Kenapa Address Bitcoin Pakai Base58 dan Bukan Base64?
icon search
icon search

Top Performers

Kenapa Bitcoin Pakai Base58? Ini Alasannya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Kenapa Bitcoin Pakai Base58? Ini Alasannya

Kenapa Bitcoin Pakai Base58? Ini Alasannya

Daftar Isi

Kalau kamu baru pertama kali melihat alamat Bitcoin, biasanya ada satu pertanyaan kecil yang muncul di kepala: kenapa formatnya terlihat aneh?

Susunan karakternya panjang, acak, dan berbeda dari kebanyakan sistem digital lain. Namun semakin lama diperhatikan, ada pola unik yang terasa janggal. Tidak pernah ada huruf “O”, angka “0”, huruf besar “I”, atau huruf kecil “l”.

Contohnya seperti ini:

1A1zP1eP5QGefi2DMPTfTL5SLmv7DivfNa

Awalnya mungkin terlihat seperti detail tidak penting. Padahal justru di situlah menariknya desain Bitcoin. Sistem ini ternyata tidak hanya dibangun dengan fokus pada blockchain dan kriptografi, tetapi juga bagaimana manusia membaca dan menggunakan teknologi tanpa membuat kesalahan.

Di balik format address tersebut, ada sistem bernama Base58. Bagi pengguna crypto lama, istilah ini mungkin sudah familiar. Namun untuk pengguna baru, 

Base58 sering terdengar seperti istilah teknikal yang rumit. Padahal konsep dasarnya justru cukup dekat dengan aktivitas sehari-hari di crypto, mulai dari copy paste wallet, kirim aset digital, sampai membaca alamat blockchain.

Dan semakin dalam dibahas, semakin terlihat bahwa keputusan Bitcoin memakai Base58 bukan keputusan sembarangan.

 

Apa Itu Base58?

Base58 adalah metode encoding yang digunakan untuk mengubah data komputer menjadi format teks yang lebih mudah dibaca manusia, seperti informasi yang kami kutip dari learnmeabitcoin.com

Hal penting yang sering salah dipahami adalah: Base58 bukan enkripsi.

Encoding dan encryption punya fungsi berbeda. Encoding hanya mengubah bentuk data supaya lebih mudah ditampilkan atau dipindahkan antar sistem. Sementara encryption memang bertujuan menyembunyikan data agar tidak bisa dibaca sembarang orang.

Base58 memakai kombinasi 58 karakter berikut:

123456789ABCDEFGHJKLMNPQRSTUVWXYZabcdefghijkmnopqrstuvwxyz

Kalau diperhatikan lebih teliti, ada beberapa karakter yang sengaja tidak digunakan:

  • angka 0
  • huruf O
  • huruf besar I
  • huruf kecil l

Sekilas keputusan ini terlihat sederhana. Namun justru penghapusan karakter ambigu inilah yang menjadi fondasi penting penggunaan Base58 di Bitcoin.

Coba lihat kombinasi berikut:

O0Il

Dalam font tertentu, empat karakter itu bisa terlihat hampir identik. Dan dalam sistem blockchain, salah membaca satu karakter saja bisa membuat aset digital terkirim ke address yang salah.

Karena transaksi crypto bersifat irreversible, Bitcoin sejak awal mencoba mengurangi kemungkinan kesalahan manusia sekecil apa pun.

Di sinilah Base58 mulai terasa lebih masuk akal.

 

Kenapa Bitcoin Tidak Pakai Base64?

Pertanyaan berikutnya mulai muncul: kalau tujuan utamanya hanya encoding, kenapa Bitcoin tidak memakai Base64 yang sudah jauh lebih populer?

Jawabannya ternyata berkaitan dengan kenyamanan pengguna.

Base64 memang umum digunakan di internet. Sistem ini dipakai untuk email, file gambar, hingga berbagai format data digital lain. Namun Base64 memiliki beberapa karakter tambahan seperti:

+

/

=

Karakter seperti ini kurang ideal untuk alamat wallet crypto. Selain lebih sulit dibaca manusia, simbol tambahan juga bisa menimbulkan masalah ketika digunakan pada URL, form, atau proses input tertentu.

Satoshi Nakamoto bahkan pernah menjelaskan alasan ini langsung dalam source code awal Bitcoin. Salah satu pertimbangannya adalah bagaimana address Bitcoin harus tetap nyaman dibaca dan digunakan manusia, Insight ini sebenarnya menarik.

