Pasar aset global bergerak tidak merata dalam beberapa hari terakhir. Saat Bitcoin (BTC) dan emas sama-sama melemah, dua aset lain justru mencatat performa positif di tengah tekanan market.
Data terbaru menunjukkan harga Bitcoin berada di sekitar $76.764 atau turun 1,62% dalam 24 jam terakhir dan melemah hampir 5% selama sepekan. Ethereum juga ikut terkoreksi lebih dalam dengan penurunan mingguan mencapai 9,36%.
Di sisi lain, harga emas ikut kehilangan momentum. Grafik terbaru menunjukkan harga emas turun dari area 4.770 menuju kisaran 4.500, menandakan minat investor terhadap aset safe haven mulai melemah dalam jangka pendek.
Hyperliquid Bergerak Melawan Bitcoin

Sumber: CoinMarketCap
Di tengah dominasi warna merah di pasar crypto, hanya sedikit aset besar yang masih bertahan di zona hijau. Salah satu yang paling mencolok adalah Hyperliquid (HYPE).
Saat artikel ini ditulis pada Senin (18/5), HYPE naik sekitar 5,58% dalam 24 jam terakhir dan menguat 7,43% dalam sepekan. Kenaikan ini terjadi ketika sebagian besar aset crypto utama justru mengalami tekanan.
Baca juga: CoinGecko Bongkar Hari Terbaik Beli Bitcoin (BTC), Hasilnya Tak Terduga
Minyak Jadi Dua Aset yang Masih Menguat

Sumber: tradingeconomics
Sementara itu, harga minyak mentah WTI juga bergerak naik hingga $107 setelah sebelumnya berada di kisaran $97 – $102.
Dikutip dari Tradingeconomics, penguatan minyak terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap tensi geopolitik Iran yang dapat mempengaruhi jalur distribusi energi global.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa dana investor saat ini mulai bergerak lebih selektif. Ketika Bitcoin, Ethereum, hingga emas kehilangan momentum, aset yang didukung sentimen kuat dan faktor global tertentu justru masih mampu bertahan di zona hijau.
Bitcoin dan Emas Sama-sama Tertekan

Harga emas minggu ini | Sumber: Tradingeconomics
Secara sederhana, Bitcoin dan emas sering dianggap sebagai aset pelindung nilai ketika kondisi ekonomi global tidak stabil. Namun dalam kondisi tertentu, keduanya juga bisa mengalami tekanan bersamaan.
Saat investor mulai mencari kepastian atau melakukan pengamanan keuntungan, dana biasanya keluar sementara dari aset berisiko maupun aset lindung nilai. Hal tersebut dapat memicu penurunan harga secara bersamaan.
Di pasar crypto sendiri, tekanan mingguan terlihat cukup besar pada beberapa aset utama seperti Solana yang turun lebih dari 11% dalam tujuh hari terakhir dan Dogecoin yang melemah sekitar 4,76%.
Kesimpulan
Pergerakan market dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa arah aset global mulai terpecah.
Bitcoin dan emas memang sama-sama melemah, tetapi Hyperliquid dan minyak justru bergerak naik di tengah tekanan pasar yang masih tinggi.
Situasi ini memperlihatkan bahwa investor kini lebih fokus pada aset yang memiliki momentum spesifik dan sentimen kuat, baik dari sisi crypto maupun faktor geopolitik global.
FAQ
1. Kenapa harga minyak naik saat market crypto melemah?
Karena kenaikan minyak saat ini lebih dipengaruhi faktor geopolitik dan kekhawatiran pasokan energi global dibanding sentimen crypto.
2. Apa yang membuat Hyperliquid naik saat market merah?
Hyperliquid masih mendapatkan momentum beli yang kuat ketika sebagian besar aset crypto mengalami tekanan.
3. Kenapa Bitcoin dan emas bisa turun bersamaan?
Karena investor sedang cenderung mengurangi risiko dan menahan dana di tengah kondisi market yang belum stabil.
4. Apa hubungan konflik Iran dengan harga minyak?
Iran berada dekat Selat Hormuz, jalur penting distribusi minyak global. Ketegangan di kawasan tersebut sering memicu kenaikan harga minyak.
5. Apa arti market crypto sedang merah?
Artinya mayoritas aset crypto mengalami penurunan harga dalam periode tertentu.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #info emas 2026, #Berita Altcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
