Ethereum (ETH) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah institusi keuangan besar seperti BlackRock, JPMorgan, dan Robinhood terus memperluas pengembangan produk berbasis jaringan Ethereum.
Menurut Chairman Fundstrat, Tom Lee, tren ini menunjukkan bahwa Ethereum kini tidak lagi hanya didorong spekulasi, tetapi mulai menjadi fondasi bagi infrastruktur keuangan modern.
Dalam surat Chairman Bitmine edisi Juli, Lee menilai institusi besar telah beralih dari sekadar mengamati perkembangan blockchain menjadi aktif membangun layanan di atas ekosistem Ethereum.
Ia menyebut perubahan ini sebagai dasar optimisme terhadap prospek ETH dalam jangka panjang.
?
1/
Bitmine released its July Chairman’s Message titled
“ETH is the Cure for the Uncanny Valley of Wealth”– Two exponential tailwinds for Ethereum
– The crypto headwinds of 2026 are ending
– Bitmine primed for next bull cycle— Bitmine (NYSE-BMNR) $ETH (@BitMNR) July 16, 2026
BlackRock dan JPMorgan Perluas Tokenisasi di Ethereum
Salah satu contoh yang disorot Lee adalah BlackRock BUIDL, dana Treasury Amerika Serikat yang telah ditokenisasi di jaringan Ethereum. Produk tersebut kini mengelola aset sekitar $2,6 miliar dan memperoleh peringkat tertinggi untuk dana pasar uang dari Moody’s.
Di sisi lain, JPMorgan juga melanjutkan ekspansi tokenisasi melalui MONY, melengkapi inisiatif yang telah dimulai sejak peluncuran platform Onyx pada 2020.
Tokenisasi sendiri merupakan proses mengubah kepemilikan suatu aset menjadi token digital di blockchain agar lebih mudah diperdagangkan dan dikelola.
Lee juga mengutip data Electric Capital yang menunjukkan hampir 6.000 pengembang aktif membangun aplikasi menggunakan Ethereum Virtual Machine (EVM).
Jumlah tersebut menempatkan Ethereum sebagai ekosistem blockchain dengan aktivitas pengembang terbesar, yang dinilai penting bagi institusi dalam menilai keberlanjutan suatu jaringan.
Baca juga: Whale Makin Agresif Borong Bitcoin, Investor Menengah Justru Ramai Jual
Robinhood Chain Tambah Aktivitas di Ekosistem Ethereum
Tom Lee juga menyoroti peluncuran Robinhood Chain pada 1 Juli yang dibangun di atas jaringan Arbitrum, solusi penskalaan Ethereum.
Dalam dua pekan pertama, jaringan tersebut sempat mencatat volume perdagangan terdesentralisasi sekitar $811 juta per hari, bahkan sempat melampaui Ethereum berdasarkan data DefiLlama sebelum akhirnya posisi tersebut kembali direbut Ethereum.
Namun, tidak semua pihak sependapat dengan pandangan Lee. CEO Artemis, Jon Ma, menilai lonjakan volume tersebut lebih banyak didorong aktivitas perdagangan meme coin dibanding masuknya dana institusi dalam jumlah besar.
Tom Lee Tetap Optimistis, tetapi Ada Catatan Penting
Lee membandingkan kondisi Ethereum saat ini dengan perjalanan saham Amazon yang sempat bergerak datar selama bertahun-tahun sebelum mengalami pertumbuhan signifikan.
Menurutnya, perluasan penggunaan Ethereum oleh institusi berpotensi menciptakan sumber permintaan baru yang berbeda dibanding siklus sebelumnya yang didominasi ICO, NFT, ETF, dan stablecoin.
Meski demikian, laporan tersebut juga menyoroti adanya potensi konflik kepentingan.
Berdasarkan pengungkapan terbaru, Bitmine diketahui memiliki sekitar 5,77 juta ETH, atau sekitar 4,8% dari total suplai Ethereum, sehingga setiap kenaikan harga ETH berpotensi memberikan keuntungan bagi perusahaan tersebut.
Kesimpulan
Pengembangan infrastruktur oleh BlackRock, JPMorgan, dan Robinhood memperlihatkan bahwa Ethereum semakin banyak digunakan sebagai fondasi layanan keuangan berbasis blockchain.
Meski adopsi institusional terus berkembang, dampaknya terhadap harga ETH masih bergantung pada apakah penggunaan tersebut benar-benar mampu menciptakan permintaan yang berkelanjutan di pasar, bukan hanya melalui peluncuran produk baru.
FAQ
1. Apa yang dimaksud infrastruktur Ethereum?
Infrastruktur Ethereum adalah berbagai aplikasi, layanan, dan produk keuangan yang dibangun menggunakan jaringan Ethereum sebagai fondasi teknologinya.
2. Apa itu tokenisasi aset di Ethereum?
Tokenisasi aset adalah proses mengubah aset seperti obligasi atau dana investasi menjadi token digital di blockchain sehingga lebih mudah diperdagangkan dan dikelola.
3. Mengapa BlackRock memilih Ethereum?
Menurut laporan, Ethereum memiliki ekosistem pengembang yang besar, standar teknologi yang matang, dan banyak digunakan untuk pengembangan produk tokenisasi.
4. Apa itu Ethereum Virtual Machine (EVM)?
Ethereum Virtual Machine (EVM) adalah sistem yang menjalankan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi di jaringan Ethereum maupun blockchain lain yang kompatibel.
5. Apakah adopsi institusi otomatis membuat harga ETH naik?
Belum tentu. Adopsi institusi dapat memperkuat ekosistem Ethereum, tetapi kenaikan harga tetap bergantung pada pertumbuhan permintaan, aktivitas pengguna, serta kondisi pasar secara keseluruhan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga media sosial INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Ethereum, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.38%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
