Crypto Rover kembali jadi perhatian di media sosial usai mengunggah model analis yang menunjukkan bahwa November 2026 berpotensi menjadi periode akumulasi Bitcoin.
Model tersebut dikenal sebagai 500-Day Halving Rule, yang menyarankan membeli Bitcoin sekitar 500 hari sebelum peristiwa halving dan menjualnya sekitar 500 hari setelah halving.
Meski bukan jaminan pola akan bergerak demikian, namun model ini dinilai berhasil di tiga siklus Bitcoin sebelumnya. Karena itu, sejumlah pelaku pasar kembali memperhatikan November 2026 sebagai periode yang layak dipantau.
Model 500 Hari Sebelum Halving Kembali Beri Sinyal

Sumber: x.com/@cryptorover
Analisis Crypt Rover pada Rabu (25/6) membagikan model yang menunjukkan pola berulang sejak 2013. Dalam grafik tersebut, zona hijau muncul sekitar 500 hari sebelum Bitcoin halving, sedangkan zona merah berada sekitar 500 hari setelah halving.
Data historis menunjukkan pola tersebut cukup konsisten. Puncak harga Bitcoin pada siklus 2016 terjadi sekitar 526 hari setelah halving, sementara siklus 2020 mencapai puncaknya sekitar 545 hari setelah halving.
Pada siklus terbaru, Bitcoin mencetak rekor harga $126.296 pada 6 Oktober 2025 lalu atau sekitar 535 hari setelah halving April 2024. Angka tersebut masih berada dalam rentang historis sekitar 480 hingga 550 hari setelah halving.
Dari sisi akumulasi, model ini juga dinilai berhasil mengidentifikasi area pembelian pada siklus sebelumnya. Titik 500 hari sebelum halving 2020 bertepatan dengan fase dasar harga Bitcoin di sekitar $3.200 pada akhir 2018, sementara pola serupa juga muncul menjelang halving 2016.
Baca juga: Arthur Hayes: Bitcoin (BTC) Berpotensi Anjlok 35% dalam Enam Bulan ke Depan
November 2026 Diproyeksikan Menjadi Zona Akumulasi
Bitcoin diperkirakan menjalani halving berikutnya pada 13 April 2028 di blok 1.050.000. Pada momen tersebut, reward penambang akan berkurang dari 3,125 BTC menjadi 1,5625 BTC per blok.
Jika dihitung mundur sekitar 500 hari, model tersebut mengarah pada akhir November 2026 sebagai potensi zona akumulasi berikutnya.
Namun, analis mengingatkan bahwa model ini sebaiknya dipandang sebagai rentang waktu, bukan tanggal pasti karena pada siklus-siklus sebelumnya, puncak harga juga tidak selalu terjadi tepat 500 hari setelah halving, melainkan bergeser hingga sekitar 535 hari.
Artinya, investor lebih disarankan menggunakan model ini sebagai alat bantu membaca siklus pasar, bukan sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi.
Model Tetap Memiliki Keterbatasan
Saat ini Bitcoin diperdagangkan di kisaran $60.600, dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,21 triliun. Harga tersebut masih turun lebih dari 50% dibandingkan rekor tertinggi pada Oktober 2025.
Sejumlah analis menilai perubahan struktur pasar membuat pola empat tahunan Bitcoin mulai mengalami pergeseran.
Masuknya permintaan dari ETF dan perusahaan publik disebut membuat pergerakan harga semakin dipengaruhi oleh faktor likuiditas global, bukan hanya efek halving.
Selain itu, model 500-Day Halving Rule baru diuji pada tiga siklus penuh. Beberapa peneliti bahkan memperkirakan siklus Bitcoin dapat memanjang menjadi sekitar lima tahun, sehingga waktu akumulasi maupun puncak harga berpotensi bergeser.
Kesimpulan
Model 500-Day Halving Rule kembali menunjukkan November 2026 sebagai periode yang berpotensi menjadi zona akumulasi Bitcoin menjelang halving 2028.
Meski pola ini berhasil mengikuti beberapa siklus sebelumnya, tidak ada jaminan bahwa pasar akan mengulang sejarah dengan pola yang sama.
Karena kondisi pasar Bitcoin kini dipengaruhi lebih banyak faktor, seperti likuiditas global dan partisipasi investor institusi, model siklus sebaiknya digunakan sebagai referensi tambahan.
Menggabungkan analisis historis dengan kondisi pasar terkini dapat membantu investor mengambil keputusan yang lebih terukur.
FAQ
1. Apa itu 500-Day Halving Rule?
500-Day Halving Rule adalah model analisis yang menyarankan akumulasi Bitcoin sekitar 500 hari sebelum halving dan mempertimbangkan penjualan sekitar 500 hari setelah halving berdasarkan pola historis.
2. Kapan Bitcoin diperkirakan mengalami halving berikutnya?
Berdasarkan estimasi saat ini, halving berikutnya diperkirakan terjadi sekitar 13 April 2028, ketika reward penambang turun dari 3,125 BTC menjadi 1,5625 BTC per blok.
3. Mengapa November 2026 disebut sebagai waktu potensial membeli Bitcoin?
Karena jika dihitung sekitar 500 hari sebelum halving 2028, periode tersebut jatuh pada akhir November 2026 sesuai pola yang diamati dalam beberapa siklus sebelumnya.
4. Apakah model ini selalu akurat?
Tidak. Model ini hanya didasarkan pada data historis dari beberapa siklus Bitcoin sehingga tidak dapat menjamin pergerakan harga di masa depan.
5. Faktor apa saja yang kini memengaruhi harga Bitcoin selain halving?
Selain halving, harga Bitcoin kini juga dipengaruhi oleh likuiditas global, kebijakan moneter, permintaan ETF, aktivitas investor institusi, serta kondisi ekonomi makro.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – Bitcoin’s 500-Day Halving Rule Flashes Next Buy Signal in November 2026, diakses pada 25 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
