Sebagian besar sistem keamanan digital saat ini berfokus melindungi data saat disimpan (data at rest) dan saat dikirim melalui jaringan (data in transit).
Namun, masih ada satu tahap yang menjadi perhatian, yaitu ketika data sedang diproses atau digunakan oleh aplikasi (data in use).
Untuk mengatasi hal tersebut, hadir confidential computing, yaitu teknologi yang dirancang untuk menjaga data tetap aman bahkan saat sedang diproses.
Teknologi ini mulai banyak diterapkan dalam cloud computing, artificial intelligence (AI), blockchain, serta berbagai layanan yang membutuhkan tingkat privasi tinggi.
Melalui artikel ini, kita akan membahas apa itu confidential computing, cara kerjanya, dan alasan mengapa teknologi ini semakin penting dalam masa depan keamanan data digital.
Apa Itu Confidential Computing?

Confidential computing adalah pendekatan keamanan yang bertujuan melindungi data saat sedang digunakan atau diproses (data in use).
Teknologi ini didukung oleh berbagai perusahaan besar seperti Google Cloud, IBM, dan Confidential Computing Consortium.
Teknologi ini hadir untuk melengkapi perlindungan yang sudah ada, yaitu enkripsi data saat disimpan (data at rest) dan enkripsi data saat dikirim (data in transit).
Fokus utama confidential computing adalah menjaga data tetap aman selama proses komputasi berlangsung.
Dengan teknologi ini, data sensitif diproses di lingkungan yang terisolasi sehingga tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang, termasuk saat data sedang digunakan oleh aplikasi atau sistem.
Mengapa Data Perlu Dilindungi saat Digunakan?
Secara umum, upaya pengamanan data lebih banyak diterapkan ketika informasi berada dalam penyimpanan (data at rest) maupun saat proses pengiriman melalui jaringan berlangsung (data in transit).
Namun, data justru berada dalam posisi paling rentan saat sedang diproses atau digunakan (data in use). Berikut ini adalah alasan utama mengapa data harus dilindungi saat digunakan.
1. Tiga Kondisi Data dalam Sistem Digital
Data dalam sistem digital umumnya berada dalam tiga kondisi. Data at rest adalah data yang tersimpan, seperti file di server atau database. Data in transit adalah data yang sedang dikirim melalui jaringan, misalnya saat mengirim email.
Sementara itu, data in use adalah data yang sedang diproses, seperti saat aplikasi perbankan memproses transaksi atau AI menganalisis informasi.
2. Tantangan Keamanan pada Data in Use
Ketika data diproses, data biasanya harus dibuka atau didekripsi terlebih dahulu agar dapat dibaca oleh sistem. Kondisi ini menciptakan celah keamanan karena data tidak lagi terlindungi oleh enkripsi selama proses komputasi berlangsung.
3. Mengapa Ini Penting?
Saat ini semakin banyak data sensitif yang diproses melalui cloud, AI, dan layanan digital modern. Karena itu, perlindungan terhadap data in use menjadi semakin relevan untuk menjaga kerahasiaan informasi selama proses pengolahan data berlangsung.
Bagaimana Cara Kerja Confidential Computing?
Confidential computing bekerja dengan memproses data di lingkungan yang aman dan terisolasi sehingga informasi sensitif tetap terlindungi selama digunakan. Berikut ini adalah cara kerjanya.
1. Trusted Execution Environment (TEE)
Sebagian besar teknologi confidential computing menggunakan Trusted Execution Environment (TEE), yaitu area komputasi khusus yang terpisah dari sistem utama.
Area ini berfungsi untuk melindungi data dan proses komputasi dari akses yang tidak berwenang.
2. Pemrosesan Data yang Terisolasi
Data diproses di dalam lingkungan yang terlindungi sehingga isi data tidak dapat diakses atau dilihat oleh pihak lain di luar area tersebut. Dengan cara ini, kerahasiaan data tetap terjaga selama proses berlangsung.
3. Perlindungan Tambahan terhadap Ancaman Internal
Selain melindungi dari ancaman eksternal, confidential computing juga membantu mengurangi risiko akses tidak sah dari pihak internal.
Bahkan, pihak yang mengelola infrastruktur atau sistem tidak dapat dengan mudah melihat data yang sedang diproses.
Apa Perbedaan Confidential Computing dan Enkripsi Biasa?
Meski sama-sama bertujuan melindungi data, enkripsi tradisional dan confidential computing memiliki fokus yang berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan di antara keduanya.
1. Enkripsi Tradisional
Enkripsi tradisional melindungi data saat tersimpan (data at rest) dan saat dikirim (data in transit). Namun, data biasanya harus didekripsi terlebih dahulu ketika akan digunakan atau diproses oleh sistem.
2. Confidential Computing
Confidential computing berfokus melindungi data saat sedang digunakan (data in use). Teknologi ini membantu menjaga kerahasiaan data selama proses komputasi berlangsung.
3. Mengapa Keduanya Saling Melengkapi?
Confidential computing bukan pengganti enkripsi. Adapun enkripsi melindungi data saat disimpan dan dikirim.
Sementara itu, confidential computing menambahkan perlindungan saat data diproses. Kombinasi keduanya membuat keamanan data menjadi lebih menyeluruh.
Apa Hubungan Confidential Computing dengan Blockchain?
Dalam ekosistem blockchain dan Web3, confidential computing digunakan untuk meningkatkan privasi data saat proses komputasi berlangsung. Berikut ini adalah beberapa hubungan antara confidential computing dan blockchain.
1. Perlindungan Data pada Smart Contract
Beberapa proyek blockchain mengeksplorasi confidential computing untuk membantu melindungi data sensitif yang digunakan dalam smart contract.
Tujuannya adalah meningkatkan privasi tanpa mengganggu proses otomatis yang dijalankan oleh kontrak pintar.
2. Privasi dalam Aplikasi Web3
Confidential computing juga dapat membantu melindungi informasi sensitif pengguna dalam aplikasi terdesentralisasi atau Web3. Dengan demikian, data tetap lebih aman saat diproses oleh sistem.
3. Pengembangan Blockchain Berbasis Privasi
Sejumlah proyek blockchain menggabungkan teknologi privasi dengan confidential computing, seperti Oasis Network, Secret Network, dan Phala Network. Secara umum, pendekatan ini bertujuan meningkatkan kerahasiaan data dalam lingkungan blockchain.
Apa Hubungan Confidential Computing dengan AI?
Seiring penggunaan AI yang semakin luas, perlindungan data menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangannya. Berikut ini adalah beberapa hubungan antara confidential computing dengan AI.
1.Melindungi Data Pelatihan AI
Model AI sering memproses data sensitif dalam jumlah besar. Confidential computing membantu menjaga kerahasiaan data tersebut saat digunakan dan diproses oleh sistem AI.
2.Mendukung AI yang Lebih Aman
Keamanan data menjadi isu penting dalam pengembangan AI modern. Karena itu, confidential computing mulai dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan perlindungan data selama proses komputasi berlangsung.
Kelebihan dan Tantangan Confidential Computing
Confidential computing menawarkan perlindungan tambahan bagi data yang sedang diproses, tetapi penerapannya juga memiliki beberapa tantangan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan tantangannya.
Kelebihan
Confidential computing membantu melindungi data saat digunakan, meningkatkan privasi, serta mendukung lingkungan cloud computing yang lebih aman. Teknologi ini juga semakin relevan untuk berbagai kebutuhan modern, termasuk AI dan blockchain.
Tantangan
Penerapan confidential computing masih tergolong relatif kompleks dan memerlukan dukungan perangkat keras tertentu. Selain itu, adopsinya masih terus berkembang sehingga belum digunakan secara luas di semua sistem dan layanan digital.
Contoh Penggunaan Confidential Computing
Confidential computing mulai digunakan di berbagai sektor yang membutuhkan perlindungan data tingkat tinggi selama proses komputasi berlangsung, di antaranya sebagai berikut.
1.Cloud Computing
Dalam layanan cloud computing, teknologi ini memungkinkan perusahaan memproses data sensitif dengan lebih aman tanpa mengekspos informasi tersebut kepada pihak lain yang tidak berwenang.
2.Layanan Keuangan
Di sektor keuangan, confidential computing dapat membantu melindungi data transaksi, informasi nasabah, dan berbagai data sensitif lainnya saat sedang diproses oleh sistem.
3.Blockchain dan Web3
Pada ekosistem blockchain dan Web3, teknologi ini mendukung aplikasi yang membutuhkan tingkat privasi lebih tinggi, terutama saat mengelola dan memproses data pengguna.
4.Artificial Intelligence
Dalam pengembangan AI, confidential computing membantu menjaga keamanan data yang digunakan untuk pelatihan model maupun proses inferensi sehingga data sensitif dapat tetap terlindungi selama digunakan oleh sistem AI.
Mengapa Confidential Computing Semakin Penting di Masa Depan?

