BNB Chain (BNB) kembali menyalip XRP dalam peringkat kapitalisasi pasar kripto global, mengamankan posisi keempat setelah kombinasi pelemahan XRP dan dorongan fundamental dari sisi supply serta jaringan.
Pergeseran ini terjadi di tengah persaingan ketat antara dua aset yang sepanjang 2026 saling kejar dalam selisih market cap yang tipis.

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Data terbaru menunjukkan BNB kini diperdagangkan di kisaran $613, masih turun sekitar 55 persen dari puncaknya pada Oktober 2025 di $1.370.
Meski begitu, sejumlah faktor membuat tekanan turun tersebut mulai mereda dan membuka ruang pemulihan harga.
XRP Melemah 7 Bulan, Momentum Berbalik ke BNB
Salah satu pemicu utama perubahan peringkat ini datang dari sisi XRP. Aset tersebut mengalami tren penurunan sejak mencapai puncak di $3,65 pada Juli 2025.
Dalam tujuh bulan terakhir, tekanan makro seperti ketidakpastian global dan meningkatnya risk-off sentiment membuat aset berisiko, termasuk XRP, kehilangan daya dorong. Kondisi ini menciptakan celah yang dimanfaatkan BNB untuk kembali unggul dalam kapitalisasi pasar.
Meski XRP sempat naik setelah mendapat kejelasan status sebagai komoditas dari regulator AS pada Maret, momentum tersebut tidak bertahan lama.
Baca juga berita terkait: Bukan Ethereum Maupun XRP! Ini 2 Altcoin Favorit Whale Belakangan Ini
Token Burn Jadi Katalis Utama BNB
Di sisi lain, BNB mendapat dorongan kuat dari mekanisme deflasi yang kembali berjalan. Binance baru saja menyelesaikan burn kuartalan ke-34 dengan menghapus 1,72 juta BNB dari peredaran, setara sekitar $1,28 miliar.
Pengurangan supply ini menjadi faktor penting dalam struktur harga BNB. Dengan jumlah token beredar yang semakin terbatas, tekanan jual berpotensi berkurang, sementara permintaan tetap terjaga.
Secara historis, setiap periode burn sering kali diikuti oleh fase stabilisasi hingga pemulihan harga.
Aktivitas Jaringan Tinggi, Permintaan Tetap Terjaga
Selain faktor supply, kekuatan BNB juga didukung oleh aktivitas jaringan yang solid. Sepanjang kuartal pertama 2026, BNB Chain mencatat sekitar 15 juta transaksi harian.
Angka ini menunjukkan bahwa utilitas jaringan tetap tinggi, terutama dari sektor DeFi dan layer-2 seperti opBNB.
Bahkan, adopsi institusional mulai terlihat setelah Kyrgyzstan memilih BNB Chain sebagai infrastruktur untuk stablecoin nasional dan memasukkan BNB ke dalam cadangan kripto negara.
Kondisi ini memperkuat posisi BNB bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai token utilitas dengan penggunaan nyata.
Target Harga $900 Mulai Dibahas
Seiring kombinasi faktor tersebut, sejumlah analis mulai membuka proyeksi kenaikan harga BNB. Rentang pergerakan sepanjang 2026 diperkirakan berada di kisaran $590 hingga $900, dengan potensi menyentuh $1.000 dalam skenario bullish.
Kenaikan menuju $900 berarti sekitar 47 persen dari harga saat ini, angka yang dinilai realistis jika kondisi pasar kembali masuk fase risk-on dan tekanan makro mereda.
Namun, proyeksi ini tetap sangat bergantung pada kondisi eksternal, termasuk stabilitas geopolitik dan arus masuk dana ke aset kripto.
Posisi Market Cap Bukan Sekadar Angka
Perebutan posisi keempat antara BNB dan XRP bukan hanya soal peringkat. Dalam konteks pasar global, posisi ini berpengaruh langsung terhadap:
- aset yang masuk dalam indeks institusional
- peluang persetujuan produk ETF
- standar kepatuhan dalam portofolio institusi
Semakin tinggi peringkat sebuah aset, semakin besar peluangnya menarik arus dana dari investor besar.
Karena itu, perubahan posisi ini menjadi indikator penting dalam membaca arah minat pasar terhadap aset kripto utama.
Baca berita lainnya: XRP Lebih Aman dari Bitcoin soal Risiko Quantum? Data Ini Bikin Kaget
XRP Masih Berpeluang Rebut Kembali
Meski tertinggal, peluang XRP untuk kembali ke posisi empat besar masih terbuka. Faktor utama yang dapat mengubah arah adalah regulasi.
Klasifikasi sebagai komoditas oleh SEC dan CFTC menjadi fondasi awal. Selain itu, perkembangan regulasi seperti CLARITY Act berpotensi menjadi katalis besar yang mendorong masuknya dana institusional ke XRP.
Jika skenario tersebut terjadi, persaingan antara BNB dan XRP diperkirakan akan kembali memanas.
Kesimpulan
Kenaikan BNB ke posisi keempat tidak terjadi secara kebetulan. Kombinasi pelemahan XRP, mekanisme burn yang agresif, serta aktivitas jaringan yang tinggi menjadi pendorong utama perubahan ini.
Namun, posisi tersebut masih sangat dinamis. Arah selanjutnya akan ditentukan oleh dua hal utama: kondisi makro global dan kejelasan regulasi, terutama bagi XRP.
Artinya, pertarungan antara BNB dan XRP belum selesai. Yang terjadi saat ini lebih tepat dilihat sebagai fase pergeseran sementara dalam siklus yang masih terus berjalan.
FAQ
- Kenapa BNB bisa menyalip XRP di market cap?
BNB menyalip XRP karena kombinasi faktor internal dan eksternal. Dari sisi internal, token burn mengurangi supply sehingga memperkuat harga. Dari sisi eksternal, XRP mengalami penurunan selama beberapa bulan sehingga market cap-nya ikut tertekan. - Apa itu token burn BNB dan kenapa berpengaruh ke harga?
Token burn adalah proses pengurangan jumlah koin yang beredar dengan cara menghapusnya secara permanen. Dampaknya, supply berkurang dan jika permintaan tetap atau naik, harga berpotensi terdorong naik. - Apakah BNB benar bisa naik ke $900 di 2026?
Target $900 berasal dari proyeksi analis berdasarkan kombinasi supply shock, aktivitas jaringan, dan potensi market bullish. Namun, realisasinya tetap bergantung pada kondisi pasar dan faktor makro global. - Apa yang membuat XRP masih bisa mengejar BNB lagi?
Faktor utama ada di regulasi. Jika aturan seperti CLARITY Act disahkan dan memberikan kepastian hukum, XRP berpotensi menarik lebih banyak dana institusional dan kembali naik dalam peringkat market cap. - Kenapa ranking market cap penting di kripto?
Ranking market cap menentukan visibilitas aset di mata investor besar. Aset dengan peringkat tinggi lebih mudah masuk ke indeks, ETF, dan portofolio institusi, sehingga berpotensi mendapat aliran dana yang lebih besar. - Apa perbedaan fundamental antara BNB dan XRP?
BNB berfungsi sebagai token utilitas dalam ekosistem BNB Chain, digunakan untuk transaksi dan biaya jaringan. Sementara XRP lebih difokuskan pada sistem pembayaran lintas negara dan integrasi dengan institusi keuangan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Crypto.News – BNB Price Reclaims 4th Place From XRP — Analysts Eye $900, diakses pada 15 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
