Bitcoin, Ethereum, XRP Naik Saat Saham Global Rontok, Ada Apa?
icon search
icon search

Top Performers

Bitcoin, Ethereum, XRP Naik Saat Saham Global Rontok, Ada Apa?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bitcoin, Ethereum, XRP Naik Saat Saham Global Rontok, Ada Apa?

Bitcoin, Ethereum, XRP Naik Saat Saham Global Rontok, Ada Apa?

Daftar Isi

Pasar keuangan global menghadapi tekanan besar pada awal pekan setelah lonjakan harga minyak dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. 

Bursa saham diperkirakan membuka perdagangan dengan penurunan tajam, namun pasar kripto justru menunjukkan ketahanan.

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP mencatat kenaikan moderat ketika kontrak berjangka indeks saham utama di Wall Street bergerak turun. 

Perbedaan arah ini memicu perhatian investor karena menunjukkan respons pasar yang tidak biasa di tengah ketidakpastian global.

 

Bitcoin, Ethereum, dan XRP Tetap Menguat

 

Harga Bitcoin

Sumber Gambar: CoinMarketCap

 

Data pasar terbaru menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di sekitar $67.000, naik sekitar 0,3% dalam 24 jam terakhir

Ethereum turut menguat sekitar 1,9% dan berada di kisaran $1.988, sementara XRP diperdagangkan di sekitar $1,34 dengan kenaikan sekitar 1,47% dalam tujuh hari terakhir.

Total kapitalisasi pasar kripto saat ini berada di sekitar $2,28 triliun, menandakan stabilitas relatif di tengah tekanan yang terjadi pada pasar tradisional.

Pada saat yang sama, kontrak berjangka saham Amerika Serikat menunjukkan pelemahan signifikan:

  • Nasdaq futures turun sekitar 1,56%
  • S&P 500 futures melemah 1,65%
  • Dow Jones futures turun sekitar 2%
  • Russell 2000 futures merosot hingga 3,8%

Kondisi ini menegaskan bahwa aset kripto bergerak berbeda dibandingkan pasar saham global pada periode yang sama.

 

Baca juga berita terkait: Michael Saylor Kirim Sinyal Beli Bitcoin Saat Harga Bitcoin di US$66.000

 

Krisis Energi Picu Kepanikan Pasar

Gejolak pasar dipicu oleh lonjakan tajam harga minyak mentah setelah terganggunya jalur distribusi energi global. Harga West Texas Intermediate (WTI) melonjak sekitar 21% hingga menyentuh $110,99 per barel, level tertinggi sejak pertengahan 2022.

Lonjakan ini terjadi setelah aktivitas di Selat Hormuz terganggu. Jalur laut tersebut biasanya dilalui sekitar 20% pasokan minyak global setiap hari, sehingga gangguan pada wilayah ini langsung berdampak pada pasokan energi internasional.

Kapasitas jalur alternatif yang tersedia hanya mampu menyalurkan sekitar 6,8 juta barel per hari, jauh di bawah volume normal sekitar 19,8 juta barel per hari. Situasi ini menciptakan defisit pasokan sekitar 12,7 juta barel per hari di pasar energi.

Dalam sembilan hari terakhir, sekitar 200 juta barel minyak diperkirakan tidak berhasil mencapai pasar global, memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi.

Gangguan produksi juga terjadi di beberapa negara produsen utama seperti Irak, Iran, dan Kuwait, sementara kilang besar Ras Tanura di Arab Saudi dilaporkan berhenti beroperasi. 

Di sisi lain, Qatar menghentikan sekitar 20% pasokan LNG global, menambah tekanan terhadap pasar energi internasional.

 

Ketegangan Politik Memperburuk Sentimen Investor

Ketidakpastian pasar semakin meningkat setelah Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara tersebut. 

Keputusan tersebut memicu protes di Teheran dan memperbesar ketegangan diplomatik dengan Amerika Serikat.

Situasi geopolitik yang memanas membuat investor global lebih berhati-hati terhadap aset berisiko, sehingga banyak pelaku pasar menunggu perkembangan selanjutnya sebelum mengambil posisi baru.

 

Mengapa Kripto Tidak Ikut Tertekan?

Di tengah tekanan tersebut, pasar kripto relatif stabil karena beberapa faktor struktural yang berbeda dibandingkan aset tradisional.

Sebagian investor mulai memandang Bitcoin sebagai penyimpan nilai alternatif, terutama dalam kondisi ketidakpastian ekonomi. Dalam situasi seperti ini, aset dengan suplai terbatas cenderung menarik perhatian sebagai sarana lindung nilai.

