Firma trading raksasa Jane Street kembali menjadi perhatian pasar crypto setelah muncul dugaan adanya rotasi besar dari Bitcoin ke Ethereum.
Akun Bull Theory melalui X, mengklaim data terbaru menunjukkan Jane Street mulai mengurangi eksposur besar di Bitcoin sambil meningkatkan posisi pada produk berbasis Ethereum.
Dalam analisis tersebut, eksposur terhadap beberapa aset Bitcoin disebut turun drastis dalam satu kuartal. Produk terkait Bitcoin seperti IBIT disebut turun 71%, FBTC turun 60%, sementara posisi pada saham Strategy ($MSTR) disebut dipangkas hingga 78%.
Selain itu, eksposur pada saham perusahaan mining Bitcoin seperti IREN, Cipher, TeraWulf, dan Core Scientific juga disebut ikut dikurangi.
Eksposur Ethereum Malah Naik Tajam
Di saat eksposur Bitcoin dipangkas, data yang sama menunjukkan peningkatan besar pada posisi berbasis Ethereum.

Sumber: CoinMarketCap
Produk ETF Ethereum seperti ETHA disebut hampir dua kali lipat, sementara FETH juga mengalami kenaikan signifikan.
Yang paling mencolok adalah posisi pada Galaxy Digital yang disebut naik dari sekitar 17 ribu saham menjadi 1,5 juta saham, atau melonjak sekitar 8.700% hanya dalam satu kuartal.
Secara total, eksposur baru terkait ETF Ethereum disebut bertambah sekitar $82 juta.
Bull Theory menilai perpindahan ini bukan semata karena Jane Street bullish terhadap Ethereum, tetapi karena pasar ETH dianggap lebih mudah digerakkan dibanding Bitcoin.
Baca juga: Bitcoin dan XRP Langsung Melonjak Usai CLARITY Act Maju di Senat AS
Kenapa Ethereum Disebut Lebih Mudah Digoyang?
Menurut data yang dibagikan, open interest futures Bitcoin saat ini berada di sekitar $60 miliar, sedangkan Ethereum hanya sekitar $34 miliar.
Dengan ukuran pasar yang lebih kecil, pergerakan modal besar dinilai bisa memberi dampak harga lebih agresif pada Ethereum.

Sumber: CoinMarketCap
Kapitalisasi pasar Ethereum juga masih jauh di bawah Bitcoin. Ethereum disebut memiliki market cap sekitar $273 miliar, sedangkan Bitcoin mencapai sekitar $1,6 triliun.
Artinya, jumlah modal yang sama bisa menciptakan efek harga hampir enam kali lebih besar pada ETH dibanding BTC.
Bull Theory juga menyoroti penetrasi ETF Ethereum yang masih relatif awal. ETF Bitcoin disebut sudah menguasai sekitar 6,67% suplai BTC beredar, sementara penetrasi ETF ETH dinilai masih lebih rendah.
Kondisi itu dianggap membuat Ethereum belum memiliki “lantai permintaan institusi” sekuat Bitcoin.
Kesimpulan
Dugaan rotasi besar Jane Street dari Bitcoin ke Ethereum mulai memicu perhatian pasar crypto. Perpindahan eksposur bernilai ratusan juta dolar ini dinilai dapat mempengaruhi volatilitas ETH dalam beberapa bulan ke depan.
Meski begitu, seluruh klaim tersebut masih berasal dari analisis data pasar dan belum ada konfirmasi resmi dari Jane Street.
Investor tetap perlu berhati-hati membaca sentimen karena pergerakan institusi besar tidak selalu berarti arah harga akan bergerak sesuai ekspektasi pasar.
FAQ
1. Apa itu Jane Street?
Jane Street adalah firma trading global yang aktif di pasar saham, derivatif, ETF, dan aset digital.
2. Kenapa rotasi dari Bitcoin ke Ethereum jadi perhatian?
Karena perpindahan modal institusi dalam jumlah besar dapat memengaruhi likuiditas dan volatilitas pasar crypto.
3. Apa itu ETF Ethereum?
ETF Ethereum adalah produk investasi yang memberi eksposur terhadap ETH tanpa harus membeli aset crypto secara langsung.
4. Kenapa Ethereum dianggap lebih mudah digerakkan dibanding Bitcoin?
Karena ukuran pasar Ethereum masih lebih kecil dibanding Bitcoin sehingga modal besar bisa memberi dampak harga lebih signifikan.
5. Apa itu open interest futures crypto?
Open interest adalah total kontrak derivatif yang masih aktif di pasar futures dan sering digunakan untuk melihat aktivitas trading institusi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Ethereum





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
