Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menilai koreksi saat ini belum sepenuhnya selesai.
Berdasarkan pola siklus historis yang terjadi pada bear market sebelumnya, BTC disebut masih berpotensi turun hingga area $30.000-$38.000 sebelum memasuki fase pemulihan berikutnya.
Analisis tersebut muncul setelah Bitcoin gagal merebut kembali area penting $87.800-$92.950 dan kehilangan zona support dan resistance utama yang selama ini menjadi perhatian pelaku pasar.
Kegagalan mempertahankan level tersebut dinilai mengubah struktur pasar menjadi lebih bearish dalam jangka menengah.
Pola Bear Market Lama Kembali Muncul
Analis CoinPedia melihat kemiripan antara siklus koreksi saat ini dengan dua bear market besar sebelumnya.

Sumber: TradingView
Pada bear market yang terjadi di 2017, harga Bitcoin sempat turun sekitar 87,25% dari level tertingginya. Sementara pada siklus setelah puncak November 2021, koreksi terjadi sekitar 78,65% sebelum pasar mulai pulih.
Jika pola tersebut kembali terulang, koreksi Bitcoin saat ini berpotensi berlangsung hingga sekitar Desember 2026.
Pada Mei lalu, BTC sempat pulih menuju $82.151, tetapi kenaikan tersebut dinilai hanya sebagai relief rally atau pantulan sementara di tengah tren turun yang lebih besar.
Karena itu, sebagian analis masih menganggap pasar belum menemukan titik dasar yang benar-benar kuat.
Baca juga: Grayscale Rilis 5 Altcoin DeFi Berfundamental Kuat, HYPE hingga AAVE Masuk List
Zona $30.000 Mulai Masuk Perhitungan
Salah satu area yang paling banyak diperhatikan saat ini berada di kisaran $25.900-$30.350.
Zona tersebut sebelumnya menjadi area akumulasi yang menarik minat investor besar dan juga berdekatan dengan batas bawah pola teknikal jangka panjang yang selama ini menjadi acuan pergerakan Bitcoin.
Menariknya, setiap bear market Bitcoin cenderung menghasilkan penurunan yang semakin kecil dari siklus sebelumnya.
Setelah mengalami koreksi sekitar siklus 2018 dan siklus 2022, koreksi diperkirakan hingga 70%-76% dari puncak harga $126.296 yang tercatat pada Oktober 2025.

Sumber: TradingView
Perhitungan tersebut menghasilkan target penurunan di area sekitar $30.000-$38.000.
Sementara itu, skenario yang lebih moderat memperkirakan Bitcoin dapat menemukan dasar di sekitar $44.413, atau turun sekitar 65% dari rekor tertingginya.
Indikator Teknikal Masih Memberi Sinyal Waspada
Sejumlah indikator teknikal juga belum memberikan sinyal pemulihan yang meyakinkan.

Sumber: TradingView
Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik mingguan menunjukkan pola yang mirip dengan kondisi menjelang dasar bear market 2022. Namun sinyal tersebut dinilai belum lengkap sehingga belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.
Di sisi lain, indikator MACD mulai mendekati persilangan bearish, sementara Awesome Oscillator masih menunjukkan tekanan jual yang meningkat.
Sentimen pasar prediksi juga mulai melemah. Data Kalshi menunjukkan peluang Bitcoin kembali ke $100.000 pada Juli 2026 turun dari 21% menjadi hanya 1%. Untuk Januari 2027, probabilitasnya juga turun dari 49% menjadi 19%.
Data tersebut menunjukkan ekspektasi pasar terhadap pemulihan cepat Bitcoin mulai berkurang dibanding beberapa bulan sebelumnya.
Kesimpulan
Prediksi penurunan Bitcoin menuju $30.000 masih sebatas skenario yang didasarkan pada pola historis dan analisis teknikal, bukan kepastian arah pasar.
Namun satu hal yang mulai menjadi perhatian banyak analis adalah kemiripan struktur koreksi saat ini dengan siklus bear market sebelumnya.
Jika pola tersebut kembali berulang, maka periode hingga Desember 2026 bisa menjadi fase paling penting untuk menentukan apakah Bitcoin benar-benar menemukan dasar baru atau masih menghadapi tekanan lebih dalam sebelum memasuki siklus bullish berikutnya.
FAQ
1. Mengapa ada prediksi Bitcoin bisa turun ke $30.000?
Prediksi tersebut berasal dari analisis siklus historis dan pola koreksi bear market sebelumnya yang menunjukkan potensi penurunan hingga 70%-76% dari puncak harga.
2. Apa yang dimaksud bear market Bitcoin?
Bear market adalah periode ketika harga Bitcoin mengalami tren penurunan berkepanjangan yang biasanya disertai melemahnya sentimen investor dan berkurangnya aktivitas beli.
3. Apakah target harga Bitcoin $30.000 sudah pasti terjadi?
Tidak. Target tersebut hanyalah salah satu skenario berdasarkan data historis dan indikator teknikal. Pergerakan pasar tetap dapat berubah sesuai kondisi ekonomi dan sentimen investor.
4. Apa arti support dan resistance dalam analisis Bitcoin?
Support adalah area harga yang berpotensi menahan penurunan, sedangkan resistance merupakan area yang sering menjadi hambatan ketika harga mencoba naik.
5. Mengapa indikator RSI dan MACD penting bagi trader?
Kedua indikator tersebut sering digunakan untuk mengukur momentum pasar, kekuatan tren, dan potensi perubahan arah harga Bitcoin.
6. Kapan bear market Bitcoin diperkirakan berakhir?
Berdasarkan pola siklus yang digunakan dalam analisis ini, sebagian analis memperkirakan titik penting bear market dapat terjadi sekitar Desember 2026.
7. Apa itu relief rally dalam pasar kripto?
Relief rally adalah kenaikan harga sementara yang terjadi di tengah tren turun. Kondisi ini sering membuat pasar terlihat pulih sebelum tekanan jual kembali muncul.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – Bitcoin Price Prediction 2026: Could BTC Crash Toward $30K Before The Next Bull Cycle?, diakses pada 19 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
