Bitwise menilai token HYPE milik Hyperliquid masih belum dihargai sesuai potensinya, meski sudah menjadi salah satu aset crypto dengan performa terbaik sepanjang 2026.
Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, mengatakan HYPE bukan lagi sekadar token exchange crypto biasa. Menurutnya, market masih salah menilai Hyperliquid hanya sebagai platform perpetual futures crypto, padahal potensinya jauh lebih besar.
“HYPE adalah aset crypto large-cap dengan performa terbaik tahun ini, naik 77% sejak awal 2026. Namun saya masih melihat valuasinya belum mencerminkan dampak sebenarnya,” kata Hougan dalam catatan riset terbarunya.
Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap Hyperliquid, platform decentralized perpetual exchange yang belakangan mulai berkembang ke berbagai sektor di luar crypto.
Bitwise Sebut HYPE Sebagai Token “Gen 2”
Dalam analisanya, Hougan menyebut HYPE sebagai “Gen 2 crypto token”. Istilah ini mengacu pada generasi token baru yang tidak hanya bergantung pada spekulasi harga, tetapi juga memiliki mekanisme akumulasi nilai yang jelas dari aktivitas bisnis platform.
Menurut Bitwise, sekitar 99% fee trading Hyperliquid digunakan untuk membeli kembali token HYPE di market.
Artinya, semakin besar volume trading di platform tersebut, semakin besar pula tekanan buyback terhadap token.
“Lebih banyak trading berarti lebih banyak buyback dan lebih banyak akumulasi nilai,” ujar Hougan.
Model seperti ini mulai membuat sebagian investor membandingkan HYPE dengan saham perusahaan teknologi yang melakukan stock buyback untuk meningkatkan nilai asetnya.
Baca berita lainnya: Whale Crypto Lagi Agresif, Ini Aset yang Dibeli dan Dijual Hari Ini
Hyperliquid Tak Lagi Fokus di Crypto Saja
Bitwise juga menilai market terlalu sempit melihat Hyperliquid hanya sebagai exchange crypto.
Hougan memprediksi Hyperliquid akan berkembang menjadi platform trading multi-aset yang mencakup:
- saham
- komoditas
- forex
- prediction market
- aset pre-IPO
- structured products
Menurutnya, volume perdagangan aset non-crypto di Hyperliquid bisa tumbuh hingga 70% dari total aktivitas platform dalam beberapa tahun ke depan.
Jika skenario itu terjadi, market yang bisa dijangkau Hyperliquid tidak lagi terbatas pada industri crypto senilai sekitar US$3 triliun, melainkan seluruh pasar aset global yang nilainya diperkirakan mencapai US$600 triliun.
Pandangan inilah yang membuat Bitwise yakin valuasi HYPE masih terlalu murah dibanding potensi jangka panjangnya.
Volume Trading Hyperliquid Tembus US$170 Miliar
Dalam laporan tersebut, Bitwise menyebut Hyperliquid mencatat volume trading sekitar US$170 miliar dalam satu bulan terakhir.
Meski begitu, Hougan mengakui platform tersebut masih memiliki tantangan besar, terutama dari sisi regulasi.
Saat ini Hyperliquid belum tersedia untuk pengguna Amerika Serikat dan masih perlu beradaptasi dengan sistem regulasi di negara tersebut.
Namun Bitwise melihat perubahan kepemimpinan SEC di bawah Paul Atkins berpotensi membuka ruang yang lebih besar bagi model token seperti HYPE.
Baca juga berita berikut: Altcoin AI Ini Naik Brutal 30% Sebulan, Harga Masih Bisa Naik 25%
Bitwise Baru Luncurkan ETF HYPE
Optimisme Bitwise terhadap HYPE juga terlihat dari langkah terbarunya meluncurkan ETF berbasis Hyperliquid.
Bahkan, perusahaan tersebut menyatakan sebagian biaya manajemen dari ETF BHYP akan digunakan untuk membeli token HYPE.
Langkah ini dinilai memperkuat keyakinan Bitwise bahwa Hyperliquid memiliki potensi menjadi salah satu ekosistem terbesar di industri aset digital.
Meski begitu, sebagian analis juga melihat narasi bullish dari Bitwise tidak bisa dilepaskan dari kepentingannya sebagai pihak yang kini memiliki produk investasi berbasis HYPE.
Jika Hyperliquid berhasil memperluas bisnisnya ke sektor non-crypto, posisi HYPE di market bisa berubah drastis dalam beberapa tahun mendatang.
Kesimpulan
Bitwise sedang membangun narasi bahwa Hyperliquid bukan sekadar decentralized exchange crypto biasa.
Mereka melihat platform ini berpotensi berkembang menjadi super app trading lintas aset, sementara HYPE diposisikan sebagai token inti yang terus memperoleh nilai dari aktivitas ekosistem tersebut.
Meski HYPE sudah naik 77% sepanjang 2026, Bitwise percaya market masih belum sepenuhnya memahami potensi jangka panjang Hyperliquid.
FAQ
- Apa itu token HYPE milik Hyperliquid?
HYPE adalah native token dari platform Hyperliquid, decentralized perpetual exchange yang digunakan dalam ekosistem trading platform tersebut. Token ini juga memiliki mekanisme buyback dari fee trading. - Kenapa Bitwise menyebut HYPE sebagai token Gen 2?
Karena HYPE dinilai memiliki model akumulasi nilai yang lebih jelas dibanding altcoin biasa. Nilai token dapat bertambah dari aktivitas trading dan buyback token secara berkelanjutan. - Apakah Hyperliquid hanya fokus pada market crypto?
Tidak. Bitwise menilai Hyperliquid berpotensi berkembang ke trading saham, komoditas, forex, prediction market, hingga aset pre-IPO. - Apa yang membuat HYPE dianggap undervalued?
Bitwise menilai market masih melihat Hyperliquid hanya sebagai exchange crypto biasa, padahal potensi bisnisnya bisa menjangkau pasar aset global yang jauh lebih besar. - Bagaimana mekanisme buyback HYPE bekerja?
Sebagian besar fee trading di Hyperliquid digunakan untuk membeli kembali token HYPE di market. Mekanisme ini dapat mengurangi supply dan mendukung akumulasi nilai token. - Apakah HYPE sudah tersedia di ETF?
Ya. Bitwise telah meluncurkan ETF berbasis HYPE bernama BHYP dan berencana menggunakan sebagian biaya manajemen ETF untuk membeli token HYPE. - Apa risiko terbesar Hyperliquid saat ini?
Salah satu tantangan utama Hyperliquid adalah regulasi, terutama karena platform tersebut belum tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- TheBlock – Bitwise calls HYPE a ‘Gen 2’ crypto token, says its undervalued, diakses pada 20 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


