baru belum kembali dalam jumlah besar.
Di sisi lain, akumulasi yang masih dilakukan investor jangka panjang menjadi salah satu sinyal positif yang terus dipantau pasar.
Untuk saat ini, area $82.500 menjadi level penting yang dapat menentukan apakah Bitcoin mampu keluar dari tekanan bearish atau justru membuka peluang koreksi yang lebih dalam.
FAQ
1. Siapa Wintermute?
Wintermute adalah perusahaan market maker aset digital yang menyediakan likuiditas dan analisis pasar untuk industri kripto.
2. Mengapa cadangan stablecoin penting bagi harga Bitcoin?
Cadangan stablecoin mencerminkan potensi dana yang siap masuk ke pasar kripto. Semakin besar cadangan tersebut, semakin besar pula potensi daya beli investor.
3. Apa arti outflow ETF Bitcoin?
Outflow ETF terjadi ketika dana investor keluar dari produk ETF Bitcoin. Kondisi ini sering dianggap sebagai tanda melemahnya minat investor institusi.
4. Mengapa level $82.500 dianggap penting?
Menurut analisis Rekt Capital, area tersebut menjadi batas yang dapat mengubah struktur tren bearish menjadi lebih positif jika berhasil ditembus.
5. Apakah Bitcoin benar-benar bisa turun ke $40.000?
Itu merupakan salah satu skenario yang muncul dari analisis Rekt Capital berdasarkan pola siklus dan struktur pasar saat ini. Namun pergerakan harga tetap dipengaruhi banyak faktor lain.
6. Apa sinyal positif yang masih dimiliki Bitcoin saat ini?
Data Glassnode menunjukkan investor jangka panjang masih melakukan akumulasi Bitcoin, meskipun kecepatannya mulai melambat dibanding periode sebelumnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – Wintermute Suggests a Scary Crypto Market Scenario: How True Is It?, diakses pada 11 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
