Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan setelah turun ke bawah level psikologis $70.000, seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat. Kenaikan Dollar Index (DXY) memicu gelombang likuidasi besar di pasar kripto dan mempertegas tekanan makro terhadap aset berisiko.
Data menunjukkan DXY naik dari kisaran 95,56 ke sekitar 97,80, menandakan meningkatnya permintaan terhadap dolar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Penguatan ini menjadi salah satu faktor utama yang menekan pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir.
Tekanan tersebut tidak terlepas dari sikap Federal Reserve (The Fed) yang masih cenderung hawkish, dengan suku bunga berpotensi bertahan tinggi lebih lama.
Kondisi ini mendorong investor global mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti saham teknologi dan kripto, lalu mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk obligasi pemerintah AS.
Seiring menguatnya dolar dan mengetatnya likuiditas global, arus modal keluar dari pasar kripto semakin terasa. Situasi ini memperbesar volatilitas dan memicu likuidasi posisi leverage, terutama setelah Bitcoin kehilangan level support penting di area $70.000.
Baca selanjutnya: Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Anjlok Parah Mendekati $60.000 Hari Ini?
Bitcoin Jebol $70.000, Likuidasi Besar Tak Terhindarkan
Turunnya Bitcoin di bawah $70.000 memicu efek berantai di pasar derivatif. Level ini selama beberapa waktu dianggap sebagai area support penting, sehingga ketika ditembus, banyak posisi leverage otomatis dilikuidasi.

Sumber Gambar: Coinglass via CoinPedia
Menurut data CoinGlass, dalam 24 jam terakhir lebih dari 302.000 trader terkena likuidasi dengan total nilai mencapai sekitar $1,43 miliar.
Bitcoin menjadi aset dengan likuidasi terbesar, mencapai sekitar $736 juta, disusul Ethereum sekitar $337 juta dan Solana sekitar $77 juta.
Lonjakan likuidasi ini mempercepat tekanan jual karena posisi long ditutup paksa, menciptakan penurunan harga yang terjadi dalam waktu relatif singkat.
Korelasi dengan Saham Teknologi Kembali Terasa

Sumber gambar: TradingView via CoinPedia
Tekanan di pasar kripto juga tidak lepas dari pelemahan sektor teknologi global. Selama Februari 2026, pasar saham teknologi mengalami koreksi seiring rilis data ekonomi yang kurang memuaskan dan ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan.
Kripto, yang masih memiliki korelasi kuat dengan indeks saham teknologi seperti Nasdaq, ikut terdampak. Saat saham teknologi terjual, tekanan serupa menjalar ke Bitcoin dan aset kripto lain, memperbesar volatilitas di pasar.
TOTAL Market Cap Ikut Tergerus

Sumber gambar: TradingView via CoinPedia
Dampak gabungan dari penguatan dolar, likuidasi besar, dan pelemahan saham teknologi tercermin pada total kapitalisasi pasar kripto.
Indikator TOTAL, yang merepresentasikan keseluruhan market cap kripto, tercatat turun ke kisaran $2,28 triliun.
Analis mencatat bahwa selama DXY tetap berada dalam tren naik, tekanan terhadap total kapitalisasi pasar kripto berpotensi berlanjut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa koreksi tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi menyebar ke hampir seluruh aset kripto utama.
Baca berikutnya: Bhutan Pindahkan Bitcoin (BTC) ke Market Maker, Sinyal Sell-Off?
Sentimen Pasar Masuk Fase Risk-Off
Situasi saat ini memperlihatkan pergeseran sentimen pasar ke arah risk-off. Investor cenderung lebih berhati-hati, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan moneter, tekanan geopolitik, serta melambatnya aliran dana institusional ke produk kripto seperti ETF spot.
Kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi pasar yang rapuh, di mana setiap tekanan makro tambahan berpotensi memicu volatilitas lanjutan.
Kesimpulan
Turunnya Bitcoin ke bawah $70.000 bukan berdiri sendiri. Penguatan dolar AS, likuidasi besar akibat leverage, koreksi saham teknologi, serta mengetatnya likuiditas global membentuk tekanan berlapis yang menekan pasar kripto secara menyeluruh.
Selama faktor-faktor makro ini belum mereda, pergerakan Bitcoin masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.
FAQ
- Kenapa penguatan dolar AS bisa menekan harga Bitcoin?
Ketika dolar AS menguat, investor global cenderung mengurangi kepemilikan aset berisiko seperti Bitcoin dan memilih instrumen yang lebih stabil. Hal ini menyebabkan aliran dana keluar dari pasar kripto. - Apa itu DXY dan kenapa penting bagi pasar kripto?
DXY adalah indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama. Pergerakan DXY sering dijadikan indikator sentimen makro karena kenaikannya biasanya berbanding terbalik dengan aset berisiko, termasuk kripto. - Apa yang dimaksud likuidasi dalam trading kripto?
Likuidasi terjadi ketika posisi leverage ditutup paksa oleh sistem karena margin tidak mencukupi. Saat harga bergerak cepat, likuidasi massal dapat mempercepat penurunan harga. - Kenapa saham teknologi berpengaruh ke Bitcoin?
Bitcoin dan aset kripto masih memiliki korelasi dengan saham teknologi. Ketika sektor teknologi tertekan, sentimen negatif sering menjalar ke pasar kripto. - Apakah penurunan ini berarti tren bullish Bitcoin berakhir?
Penurunan ini lebih mencerminkan tekanan makro jangka pendek. Arah jangka menengah hingga panjang tetap bergantung pada kebijakan moneter, kondisi likuiditas global, dan respons pasar terhadap data ekonomi berikutnya.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Is the “Perfect Storm” Here? Liquidations Explode as Bitcoin Bleeds Below $70K & DXY Rises, diakses pada 6 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