Volume data global terus meningkat seiring pesatnya perkembangan AI, cloud computing, blockchain, dan Web3.
Akibatnya, kebutuhan akan perlindungan data juga semakin tinggi, terutama saat data sedang diproses oleh sistem.
Karena mampu melindungi data selama proses komputasi berlangsung, confidential computing dipandang sebagai salah satu teknologi yang dapat membantu menjawab tantangan keamanan dan privasi data di masa depan.
Kesimpulan
Nah, itulah tadi pembahasan menarik tentang confidential computing sebagai teknologi yang melindungi data saat digunakan, yang dapat kamu baca selengkapnya di Akademi crypto di INDODAX Academy.
Sebagai kesimpulan, confidential computing hadir untuk menjawab salah satu tantangan terbesar dalam keamanan digital, yaitu melindungi data saat sedang digunakan atau diproses.
Jika enkripsi tradisional berfokus mengamankan data saat disimpan dan dikirim, teknologi ini menambahkan lapisan perlindungan pada fase data in use yang selama ini menjadi area paling rentan.
Perkembangan AI, cloud computing, blockchain, dan Web3 membuat kebutuhan akan pemrosesan data sensitif terus meningkat.
Dalam kondisi tersebut, confidential computing menawarkan pendekatan baru yang memungkinkan data tetap terlindungi selama proses komputasi berlangsung.
Karena itulah, teknologi ini mulai dipandang sebagai salah satu fondasi penting untuk membangun layanan digital yang lebih aman, privat, dan terpercaya di masa depan.
Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Apa itu confidential computing?
Confidential computing adalah teknologi keamanan yang melindungi data saat sedang diproses atau digunakan oleh sistem komputer. - Apa yang dimaksud data in use?
Data in use adalah data yang sedang aktif digunakan atau diproses oleh aplikasi maupun sistem komputer. - Apa perbedaan confidential computing dan enkripsi biasa?
Enkripsi tradisional melindungi data saat disimpan atau dikirim, sedangkan confidential computing berfokus melindungi data saat diproses. - Apa hubungan confidential computing dengan blockchain?
Teknologi ini dapat digunakan untuk meningkatkan privasi data pada smart contract, aplikasi Web3, dan beberapa blockchain yang berfokus pada privasi. - Mengapa confidential computing penting untuk AI?
Karena AI sering memproses data sensitif dalam jumlah besar sehingga membutuhkan perlindungan tambahan selama proses komputasi berlangsung.
Author: Boy





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
