XRP disebut memiliki tingkat paparan risiko quantum yang jauh lebih kecil dibanding Bitcoin, berdasarkan analisis terbaru dari validator XRP Ledger (XRPL).
Temuan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran soal dampak quantum computing terhadap keamanan blockchain di masa depan.
Hanya 0,03% Supply XRP Terdeteksi Rentan

Sumber Gambar: X.com
Dalam analisis tersebut, validator XRPL mengungkap bahwa hanya dua akun XRP yang tergolong rentan terhadap potensi serangan quantum.
Kedua akun tersebut:
- Menyimpan sekitar 21 juta XRP
- Sudah tidak aktif lebih dari lima tahun
- Memiliki public key yang telah terekspos
Secara keseluruhan, jumlah itu hanya sekitar 0,03% dari total suplai XRP.
Di sisi lain, sekitar 300.000 akun XRP yang menyimpan total 2,4 miliar XRP belum pernah melakukan transaksi. Artinya, public key mereka belum pernah muncul di blockchain, sehingga dinilai lebih aman dalam skenario serangan quantum saat ini.
Validator XRPL menyebut bahwa jumlah wallet besar yang rentan di jaringan XRP “hampir tidak ada”, sementara pengguna aktif masih memiliki opsi untuk memperbarui keamanan jika diperlukan.
Baca selanjutnya: 5 Fakta Penting Quantum Computing yang Perlu Diketahui Investor Bitcoin
Bitcoin Hadapi Potensi Risiko Lebih Besar
Sebaliknya, Bitcoin dinilai memiliki tingkat paparan yang jauh lebih tinggi.
Mengacu pada riset yang dikutip dari Google, sekitar 6,7 juta BTC saat ini berada di alamat yang berpotensi rentan terhadap serangan quantum. Angka tersebut setara dengan hampir 32% dari total suplai Bitcoin.
Jumlah ini juga mencakup sekitar 1 juta BTC yang diyakini milik Satoshi Nakamoto.
Pendiri Litecoin, Charlie Lee, turut menyoroti risiko ini. Ia menyebut bahwa Bitcoin milik Satoshi bisa menjadi target pertama jika teknologi quantum mencapai tahap yang mampu membobol enkripsi blockchain.
“Sekitar satu juta Bitcoin yang dimiliki Satoshi. Tidak ada yang tahu siapa Satoshi sebenarnya… Koin-koin tersebut tidak terlindungi dengan baik. Bahkan, koin itu lebih rentan dibanding koin saat ini dalam hal serangan quantum. Jika quantum benar-benar terjadi, koin-koin itu kemungkinan akan menjadi yang pertama berhasil dibobol,” ujar Lee dikutip dari BeInCrypto.
Perbedaan Struktur Jadi Faktor Utama
Perbedaan tingkat risiko ini tidak lepas dari struktur masing-masing jaringan.
XRP Ledger menggunakan model berbasis akun yang memungkinkan rotasi kunci tanpa harus memindahkan aset.
Dengan mekanisme ini, pengguna masih bisa memperbarui keamanan wallet jika ancaman meningkat.
Sementara itu, pada Bitcoin, banyak alamat lama yang sudah mengekspos public key dan tidak memiliki fleksibilitas serupa, terutama jika akses ke private key sudah tidak tersedia.
Baca berikutnya: Ternyata Satoshi Sudah Wanti-Wanti Ancaman Quantum Bitcoin Sejak 2010
Ancaman Quantum Masih Tahap Teoritis
Meski perbandingan ini menunjukkan gap yang signifikan, para analis menegaskan bahwa saat ini belum ada quantum computer yang mampu memecahkan enkripsi blockchain modern.
Artinya, risiko tersebut masih bersifat teoritis dan belum menjadi ancaman langsung.
Namun, diskusi ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan jaringan kripto dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.
Kesimpulan
Data terbaru menunjukkan bahwa XRP saat ini memiliki eksposur risiko quantum yang jauh lebih kecil dibanding Bitcoin, terutama karena minimnya public key yang terekspos dan adanya fleksibilitas rotasi kunci.
Di sisi lain, Bitcoin menghadapi tantangan dari besarnya jumlah alamat lama yang berpotensi rentan.
Meski belum menjadi ancaman nyata, perbandingan ini memperkuat perhatian pasar terhadap isu keamanan jangka panjang di industri kripto.
FAQ
- Apa maksud risiko quantum pada Bitcoin dan XRP?
Risiko quantum mengacu pada potensi serangan menggunakan quantum computing untuk membobol enkripsi wallet kripto, khususnya dengan menebak private key dari public key yang sudah terekspos. - Kenapa XRP dianggap lebih aman dari Bitcoin?
XRP memiliki banyak akun yang belum pernah transaksi sehingga public key belum terekspos, serta mendukung rotasi kunci tanpa memindahkan aset. - Berapa jumlah Bitcoin yang berpotensi rentan?
Sekitar 6,7 juta BTC atau hampir 32% dari total suplai disebut berada di alamat yang berisiko dalam skenario quantum. - Apakah Bitcoin milik Satoshi benar-benar berbahaya?
Secara teori, ya. Sekitar 1 juta BTC milik Satoshi disebut sebagai target potensial jika teknologi quantum sudah mampu membobol enkripsi. - Apakah quantum computing sudah bisa membobol blockchain?
Belum. Hingga saat ini belum ada teknologi quantum yang mampu melakukan serangan tersebut di dunia nyata. - Apa yang bisa dilakukan pengguna untuk mengurangi risiko?
Pengguna bisa menghindari reuse address, memindahkan aset ke alamat baru, dan mengikuti update keamanan dari jaringan masing-masing.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Blockchain






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


