Pemerintah Bhutan memindahkan Bitcoin (BTC to IDR) senilai lebih dari US$22 juta dari wallet negara ke alamat yang terhubung dengan market maker QCP Capital.
Perpindahan ini terdeteksi melalui data on-chain dan terjadi di tengah pelemahan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir.

Sumber Gambar: Arkham Intelligence
“Bhutan menjual Bitcoin,” tulis akun X arkham.
Berdasarkan temuan Arkham Intelligence, sejumlah transaksi besar tercatat keluar dari sovereign wallet Bhutan sepanjang sepekan terakhir.
Salah satu transfer tersebut dikirim langsung ke alamat yang dikaitkan dengan QCP Capital, perusahaan market maker kripto yang berbasis di Asia.
Pergerakan tersebut bukan pertama kalinya dilakukan oleh pemerintah Bhutan. Arkham Intelligence mencatat bahwa Bhutan secara berkala memindahkan dan menjual Bitcoin dalam jumlah besar, umumnya dalam klip sekitar US$50 juta per transaksi.

Sumber Gambar: Arkham Intelligence
Aktivitas serupa tercatat cukup intens pada periode pertengahan hingga akhir September 2025. Dengan pola yang berulang, perpindahan Bitcoin terbaru ini dinilai sebagai bagian dari pengelolaan aset rutin, bukan langkah reaktif terhadap pergerakan harga pasar dalam jangka pendek.
“Dari pengamatan kami, Bhutan secara berkala menjual BTC dalam jumlah sekitar $50 juta, dengan periode penjualan yang sangat besar sekitar pertengahan hingga akhir September 2025,” jelas pihak arkham pada unggahan media sosialnya.
Baca juga berita terbaru: 5 Langkah yang Umum Dilakukan Saat Pasar Kripto Rontok
Portofolio Kripto Bhutan Menyusut Tajam
Di sisi lain, nilai total portofolio kripto Bhutan memang mengalami penurunan signifikan. Dari puncaknya di kisaran US$1,4 miliar, nilai aset kripto negara tersebut kini turun menjadi sekitar US$412 juta, atau menyusut lebih dari 70%.
Penurunan ini terutama dipicu oleh depresiasi harga pasar, bukan semata aksi jual. Meski begitu, berdasarkan data Bitcoin Treasuries, Bhutan masih menempati posisi ketujuh sebagai pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
Bhutan dan Aktivitas Mining Bitcoin
Bhutan mulai menambang Bitcoin sejak 2019, memanfaatkan sumber energi air yang melimpah. Hingga saat ini, aktivitas mining tersebut diperkirakan telah menghasilkan keuntungan lebih dari US$765 juta.
Tahun 2023 menjadi periode paling agresif, dengan estimasi produksi sekitar 8.200 BTC. Sebagai perbandingan, Bhutan menambang sekitar 1.800 BTC pada 2022 dan hanya 300 BTC sepanjang 2024.
Penurunan tajam ini terjadi setelah Bitcoin halving 2024, ketika biaya menambang satu BTC dilaporkan hampir dua kali lipat, sehingga menekan efisiensi.
Baca selanjutnya: Bhutan Gandeng Sei Network, Siapkan Infrastruktur Blockchain Negara
Market Melemah, Tapi Belum Ada Bukti Likuidasi
Perpindahan Bitcoin ini terjadi saat harga BTC turun ke area US$70.000, dengan koreksi harian sekitar 7,36%, lebih dalam dibandingkan penurunan pasar kripto secara umum.
Meski timing-nya berdekatan, analis blockchain menilai belum ada indikasi likuidasi besar-besaran.
Saldo wallet utama Bhutan relatif stabil, dan transaksi yang terjadi lebih mengarah ke pengaturan kustodian atau redistribusi internal, bukan penjualan langsung ke pasar terbuka.
Bhutan juga tercatat pernah melakukan perpindahan wallet berskala besar sebelumnya tanpa memicu tekanan signifikan pada harga Bitcoin.
Kesimpulan
Pergerakan Bitcoin Bhutan ke market maker memang wajar memicu spekulasi, terutama di tengah kondisi pasar yang sensitif.
Namun, berdasarkan pola historis dan data on-chain, langkah ini lebih mencerminkan strategi pengelolaan aset negara, bukan sinyal sell-off mendadak.
Pasar tetap perlu mencermati kelanjutannya, tetapi kesimpulan prematur berisiko menyesatkan pembacaan situasi.
FAQ
- Apa arti Bitcoin Bhutan dipindahkan ke market maker?
Market maker adalah pihak penyedia likuiditas. Pemindahan Bitcoin ke market maker tidak otomatis berarti aset dijual, bisa juga untuk pengelolaan kustodian atau likuiditas. - Apakah Bhutan sedang menjual seluruh Bitcoin miliknya?
Tidak. Data on-chain menunjukkan hanya sebagian kecil aset yang dipindahkan, sementara saldo total wallet pemerintah relatif stabil. - Kenapa aktivitas wallet pemerintah bisa mempengaruhi pasar kripto?
Karena volumenya besar. Pergerakan dari wallet pemerintah sering dibaca pasar sebagai potensi tekanan jual, meski belum tentu terjadi. - Apakah transfer ini menjadi penyebab turunnya harga Bitcoin?
Belum ada bukti langsung. Koreksi harga BTC saat ini lebih dipengaruhi kondisi pasar global, bukan satu transaksi tertentu. - Berapa nilai cadangan Bitcoin Bhutan saat ini?
Nilai portofolio kripto Bhutan diperkirakan sekitar US$412 juta, menjadikannya salah satu pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cryptonews – Bhutan Quietly Sells Over $22M in Bitcoin, Triggers Speculation Over Possible Sell-Offs, diakses pada 6 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