Selain itu, krisis yang terjadi saat ini berpusat pada rantai pasokan energi fisik. Gangguan pada kilang minyak, tanker, dan jalur perdagangan laut tidak memiliki hubungan langsung dengan infrastruktur blockchain yang menopang aset kripto.

Karakteristik tersebut membuat pasar kripto tidak terdampak langsung oleh gangguan logistik energi global.

 

Baca selanjutnya: ETF Bitcoin Raup US$57 Miliar Hanya Dalam 2 Tahun, Emas Butuh 16 Tahun

 

Sentimen Pasar Kripto Masih Diliputi Ketakutan

 

Crypto Fear & Greed Index

Sumber Gambar: CoinMarketCap

 

Meskipun harga aset kripto tetap bertahan, sentimen pasar masih menunjukkan kehati-hatian. Crypto Fear & Greed Index saat ini berada di level 19, yang termasuk kategori extreme fear.

Level ini menunjukkan bahwa sebagian besar investor masih bersikap defensif. Namun dalam sejarah pasar kripto, kondisi extreme fear sering muncul pada fase ketika investor jangka panjang mulai melakukan akumulasi.

Perkembangan geopolitik dan dinamika pasar energi akan menjadi faktor penting yang menentukan arah pergerakan pasar selanjutnya.

 

Kesimpulan

Pergerakan Bitcoin, Ethereum, dan XRP yang tetap stabil ketika pasar saham global melemah menunjukkan adanya pergeseran persepsi terhadap aset digital. 

Dalam situasi krisis energi dan ketidakpastian geopolitik, sebagian investor mulai melihat kripto sebagai alternatif yang tidak terikat pada sistem keuangan tradisional maupun rantai pasokan fisik.

Fenomena ini tidak selalu berarti kripto akan bergerak berlawanan dengan saham, tetapi perkembangan terbaru memperlihatkan bahwa aset digital semakin diperhitungkan dalam strategi diversifikasi portofolio.

 

FAQ

  • Mengapa harga Bitcoin naik ketika pasar saham global turun?
    Bitcoin dapat naik ketika pasar saham turun karena sebagian investor memindahkan dana ke aset alternatif yang dianggap memiliki suplai terbatas. Dalam kondisi ketidakpastian ekonomi, Bitcoin sering diposisikan sebagai lindung nilai mirip dengan emas.
  • Apakah Bitcoin termasuk aset safe haven seperti emas?
    Sebagian investor mulai menganggap Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital. Meskipun volatilitasnya masih lebih tinggi dibanding emas, karakteristik suplai terbatas membuat Bitcoin sering digunakan sebagai alternatif penyimpan nilai.
  • Mengapa konflik geopolitik bisa mempengaruhi harga kripto?
    Konflik geopolitik meningkatkan ketidakpastian ekonomi global. Kondisi tersebut dapat memicu pergeseran arus modal ke aset alternatif seperti emas atau kripto karena investor mencari perlindungan terhadap risiko pasar tradisional.
  • Apa arti Crypto Fear and Greed Index berada di level 17?
    Level 17 menunjukkan sentimen pasar berada pada kategori extreme fear. Kondisi ini berarti investor cenderung berhati-hati, namun secara historis juga sering muncul pada periode ketika investor jangka panjang mulai membeli aset kripto.
  • Apakah kripto selalu bergerak berbeda dengan saham?
    Tidak selalu. Dalam banyak periode, kripto dan saham dapat bergerak searah karena dipengaruhi sentimen makro yang sama. Namun dalam situasi tertentu seperti krisis energi atau geopolitik, pergerakannya bisa berbeda.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Bitcoin,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SAPIEN/IDR
Sapien
11.500
585.34%
AVNT/IDR
Avantis
6.850
184.94%
ICNT/IDR
Impossible
8.104
99.31%
COW/IDR
CoW Protoc
5.161
81.85%
BP/IDR
Backpack
4.201
77.71%
Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
KUNCI/IDR
Kunci Coin
1
-50%
UB/IDR
Unibase
1.945
-47.77%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
SHRED/IDR
ShredN
23
-17.86%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah
03/06/2026
Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah

Pasar kripto mendapat sorotan baru terkait pembahasan CLARITY Act di

03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya
03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya

Lembaga riset Tiger Research menilai defi.app berpotensi menjadi salah satu

03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global
03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global

Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.  Perusahaan yang

03/06/2026