Selama ini banyak orang menganggap Bitcoin hanya fokus pada teknologi blockchain dan sistem desentralisasi. Padahal kalau diperhatikan lebih dalam, cukup banyak keputusan desain Bitcoin justru lahir dari pemikiran sederhana: bagaimana mengurangi risiko kesalahan pengguna.

Base58 akhirnya dipilih karena dianggap lebih ramah untuk manusia dibanding Base64. Dan keputusan itu terbukti bertahan sangat lama.

 

Kenapa Huruf O dan Angka 0 Tidak Ada di Address Bitcoin?

Semakin besar nilai aset crypto, semakin mahal harga sebuah kesalahan kecil.

Bayangkan seseorang ingin mengirim Bitcoin bernilai ratusan juta rupiah, lalu salah mengetik satu karakter address karena huruf “O” terlihat seperti angka “0”.

Dalam sistem perbankan tradisional, masih ada kemungkinan pembatalan transaksi atau bantuan customer service. Di blockchain, situasinya berbeda. Ketika transaksi sudah terkirim dan terkonfirmasi, hampir tidak ada jalan kembali.

Karena itulah Base58 sengaja menghapus karakter yang mudah tertukar secara visual.

Bitcoin memahami satu hal penting sejak awal: ancaman terbesar tidak selalu datang dari hacker. Kadang justru berasal dari manusia itu sendiri.

Dan menariknya, filosofi ini terasa sangat relevan sampai sekarang.

Semakin banyak blockchain baru muncul dengan teknologi yang semakin kompleks, Bitcoin tetap mempertahankan pendekatan desain yang sederhana tetapi matang. Bahkan keputusan kecil seperti menghapus karakter ambigu ternyata berdampak besar terhadap pengalaman pengguna crypto selama bertahun-tahun.

Kalau kamu pernah memperhatikan contoh alamat Bitcoin, hampir semua address lama memang tidak pernah memakai karakter yang mudah membingungkan mata manusia. Itu bukan kebetulan, tetapi bagian dari desain Base58 sejak awal.

 

Apa Hubungan Base58 dengan Address Bitcoin?

Penggunaan Base58 paling terkenal memang ada pada address Bitcoin generasi lama.

Contohnya:

1BoatSLRHtKNngkdXEeobR76b53LETtpyT

Format seperti ini menggunakan sistem bernama Base58Check.

Selain dipakai untuk address wallet, Base58 juga digunakan dalam beberapa komponen lain di ekosistem Bitcoin seperti:

  • Wallet Import Format (WIF)
  • private key tertentu
  • extended public key
  • extended private key pada HD wallet

Artinya, Base58 bukan sekadar format kosmetik pada address Bitcoin. Sistem ini memang menjadi bagian penting dari cara Bitcoin menampilkan data blockchain kepada manusia.

Kalau kamu pernah membaca pembahasan tentang struktur address Bitcoin, sebenarnya konsep Base58 sudah muncul di sana. Format address Bitcoin lama memang dibuat agar lebih mudah dibaca sekaligus meminimalkan risiko salah input.

Di titik ini mulai terlihat bahwa desain Bitcoin sangat memperhatikan usability, bukan sekadar keamanan jaringan.

 

Kenapa Address Bitcoin Lama Dimulai Angka 1?

Salah satu hal yang sering membuat pengguna baru penasaran adalah kenapa banyak address Bitcoin lama diawali angka “1”.

Ternyata ini juga berkaitan dengan Base58.

Dalam sistem Base58Check, address Bitcoin memiliki prefix tertentu sebelum di-encode menjadi format akhir. Prefix tersebut membantu menentukan jenis address yang digunakan.

Untuk address Bitcoin legacy biasa, prefix 00 setelah diproses lewat Base58Check akan menghasilkan awalan angka “1”.

Karena itulah address seperti berikut menjadi sangat umum:

1A1zP1eP5QGefi2DMPTfTL5SLmv7DivfNa

Sementara format lain bisa menghasilkan awalan berbeda seperti:

  • “3”
  • atau “bc1” pada address modern Bech32

Banyak pengguna crypto melihat awalan address hanya sebagai tampilan biasa. Padahal di baliknya ada struktur encoding yang cukup menarik.

Dan semakin dalam memahami detail seperti ini, semakin terlihat bahwa format wallet crypto sebenarnya tidak dibuat secara acak.

 

Apa Itu Base58Check?

Kalau Base58 berfungsi membuat data lebih mudah dibaca manusia, Base58Check menambahkan satu lapisan penting lain: validasi kesalahan.

