Waduh! Google Peringatkan Ancaman Quantum ke Bitcoin Makin Dekat
icon search
icon search

Top Performers

Waduh! Google Peringatkan Ancaman Quantum ke Bitcoin Makin Dekat

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Waduh! Google Peringatkan Ancaman Quantum ke Bitcoin Makin Dekat

Waduh! Google Peringatkan Ancaman Quantum ke Bitcoin Makin Dekat

Daftar Isi

Rangkuman:   ChatGPTPerplexity

Google kembali memperingatkan potensi ancaman besar dari perkembangan quantum computing terhadap Bitcoin (BTC)

Dalam blog terbaru Google Research, teknologi ini disebut berkembang lebih cepat dari perkiraan dan berpotensi membobol sistem keamanan kripto, termasuk membuka peluang serangan terhadap transaksi yang sedang berlangsung.

Temuan ini langsung memicu kekhawatiran di industri kripto, terutama terkait ketahanan jangka panjang Bitcoin yang selama ini bergantung pada sistem kriptografi tingkat tinggi.

 

Resource Quantum Turun Drastis, Risiko Makin Nyata

 

Quantum Resource

Sumber Gambar: X.com/WuBlockchain

 

Bitcoin dan banyak aset kripto lainnya mengandalkan sistem keamanan berbasis elliptic curve cryptography (ECDLP-256). Selama ini, metode ini dianggap sangat aman karena hampir mustahil ditembus oleh komputer klasik.

Namun, Google mengungkap bahwa kebutuhan sumber daya untuk memecahkan sistem ini kini turun hingga 20 kali lipat dibandingkan estimasi sebelumnya.

Dalam riset terbarunya, Google memaparkan dua skenario quantum circuit:

  • 1.200 logical qubits dengan 90 juta Toffoli gates
  • 1.450 logical qubits dengan 70 juta Toffoli gates

Kedua skenario tersebut diperkirakan bisa dijalankan menggunakan kurang dari 500.000 physical qubits dan selesai dalam hitungan menit.

“Kami memperkirakan bahwa rangkaian ini dapat dijalankan pada komputer kuantum superkonduktor (CRQC) dengan kurang dari 500.000 qubit fisik dalam waktu beberapa menit,” tulis Google

Penurunan kebutuhan resource ini menjadi sinyal penting. Artinya, komputer kuantum yang mampu menyerang sistem kripto tidak lagi sekadar teori, tetapi mulai mendekati realisasi.

 

Baca selanjutnya: Vitalik Dorong Ethereum Jadi Tahan Quantum, Ini 4 Strateginya

 

Serangan Tak Lagi Tunggu Wallet Lama, Transaksi Aktif Bisa Diserang

Perubahan ini tidak hanya mempercepat potensi pembobolan, tetapi juga mengubah jenis ancaman yang mungkin terjadi.

Jika sebelumnya risiko utama adalah pencurian private key dari wallet lama, kini muncul skenario baru yang lebih agresif, on-spend attack.

Serangan ini memungkinkan quantum computer menargetkan transaksi Bitcoin yang masih berada di mempool dan mengambil alih sebelum transaksi dikonfirmasi dalam block

“Ini bukan sekadar ancaman jauh terhadap kunci yang tidak aktif; potensi komputer kuantum CRQC berkecepatan tinggi untuk melancarkan serangan on-spend dalam waktu rata-rata 10 menit blok Bitcoin membuat transaksi yang sedang berlangsung berada dalam risiko langsung,” tulis whitepaper tersebut.

Dengan waktu eksekusi yang diperkirakan hanya beberapa menit ini, implikasinya cukup serius. Bukan hanya wallet lama yang terancam, tetapi juga transaksi yang sedang berlangsung.

 

Google Pasang Deadline 2029, Industri Kripto Diminta Bersiap

Melihat perkembangan ini, Google mulai mendorong langkah konkret. Perusahaan tersebut menargetkan transisi penuh ke post-quantum cryptography (PQC) pada 2029.

“Kami mendesak seluruh komunitas kripto yang rentan untuk segera bergabung dalam migrasi ke post-quantum cryptography (PQC) tanpa penundaan,” tegas riset tersebut.

PQC merupakan sistem kriptografi yang dirancang tahan terhadap serangan quantum. Google menilai waktu yang tersisa masih cukup untuk migrasi, tetapi jaraknya semakin sempit.

Dalam pernyataannya, Google juga mengimbau komunitas kripto untuk tidak menunda proses adaptasi ini.

Langkah serupa sebenarnya sudah mulai dilakukan oleh beberapa pemain industri, termasuk Coinbase dan Ethereum Foundation, yang mulai meneliti integrasi keamanan berbasis quantum-resistant.

 

Risiko Quantum Mulai Ganggu Investor, Bitcoin Kena Dampaknya

Meski ancaman ini belum bersifat langsung, dampaknya mulai terasa di sisi persepsi investor.

