Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah meski pasar saham Amerika Serikat sedang mencetak rekor baru. BTC turun sekitar 1.7% dalam 24 jam terakhir ke area $79.623 pada Jumat (8/5).
Aset crypto lain juga ikut terkoreksi. Ethereum (ETH) turun sekitar 1,83%, sementara XRP melemah sekitar 1,48%.

Sumber: CoinMarketCap
Penurunan ini terjadi ketika indeks saham AS seperti S&P 500 dan Nasdaq Composite justru mencatat penutupan tertinggi baru.
Kenapa Bitcoin Tidak Ikut Reli?

S&P catat rekor tertinggi pada Jumat (8/5) | Sumber: TradingView
Biasanya Bitcoin ikut menguat ketika pasar saham bergerak bullish. Namun kali ini, arus dana investor terlihat lebih banyak masuk ke saham teknologi dan sektor kecerdasan buatan (AI).
Laporan pendapatan berbagai perusahaan AI yang kuat dalam beberapa minggu terakhir membuat pasar saham lebih menarik dibanding aset crypto.
Selain itu, pasar crypto saat ini dinilai sedang mengalami penurunan likuiditas. Artinya, dana yang masuk ke pasar digital tidak sebesar sebelumnya sehingga pergerakan harga menjadi lebih terbatas.

Bitcoin juga berbeda dengan saham. Jika saham didukung laporan keuangan dan kinerja perusahaan, harga crypto lebih bergantung pada sentimen pasar dan minat investor.
Baca juga: Tom Lee: Bitcoin Resmi Masuk Bull Market Jika Mei Ditutup di Atas $76.000
Bitcoin Masih 55% di Bawah Rekor Harga

Sumber: TradingView
Meski sempat pulih dari titik terendah tahun ini, performa Bitcoin sepanjang 2026 masih belum sepenuhnya kuat.
BTC tercatat masih turun sejak awal tahun dan masih berada sekitar 55% di bawah rekor harga tertingginya pada Oktober lalu.
Kondisi ini membuat pasar mulai mempertanyakan apakah reli Bitcoin berikutnya membutuhkan katalis baru yang lebih besar.
Beberapa analis menilai tanpa sentimen tambahan, crypto berpotensi bergerak lambat meski pasar global sedang positif.
Kesimpulan
Turunnya Bitcoin saat pasar saham AS mencetak rekor memperlihatkan bahwa arus modal investor belum sepenuhnya kembali ke crypto.
Untuk sementara, saham teknologi dan AI masih menjadi pusat perhatian pasar global.
Meski begitu, volatilitas Bitcoin tetap tinggi. Jika muncul katalis baru yang kuat, arah pasar crypto masih bisa berubah cepat dalam waktu singkat.
FAQ
1. Kenapa Bitcoin turun saat saham naik?
Karena investor saat ini lebih fokus ke saham teknologi dan AI yang sedang mengalami reli kuat.
2. Apa itu likuiditas di pasar crypto?
Likuiditas adalah jumlah dana dan aktivitas transaksi yang masuk ke pasar crypto.
3. Kenapa saham AI memengaruhi Bitcoin?
Karena investor global sering memindahkan dana ke aset yang dianggap punya potensi keuntungan lebih besar.
4. Apakah Bitcoin masih bearish?
Bitcoin masih bergerak di bawah rekor tertingginya, tetapi tetap bertahan di area penting di atas $80.000.
5. Apa yang dibutuhkan agar Bitcoin naik lagi?
Pasar biasanya membutuhkan katalis baru seperti sentimen institusional, regulasi, atau arus modal baru ke crypto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Barron’s – Bitcoin Price Falls. Why Cryptos Aren’t Following the Stocks Rally., diakses pada 8 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