Sistem ini menggunakan checksum untuk membantu mendeteksi typo atau input yang tidak valid.

Secara sederhana, prosesnya kurang lebih seperti ini:

data + checksum ? Base58Check

Checksum bekerja seperti mekanisme pemeriksaan otomatis.

Misalnya:

  • ada satu huruf salah
  • ada karakter hilang
  • ada typo saat copy paste

Wallet biasanya langsung mendeteksi kesalahan tersebut dan menolak address yang dianggap invalid.

Bagi pengguna biasa, proses ini mungkin terasa normal. Namun dari sisi engineering blockchain, ini keputusan desain yang sangat penting.

Karena semakin besar adopsi crypto, semakin besar pula kemungkinan human error.

Dan Base58Check dibuat khusus untuk mengurangi risiko itu.

 

Apakah Base58 Sama dengan Enkripsi?

Sampai sekarang masih cukup banyak orang yang menganggap Base58 sebagai sistem keamanan atau metode enkripsi Bitcoin. Padahal keduanya berbeda jauh.

Base58 hanyalah encoding. Data yang sudah diubah ke format Base58 masih bisa diterjemahkan kembali ke bentuk aslinya.

Sementara encryption memang dirancang untuk menyembunyikan data menggunakan key tertentu.

Supaya lebih mudah dipahami, berikut perbedaannya:

Teknologi Fungsi Utama Bisa Dibalik? Dipakai di Bitcoin
Encoding Mengubah format data Ya Ya
Encryption Menyembunyikan data Ya, dengan key Ya
Hashing Membuat sidik jari digital Hampir tidak Ya

Dari sini mulai terlihat bahwa fungsi utama Base58 sebenarnya lebih dekat ke usability dibanding keamanan cryptography.

Namun bukan berarti tidak membantu keamanan sama sekali.

Dalam praktiknya, Base58 membantu mengurangi:

  • typo address
  • salah baca karakter
  • risiko salah kirim aset digital

Dan untuk sistem keuangan digital seperti blockchain, hal seperti ini sangat penting.

 

Selain Bitcoin, Blockchain Apa Lagi yang Pakai Base58?

Bitcoin bukan satu-satunya blockchain yang memakai Base58.

Solana (SOL to IDR) juga menggunakan format address berbasis Base58. Kalau kamu pernah melihat address Solana, formatnya memang terlihat panjang tanpa awalan “0x” seperti Ethereum.

Contohnya:

4Nd1mYkQkJxYFhY5JQn2hX9q9H1d6wV8sT7zK3aB2cD

Sementara Ethereum (ETH to IDR) memakai format hexadecimal dengan prefix:

0x

Perbedaan pendekatan ini membuat setiap blockchain punya identitas format address masing-masing.

Dalam pembahasan tentang alamat wallet crypto yang diawali 0x, dijelaskan bahwa Ethereum memilih pendekatan hexadecimal karena lebih dekat dengan sistem komputasi tingkat rendah.

Sedangkan Bitcoin dan Solana lebih fokus pada readability manusia lewat Base58.

Kalau kamu pernah mencoba menambahkan jaringan Solana di MetaMask, kamu juga akan melihat bahwa format address Solana memang berbeda dari Ethereum karena menggunakan sistem Base58.

Tidak ada yang sepenuhnya benar atau salah. Semua kembali pada filosofi desain masing-masing blockchain.

 

Apakah Base58 Membuat Bitcoin Lebih Aman?

Kalau yang dimaksud aman adalah perlindungan cryptography, maka jawabannya tidak secara langsung.

Keamanan utama Bitcoin tetap berasal dari:

Namun Base58 membantu keamanan dari sisi berbeda, yaitu keamanan operasional.

Dan sering kali, aspek ini justru lebih dekat dengan masalah nyata pengguna crypto sehari-hari.

Banyak kasus kehilangan aset digital bukan terjadi karena blockchain diretas, tetapi karena:

  • salah kirim wallet
  • typo address
  • copy paste keliru
  • salah membaca karakter

Base58 dibuat untuk mengurangi risiko seperti itu.

Mungkin terdengar sederhana. Tetapi ketika sistem digunakan jutaan orang selama bertahun-tahun, detail kecil seperti ini justru menjadi sangat penting.

 

Kenapa Base58 Masih Dipakai Sampai Sekarang?

Teknologi blockchain terus berkembang, tetapi Base58 masih bertahan sampai hari ini.

