Harga Bitcoin (BTC) disebut masih belum mencapai titik terendah dalam siklus saat ini. Analis kripto Benjamin Cowen memprediksi fase bottom baru akan terbentuk sekitar Oktober 2026, bukan dalam waktu dekat.
Prediksi ini muncul di tengah kondisi pasar yang masih menunjukkan tekanan kuat, mulai dari sentimen investor yang negatif hingga arus dana keluar dari ETF Bitcoin.
Analis Nilai Bitcoin Masih dalam Fase Mencari Dasar

Sumber Gambar: YouTube Altcoin Daily
Benjamin Cowen menilai Bitcoin saat ini masih berada dalam fase pencarian titik dasar atau bottoming phase. Dalam analisanya, ia menyebut Oktober 2026 sebagai waktu yang paling masuk akal untuk terbentuknya titik terendah siklus.
“Jadi, saya akan mengatakan Oktober adalah waktu yang paling mungkin untuk mencapai titik terendah,” Kata Cowen pada interview nya bersama Altcoin Daily.
Cowen mengacu pada pola historis siklus Bitcoin yang cenderung konsisten dalam beberapa periode sebelumnya. Dalam tiga siklus terakhir, durasi antara puncak dan titik terendah berada di kisaran 1.050 hingga 1.070 hari.
Dengan pola yang relatif stabil itu, proyeksi menuju kuartal keempat 2026 menjadi skenario utama, kecuali terjadi penurunan tajam dalam waktu singkat.
Baca juga berita tentang: Harga Bitcoin (BTC) Bisa Baru Pulih di 2027? Ini Alasannya
Skenario Alternatif: Bottom Lebih Cepat di Mei 2026
Meski Oktober 2026 menjadi proyeksi utama, Cowen tidak menutup kemungkinan bahwa Bitcoin bisa mencapai bottom lebih cepat, yakni pada Mei 2026.
“Tetapi menurut saya titik terendah juga bisa terjadi lebih cepat, yaitu sekitar Mei jika ada semacam krisis. Atau bahkan bisa terjadi lebih lama dalam kondisi tertentu. Namun menurut saya, Oktober adalah waktu yang paling masuk akal,” jelas Cowen.
Namun, skenario ini hanya mungkin terjadi jika pasar mengalami tekanan besar dalam waktu singkat atau dikenal sebagai “washout”. Dalam kondisi tersebut, harga bisa turun drastis dan mempercepat terbentuknya titik terendah.
Sebaliknya, jika harga bergerak naik turun dengan pola relief rally atau kenaikan sementara, maka proses menuju bottom justru akan lebih lama dan bergeser ke akhir tahun.
Data Pasar Masih Tunjukkan Tekanan Kuat
Sejumlah indikator menunjukkan bahwa pasar kripto saat ini belum sepenuhnya pulih. Harga Bitcoin tercatat di sekitar US$74.683 dengan pergerakan harian yang relatif datar. Stabilitas ini belum cukup untuk mengindikasikan pembalikan tren secara kuat.
Di sisi lain, Fear and Greed Index berada di angka 23 yang masuk kategori extreme fear. Kondisi ini mencerminkan dominasi sentimen negatif di kalangan investor.
Tekanan juga terlihat dari data on-chain. Bitcoin masih berada dalam kondisi drawdown sekitar 47,3% dari all-time high. Selain itu, sekitar 9,2 juta BTC tercatat dalam posisi rugi, menunjukkan banyak investor masih berada di bawah harga beli.
Arus dana dari ETF Bitcoin juga belum menunjukkan pemulihan. Outflow yang masih terjadi menjadi sinyal bahwa minat institusional belum kembali sepenuhnya.
Baca berita lainnya: Halving Bitcoin 2028 Sudah 50%, Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Relief Rally Bisa Tunda Terbentuknya Bottom
Cowen juga menyoroti pola pergerakan harga Bitcoin yang sering mengalami kenaikan sementara di tengah tren turun. Fenomena ini dikenal sebagai relief rally.
Dalam pandangannya, semakin sering Bitcoin mengalami pantulan seperti ini, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik bottom yang sebenarnya.
Artinya, kenaikan harga dalam jangka pendek tidak selalu menjadi tanda bahwa tren bearish telah berakhir.
Kesimpulan
Prediksi bahwa Bitcoin baru akan mencapai bottom pada Oktober 2026 memperkuat pandangan bahwa siklus pasar kali ini masih panjang.
Data pasar saat ini menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya mereda, baik dari sisi sentimen, harga, maupun arus dana.
Meski ada kemungkinan bottom terjadi lebih cepat, arah pergerakan harga dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi faktor penentu.
Selama belum ada perubahan signifikan pada indikator utama, skenario penurunan bertahap dengan waktu yang lebih panjang masih menjadi perhatian utama pelaku pasar.
FAQ
- Apa itu bottom dalam siklus Bitcoin?
Bottom adalah titik harga terendah dalam satu siklus pasar sebelum tren berbalik naik. Ini biasanya terjadi setelah periode penurunan panjang. - Kapan Bitcoin diprediksi mencapai bottom berikutnya?
Beberapa analis, termasuk Benjamin Cowen, memperkirakan titik terendah Bitcoin bisa terjadi sekitar Oktober 2026, tergantung kondisi pasar. - Apakah harga Bitcoin masih bisa turun lagi?
Masih ada potensi penurunan jika tekanan pasar berlanjut, terutama jika sentimen negatif dan arus dana keluar dari ETF terus terjadi. - Apa yang dimaksud dengan relief rally dalam kripto?
Relief rally adalah kenaikan harga sementara di tengah tren turun. Ini sering terjadi sebelum harga kembali melemah. - Apa indikator yang menunjukkan Bitcoin sudah mencapai bottom?
Beberapa indikator yang sering digunakan antara lain penurunan tajam (kapitulasi), peningkatan volume beli, perbaikan sentimen pasar, serta stabilnya arus dana masuk ke pasar kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Bitcoin Info News – When Will Bitcoin Price Bottom Out? Benjamin Cowen Predicts October 2026, diakses pada 16 April 2026
- YouTube Altcoin Daily – The Exact Date Bitcoin May Bottom in 2026 (Ben Cowen Explains), diakses pada 16 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


