Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan kekuatannya setelah berhasil merebut level US$65.000 dan mempertahankan tren kenaikan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
Pergerakan ini membuat pasar mulai memperhatikan peluang kenaikan menuju area US$68.000 jika momentum bullish tetap bertahan.
Melansir dari NewsBTC, Bitcoin sempat menemukan support kuat di sekitar US$60.746 sebelum memulai reli baru yang membawa harga menembus beberapa level resistance penting.
Baca berita terbaru: Bitcoin Melonjak ke $65.000 Usai Trump Klaim Deal Bersejarah dengan Iran
Bitcoin Bangkit dari Area US$60.800
Setelah bertahan di atas area US$60.800, Bitcoin berhasil mencatat kenaikan bertahap dengan menembus resistance US$61.500, US$63.200, hingga US$64.500.
Kenaikan tersebut mendorong BTC mencapai level tertinggi sementara di US$65.847 sebelum memasuki fase konsolidasi.
Meski demikian, harga masih bertahan di atas US$64.500 dan bergerak di atas indikator 100-hour Simple Moving Average (SMA), yang menunjukkan tren jangka pendek masih cenderung positif.
Selain itu, terbentuk pula garis tren bullish dengan support di sekitar US$64.200 yang menjadi area pertahanan penting bagi pembeli.

Sumber Gambar: TradingView via NewsBTC
Resistance US$66.200 Jadi Fokus Pasar
Setelah berhasil kembali ke atas US$65.000, perhatian pasar kini tertuju pada area US$66.200.
Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju US$66.800, US$67.500, hingga US$68.000 akan semakin terbuka.
Keberhasilan menembus resistance tersebut dapat memperkuat sentimen bullish yang mulai kembali terlihat di pasar kripto.
Risiko Koreksi Masih Terbuka
Meski tren jangka pendek masih positif, peluang koreksi tetap perlu diperhatikan.
Apabila Bitcoin gagal menembus area US$66.200, harga berpotensi kembali menguji support terdekat di US$64.650 dan US$64.200.
Jika tekanan jual meningkat, BTC dapat turun menuju area US$63.300 yang berdekatan dengan level Fibonacci retracement 50% dari reli terbaru.
Dalam skenario yang lebih bearish, support berikutnya berada di area US$62.500 hingga US$61.800.
Baca selanjutnya: Catat! Ini Agenda Ekonomi dan Crypto yang Wajib Dipantau Minggu Ini
Indikator Teknikal Masih Mendukung Bullish
Dari sisi teknikal, Relative Strength Index (RSI) per jam masih berada di atas level 50, yang menunjukkan momentum pasar masih didominasi pembeli.
Sementara itu, indikator MACD masih bergerak di zona bullish meskipun kecepatannya mulai melambat dibandingkan fase kenaikan sebelumnya.
Kombinasi kedua indikator tersebut mengindikasikan bahwa tren naik masih memiliki peluang berlanjut, meski pasar kemungkinan akan menghadapi konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.
Kesimpulan
Bitcoin kembali menunjukkan momentum positif setelah berhasil bertahan di atas US$65.000. Secara teknikal, area US$66.200 menjadi level penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan menuju US$67.500 hingga US$68.000.
Meski tren jangka pendek masih cenderung bullish, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi jika Bitcoin gagal melewati resistance tersebut. Untuk saat ini, pergerakan BTC di sekitar US$66.200 akan menjadi faktor utama yang menentukan arah harga berikutnya.
FAQ
- Mengapa level US$65.000 penting bagi harga Bitcoin?
US$65.000 merupakan level psikologis yang sering menjadi perhatian trader dan investor. Ketika harga mampu bertahan di atas level tersebut, sentimen pasar biasanya menjadi lebih positif. - Apa arti Bitcoin kembali bullish?
Bullish adalah kondisi ketika harga memiliki kecenderungan naik dan didukung oleh tekanan beli yang lebih kuat dibandingkan tekanan jual. - Berapa target harga Bitcoin setelah menembus US$65.000?
Berdasarkan analisis teknikal terbaru, target resistance berikutnya berada di area US$66.200, US$66.800, US$67.500, hingga US$68.000. - Apa itu resistance dalam analisis harga Bitcoin?
Resistance adalah area harga yang berpotensi menahan kenaikan karena banyak pelaku pasar melakukan aksi jual pada level tersebut. - Apakah Bitcoin masih bisa turun meski sedang bullish?
Ya. Dalam pasar kripto, koreksi harga merupakan hal yang normal. Meski tren utama masih bullish, Bitcoin tetap dapat mengalami penurunan sementara sebelum melanjutkan kenaikan. - Apa yang terjadi jika Bitcoin menembus US$66.200?
Jika Bitcoin berhasil menembus dan bertahan di atas US$66.200, peluang kenaikan menuju area US$67.500 hingga US$68.000 dapat semakin terbuka berdasarkan proyeksi teknikal saat ini.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