Salah satu alasannya karena format ini sudah menjadi standar yang sangat familiar di ekosistem crypto. Banyak wallet, explorer, dan sistem blockchain lama dibangun menggunakan format tersebut.

Bitcoin sendiri sekarang mulai menggunakan address modern seperti Bech32 dengan awalan “bc1”. Format ini punya beberapa kelebihan baru seperti efisiensi dan deteksi error yang lebih baik.

Namun Base58 belum benar-benar hilang.

Ia tetap digunakan di berbagai bagian ekosistem crypto karena terbukti cukup efektif sejak awal.

Dan mungkin di situlah letak menariknya.

Di tengah perkembangan blockchain yang semakin rumit, ada teknologi lama yang tetap dipakai bukan karena tren, tetapi karena desain awalnya memang dibuat dengan matang.

 

Kesimpulan

Base58 menunjukkan bahwa teknologi Bitcoin tidak hanya dibangun dengan logika matematika dan sistem blockchain yang kompleks, tetapi juga dengan pemahaman tentang bagaimana manusia menggunakan teknologi sehari-hari.

Menghapus huruf “O” dan angka “0” mungkin terdengar seperti detail kecil. Namun keputusan kecil itu membantu jutaan pengguna crypto mengurangi risiko kesalahan saat mengirim aset digital.

Semakin dalam memahami Base58, semakin terlihat bahwa banyak keputusan desain Bitcoin sebenarnya lahir dari pemikiran sederhana: membuat sistem yang tetap aman sekaligus nyaman digunakan manusia.

Dan mungkin itu salah satu alasan kenapa banyak bagian dari desain awal Bitcoin masih terasa relevan sampai sekarang.

 

 

Itulah informasi menarik tentang Base58  yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy. Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.

Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.

Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!

Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.

 

Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

 

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

FAQ

1. Apa fungsi utama Base58 di Bitcoin?

Base58 digunakan untuk mengubah data biner menjadi format teks yang lebih mudah dibaca manusia sekaligus mengurangi risiko typo pada address wallet Bitcoin.

2. Apakah semua address Bitcoin memakai Base58?

Tidak. Address Bitcoin generasi lama memakai Base58Check, sedangkan address modern seperti Bech32 menggunakan format berbeda dengan awalan “bc1”.

3. Kenapa Solana juga memakai Base58?

Karena Base58 dianggap lebih nyaman dibaca manusia dan membantu mengurangi karakter ambigu pada address blockchain.

4. Apakah Base58 lebih aman daripada Base64?

Bukan soal lebih aman secara cryptography. Base58 lebih unggul dari sisi usability karena menghilangkan karakter yang mudah tertukar dan tidak memakai simbol tambahan seperti “+” atau “/”.

5. Apakah Base58 bisa diubah kembali ke bentuk asli?

Bisa. Karena Base58 adalah encoding, bukan encryption. Data yang sudah di-encode masih dapat di-decode kembali ke format awalnya.

 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Author:  AL

Lebih Banyak dari Bitcoin,Blockchain

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
TLM/IDR
Alien Worl
32
45.45%
RDNT/IDR
Radiant Ca
13
44.44%
VOLT/USDT
Volt Inu
0
33.33%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
VBG/IDR
Vibing
4
33.33%
Nama Harga 24H Chg
MPRO/IDR
Max Proper
3
-25%
CBG/IDR
Chainbing
3
-25%
MYRO/IDR
Myro
51
-23.88%
CHEEMS/IDR
Cheems (ch
0
-19.11%
SYN/IDR
Synapse
8.514
-18.93%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

5 Perbedaan Tabungan vs Deposito, Fungsi, & Evolusi Cara Menyimpan Uang hingga Era Crypto Yield
03/07/2026
5 Perbedaan Tabungan vs Deposito, Fungsi, & Evolusi Cara Menyimpan Uang hingga Era Crypto Yield

Tabungan dan deposito adalah dua instrumen dasar perbankan dengan fungsi

03/07/2026
Stake Grinding Attack: Ancaman Tersembunyi di Sistem Proof of Stake Blockchain
03/07/2026
Stake Grinding Attack: Ancaman Tersembunyi di Sistem Proof of Stake Blockchain

Kenapa Stake Grinding Attack Menjadi Isu Penting dalam Proof of

03/07/2026
Perbedaan Kartu Kredit dan Paylater: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?
03/07/2026
Perbedaan Kartu Kredit dan Paylater: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?

Kartu kredit dan paylater sering dianggap mirip karena sama-sama memberi

03/07/2026