Salah satu contohnya datang dari Christopher Wood, Head of Equity Strategy di Jefferies, yang menghapus alokasi 10% Bitcoin dari portofolionya dengan alasan risiko quantum computing.

Keputusan ini menunjukkan bahwa isu quantum bukan lagi sekadar diskusi teknis, tetapi mulai memengaruhi strategi investasi.

 

Baca juga berita serupa: Pendiri Cardano Sebut Isu Quantum Terlalu Lebay, Kripto Masih Aman

 

Bitcoin Belum Terancam Sekarang, Tapi Waktunya Tidak Banyak

Penting untuk dicatat, quantum computer yang benar-benar mampu membobol Bitcoin belum tersedia saat ini. Namun, arah perkembangannya menunjukkan bahwa ancaman tersebut tidak lagi berada di masa yang sangat jauh.

Situasi ini menempatkan industri kripto di persimpangan:
bergerak cepat untuk beradaptasi, atau menghadapi risiko yang semakin nyata dalam beberapa tahun ke depan.

 

Kesimpulan

Peringatan dari Google bukan sekadar spekulasi, melainkan hasil dari perkembangan teknologi yang konkret. Penurunan kebutuhan resource hingga 20 kali lipat menjadi indikator bahwa quantum computing berkembang lebih cepat dari ekspektasi.

Bitcoin mungkin belum dalam bahaya langsung, tetapi fondasi keamanannya kini menghadapi tantangan baru. Dengan target transisi ke sistem yang lebih tahan quantum pada 2029, waktu yang tersedia semakin terbatas.

 

FAQ

  • Apakah quantum computing benar-benar bisa meretas Bitcoin?
    Secara teori, ya. Quantum computing dapat memecahkan algoritma kriptografi seperti ECDLP yang digunakan Bitcoin. Namun, teknologi tersebut belum cukup kuat saat ini.
  • Apa itu on-spend attack dalam konteks Bitcoin?
    On-spend attack adalah serangan yang menargetkan transaksi Bitcoin saat masih berada di mempool, sebelum dikonfirmasi di blockchain, sehingga dana bisa dialihkan.
  • Kenapa quantum computing jadi ancaman untuk crypto?
    Karena sebagian besar sistem keamanan kripto saat ini bergantung pada algoritma matematika yang bisa diselesaikan jauh lebih cepat oleh komputer kuantum.
  • Apa itu post-quantum cryptography (PQC)?
    PQC adalah sistem kriptografi baru yang dirancang untuk tahan terhadap serangan quantum computing dan menjadi solusi masa depan keamanan digital.
  • Kapan quantum computer bisa membahayakan Bitcoin secara nyata?
    Belum ada tanggal pasti, tetapi Google menilai ancaman tersebut bisa muncul dalam beberapa tahun ke depan, sehingga industri didorong bersiap sebelum 2029.
  • Apakah investor perlu khawatir sekarang?
    Untuk jangka pendek, belum. Namun, dalam jangka panjang, perkembangan quantum computing mulai menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan dalam investasi kripto.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Blockchain

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin,Blockchain

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
MYRO/IDR
Myro
86
79.17%
KDAG/IDR
King DAG
16
60%
RED2/IDR
RED
54.700
49.36%
STG/IDR
Stargate F
7.804
47.92%
HMSTR/IDR
Hamster Ko
4
40.07%
Nama Harga 24H Chg
SIREN/IDR
siren
13.675
-34.91%
KTA/IDR
Keeta
3.065
-31.89%
RVM/IDR
Realvirm
3
-25%
SKYAI/IDR
SKYAI
2.905
-22.22%
RDNT/IDR
Radiant Ca
8
-20%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Ethereum Masih Loyo, 3 Whale Ini Malah Borong Rp2,2 Triliun ETH
10/06/2026
Ethereum Masih Loyo, 3 Whale Ini Malah Borong Rp2,2 Triliun ETH

Tiga whale Ethereum (ETH) terpantau mengakumulasi ETH dalam jumlah besar

10/06/2026
Privacy Coin Masih Bullish atau Mulai Kehabisan Tenaga? Ini Fakta Terbarunya
10/06/2026
Privacy Coin Masih Bullish atau Mulai Kehabisan Tenaga? Ini Fakta Terbarunya

Privacy coin kembali menarik perhatian pasar setelah mencatat kenaikan sekitar

10/06/2026
Rp7,5 Triliun Lenyap dari Kripto Usai AS Gempur Iran, Bisakah Bitcoin Bangkit?
10/06/2026
Rp7,5 Triliun Lenyap dari Kripto Usai AS Gempur Iran, Bisakah Bitcoin Bangkit?

Pasar kripto hari ini, Selasa (10/6), kembali terguncang setelah Amerika

10/06/2026