Warren Buffett melalui Berkshire Hathaway dikabarkan memegang lebih dari $350 miliar dalam bentuk cash dan Treasury bills.
Angka ini tergolong besar dan memicu berbagai spekulasi di pasar.
Salah satu narasi yang ramai datang dari analis kripto Crypto Rover, yang menyebut Buffett sedang menunggu penurunan pasar.
Disebut Mirip Sebelum Crash 1999 dan 2007
WARREN BUFFETT IS WAITING FOR DOWNSIDE.
He now sits on $350,000,000,000 in cash.
He’s only moved to cash on this scale twice before in his life.
1. 1999, before the dot-com bust.
2. 2007, before the Great Recession.Both times, leading stocks crashed 80-90%. pic.twitter.com/aSOWgCbXi2
— Crypto Rover (@cryptorover) April 22, 2026
Dalam pandangannya, Crypto Rover melalui X menyoroti bahwa posisi kas sebesar ini pernah terjadi di dua periode penting, yakni 1999 sebelum dot-com crash dan 2007 sebelum krisis finansial global.
Ia menyebut, pada dua periode tersebut, sejumlah saham utama mengalami penurunan tajam hingga 80% – 90%.
Narasi ini membuat sebagian pelaku pasar melihat adanya kemiripan pola dengan kondisi saat ini, meskipun belum ada kepastian bahwa skenario yang sama akan terulang.
Baca juga: Warren Buffett Bongkar 3 Aset Anti Inflasi, Nomor 1 Bukan Emas
Buffett Tegaskan Siap Masuk Jika Harga Turun
Di sisi lain, Buffett sendiri memberikan sinyal yang lebih terukur. Dalam wawancara dengan CNBC, ia menegaskan bahwa posisi kas ini adalah bagian dari strategi, bukan prediksi langsung terhadap arah pasar.
“If there is a big decline, we will deploy,” ucapnya.
Dilansir dari TheStreet Roundtable, pernyataan ini menunjukkan bahwa Berkshire Hathaway berada dalam posisi siap, dengan likuiditas besar untuk dimanfaatkan jika harga aset menjadi lebih menarik.
Dalam periode yang sama, perusahaan juga menambah sekitar $17 miliar Treasury bills dalam satu minggu, memperkuat fokus pada fleksibilitas di tengah ketidakpastian.
Strategi Bertahan, Bukan Market Timing
Langkah Buffett lebih mencerminkan pendekatan klasiknya, yaitu fokus pada valuasi dan kesabaran. Ia dikenal tidak mencoba menebak arah pasar dalam jangka pendek.
Posisi kas besar bukan berarti dana tersebut tidak produktif. Sebagian besar ditempatkan di instrumen seperti Treasury bills yang tetap memberikan imbal hasil sambil menjaga likuiditas.
Di sisi lain, Buffett juga tetap konsisten dengan pandangannya terhadap kripto. Ia sebelumnya menyebut Bitcoin sebagai “rat poison squared” dan masih menegaskan sikap skeptisnya.
Kesimpulan
Narasi bahwa Warren Buffett menunggu penurunan pasar kembali mencuat, terutama dari komunitas kripto yang melihat kemiripan dengan periode sebelum krisis besar.
Namun dari sisi Buffett sendiri, langkah ini lebih menunjukkan kesiapan dan disiplin dalam menunggu peluang, bukan prediksi pasti bahwa market akan crash.
Di tengah ketidakpastian global, satu hal tetap jelas: likuiditas besar memberi keunggulan bagi investor yang siap bergerak saat momentum datang.
FAQ
1. Apakah Warren Buffett memprediksi market akan turun?
Tidak secara langsung. Ia hanya menyatakan siap membeli jika terjadi penurunan besar.
2. Kenapa posisi cash Buffett jadi sorotan?
Karena jumlahnya sangat besar dan jarang terjadi, sehingga sering dikaitkan dengan kondisi pasar.
3. Apakah benar mirip dengan sebelum crash 1999 dan 2007?
Ada kemiripan dalam posisi kas, tetapi tidak berarti kondisi saat ini akan sama.
4. Kenapa Buffett memilih cash?
Untuk menjaga fleksibilitas dan siap memanfaatkan peluang saat harga turun.
5. Apa dampaknya bagi investor?
Menjadi pengingat bahwa bahkan investor besar pun memilih berhati-hati di tengah ketidakpastian pasar.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
