Jumlah pemegang Chainlink (LINK) meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir.
Data dari Santiment menunjukkan lebih dari 8.000 holder baru bergabung hanya dalam lima hari, meski harga LINK masih berada di area yang relatif rendah.
Pertumbuhan ini dinilai menarik karena biasanya peningkatan jumlah holder saat harga belum naik signifikan dapat mengindikasikan adanya akumulasi, yaitu kondisi ketika investor mulai mengumpulkan aset secara bertahap sebelum terjadi pergerakan harga yang lebih besar.
Jumlah Holder Chainlink Melonjak

Sumber: x.com/@SantimentData
Berdasarkan data Santiment yang dipublikasikan di X pada Senin (30/6), jumlah dompet Ethereum yang menyimpan LINK kini mencapai sekitar 892.800 non-empty wallets atau dompet yang masih memiliki saldo LINK.
Dalam lima hari terakhir, jaringan Chainlink mencatat penambahan lebih dari 8.000 holder.
Jika terus berlanjut, Santiment memperkirakan jumlah holder dapat melampaui 900.000 wallet pada akhir pekan, bahkan berpotensi menyentuh 1 juta wallet di Agustus atau September 2026.
Menurut Santiment, lonjakan tersebut terjadi ketika harga LINK masih berada di dekat level terendah lokal. Kondisi seperti ini kerap dikaitkan dengan fase akumulasi, yaitu ketika investor mulai membeli secara bertahap sebelum perhatian pasar yang lebih luas meningkat.
Baca juga: Avalanche (AVAX) Masuk Zona Akumulasi? Analis Prediksi Potensi Reli 3.000%
Mengapa Chainlink Mulai Banyak Dilirik?
Santiment menilai peningkatan jumlah holder tidak terjadi tanpa alasan. Dalam beberapa waktu terakhir, Chainlink semakin kerap dikaitkan dengan berbagai pengembangan di sektor Real World Assets (RWA) atau tokenisasi aset dunia nyata dan layanan keuangan institusional.
Beberapa inisiatif yang disebut dalam laporan meliputi Project Pangea, pengembangan sistem agunan oleh DTCC, pemanfaatan aset yang ditokenisasi, serta penyediaan data pasar saham selama 24 jam sehari dan lima hari dalam seminggu.
Secara sederhana, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa teknologi Chainlink semakin banyak digunakan sebagai penghubung antara data di dunia nyata dengan aplikasi blockchain. Narasi inilah yang dinilai ikut mendorong minat investor terhadap LINK.
Apa Arti Lonjakan Holder bagi Investor?
Meningkatnya jumlah holder belum tentu langsung diikuti kenaikan harga. Namun, metrik ini sering digunakan untuk melihat apakah semakin banyak investor mulai menyimpan suatu aset dalam jangka waktu lebih panjang.
Jika pertumbuhan holder terus berlanjut bersamaan dengan meningkatnya penggunaan jaringan, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu indikator bahwa minat terhadap ekosistem Chainlink sedang berkembang.
Meski demikian, Santiment juga tidak menyatakan bahwa kenaikan jumlah holder merupakan jaminan harga LINK akan segera naik. Pergerakan harga tetap dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk kondisi pasar kripto secara keseluruhan.
Kesimpulan
Data Santiment menunjukkan jumlah holder Chainlink bertambah lebih dari 8.000 dalam lima hari, sehingga totalnya kini mencapai sekitar 892.800 wallet yang masih menyimpan LINK.
Di tengah harga yang masih berada di level rendah, pertumbuhan holder ini dinilai mengindikasikan adanya akumulasi secara bertahap.
Meski demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan adopsi jaringan dan kondisi pasar secara keseluruhan karena peningkatan jumlah holder belum menjadi jaminan harga akan langsung menguat.
FAQ
1. Apa yang dimaksud holder Chainlink?
Holder Chainlink adalah alamat dompet yang masih menyimpan token LINK. Semakin banyak holder, semakin banyak pula pengguna atau investor yang memiliki aset tersebut.
2. Apa arti non-empty wallet?
Non-empty wallet adalah dompet blockchain yang masih memiliki saldo LINK, meskipun jumlahnya kecil.
3. Mengapa jumlah holder LINK naik saat harga masih rendah?
Kondisi ini sering dikaitkan dengan fase akumulasi, yaitu ketika sebagian investor mulai membeli aset secara bertahap sebelum terjadi perubahan tren harga.
4. Apakah kenaikan holder menjamin harga LINK akan naik?
Tidak. Jumlah holder hanya salah satu indikator on-chain. Harga LINK tetap dipengaruhi sentimen pasar, permintaan, kondisi ekonomi, dan aktivitas jaringan.
5. Mengapa Chainlink kembali menjadi perhatian?
Menurut Santiment, Chainlink mendapat perhatian karena semakin banyak dikaitkan dengan pengembangan Real World Assets (RWA), tokenisasi aset, dan berbagai proyek yang melibatkan institusi keuangan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga media sosial INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Whale Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
