Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk menahan suku bunga di level 0,75% dalam pertemuan Selasa (28/4).
Keputusan ini mempertegas sikap “wait and see” di tengah ketidakpastian global, terutama akibat konflik di Timur Tengah.
Langkah tersebut langsung berdampak pada pasar, dengan yen tetap lemah di kisaran ¥159 per dolar dan investor mulai mengevaluasi arah kebijakan selanjutnya.
BoJ Tahan Suku Bunga, Ekspektasi Pasar Berubah

Sumber: x.com/@financialjuice
Sebelumnya, pasar sempat memperkirakan adanya kenaikan suku bunga pada April. Namun, ekspektasi tersebut menurun tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Dilansir dari The Japan Times, data pasar menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga hanya sekitar 3%, turun dari sekitar 60% dua minggu sebelumnya.
Perubahan ini terjadi karena minimnya sinyal dari pejabat BoJ terkait arah kebijakan berikutnya.
Selain itu, BoJ masih menilai dampak ekonomi global sebelum mengambil langkah lanjutan.
Baca juga: Token Unlock $330 Juta Hantam Pasar Minggu Ini, Harga Siap Bergejolak
Pasar Saham Asia Melemah, Sentimen Masih Hati-Hati

Sumber: Investing.com
Di sisi lain, pasar saham Asia pada Selasa (28/4) siang menunjukkan kecenderungan melemah setelah keputusan BoJ diumumkan.
Nikkei 225 turun sekitar -1,27%, diikuti oleh Hang Seng -1,07% dan S&P/ASX 200 -0,69%. Sementara itu, IDX Composite juga turun -0,61%, mencerminkan tekanan yang cukup merata di kawasan.

Sumber: TradingView
Sementara, harga Bitcoin hari ini juga ikut melemah ke $77.000 pada Selasa (28/4) setelah hari sebelumnya menyentuh $79.000.
Ketika faktor makro seperti kebijakan Bank of Japan menekan aset berisiko seperti Bitcoin, likuidasi berantai bisa terjadi dan mempercepat penurunan harga Bitcoin dan altcoin secara drastis.
Yen Melemah, Tekanan Inflasi Mengintai
Di tengah kondisi tersebut, yen tetap berada dalam posisi lemah di sekitar ¥159 per dolar. Pelemahan ini berpotensi meningkatkan biaya impor, yang pada akhirnya bisa mendorong inflasi di Jepang.
Akibatnya, BoJ menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi atau mulai mengetatkan kebijakan untuk menahan tekanan mata uang.
Penurunan Harga Saham Bisa Jadi Peluang
Selain melalui pasar saham konvensional, pergerakan saham juga bisa diakses melalui aset berbasis blockchain dalam bentuk tokenized stock.
Model ini memberi alternatif akses yang lebih fleksibel, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa bertransaksi di platform aset kripto.
Penasaran dengan saham tertokenisasi? Berikut cara belinya di aplikasi INDODAX:
- Lakukan registrasi di INDODAX jika belum memiliki akun, atau login ke akun yang sudah terdaftar
- Lakukan deposit dengan mengikuti panduan yang tersedia di platform
- Setelah saldo masuk, buka market INDODAX
- Cari nama saham yang dicari (contohnya: GOOGLE), lalu masuk ke halaman aset tersebut
- Lakukan pembelian menggunakan metode instan sesuai harga pasar atau limit order sesuai harga yang diinginkan
- Setelah pembelian, pergerakan harga dapat dipantau secara berkala
- Jika harga meningkat, aset dapat dijual kembali menggunakan metode instan atau limit order
Kesimpulan
Keputusan Bank of Japan (BoJ) untuk menahan suku bunga menunjukkan sikap hati-hati di tengah ketidakpastian global, namun di saat yang sama memicu tekanan pada likuiditas dan aset berisiko.
Di saat yang sama, pelemahan pasar saham Asia menunjukkan bahwa investor belum sepenuhnya yakin terhadap arah kebijakan ke depan.
Dalam situasi seperti ini, pergerakan pasar cenderung dipengaruhi oleh ekspektasi dan sinyal lanjutan dari bank sentral.
FAQ
1. Kenapa BoJ tidak menaikkan suku bunga?
BoJ memilih menahan suku bunga karena masih menilai dampak ekonomi global, termasuk konflik geopolitik dan kondisi domestik.
2. Apa dampak keputusan BoJ ke yen?
Keputusan ini membuat yen tetap lemah di sekitar ¥159 per dolar karena tidak ada kenaikan suku bunga.
3. Kenapa yen yang lemah bisa jadi masalah?
Yen yang lemah bisa meningkatkan biaya impor, sehingga berpotensi mendorong inflasi di Jepang.
4. Apa itu likuidasi berantai di pasar kripto?
Likuidasi berantai adalah kondisi di mana penurunan harga memicu penutupan posisi leverage secara otomatis, yang kemudian mendorong harga turun lebih dalam.
5. Apa yang diperhatikan pasar setelah keputusan BoJ?
Pasar biasanya menunggu sinyal lanjutan dari bank sentral lain seperti The Fed, termasuk arah kebijakan dan pernyataan pejabatnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Tokenized Stock, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Bitcoin






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
