NiceHash: Platform Mining Kripto & Cara Menggunakannya
icon search
icon search

Top Performers

NiceHash: Platform Pertambangan Kripto yang Praktis

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

NiceHash: Platform Pertambangan Kripto yang Praktis

NiceHash: Platform Pertambangan Kripto yang Praktis

Daftar Isi

Di tengah pesatnya evolusi dunia blockchain dan kripto, salah satu platform penambangan (mining) kripto yang inovatif dan berperan dalam mendukung ekosistem kripto adalah NiceHash. NiceHash memfasilitasi partisipasi individu dan perusahaan dalam aktivitas penambangan kripto dengan menyediakan pasar untuk membeli dan menjual kekuatan komputasi.

 

Perlu diketahui, dalam ekosistem kripto, peran para penambang (miner) dalam konfirmasi blok transaksi di blockchain sangat signifikan. Dalam hal ini, mereka akan berkompetisi secara intensif untuk memecahkan teka-teki matematika yang kompleks. Penambang dengan tingkat kekuatan hash yang lebih tinggi memiliki peluang lebih besar untuk berhasil menambang blok dan menerima imbalan berupa kripto. Dengan kata lain, penambang yang menggunakan perangkat tambang dengan tingkat hashrate yang lebih rendah memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk melakukan penambangan blok secara mandiri, yang dikenal sebagai solo mining.

 

Nah, untuk lebih memahami tentang apa itu NiceHash, apa yang dimaksud dengan mining Bitcoin dan apa saja coin yang bisa di-mining, sejarah NiceHash dan apa saja coin yang bisa di-mining, bagaimana NiceHash berfungsi, keuntungannya, jenis perangkat yang dapat digunakan, panduan cara miner menggunakan NiceHash, keamanan dan pertimbangan, hingga perbedaan NiceHash dan pool mining, simak ulasannya berikut ini!

 

Apa Itu NiceHash?  

NiceHash merupakan platform dan perangkat lunak yang memudahkan kegiatan mining kripto dengan cara yang efisien dan ramah pengguna. Dengan menyediakan layanan berbasis pasar, NiceHash memungkinkan para penambang untuk menjual atau menyewakan kekuatan komputasi mereka kepada pihak yang memerlukan untuk melakukan mining kripto.

 

NiceHash menyediakan empat produk unggulan yang mencakup mining kripto, pasar hashpower, perangkat lunak penambangan, dan aplikasi seluler. Dalam hal mining kripto, NiceHash mendeklarasikan dirinya sebagai pemimpin global dalam inovasi pertambangan. Sejak tahun 2014, perusahaan ini telah menjadi pusat global bagi jutaan pengguna yang terlibat dalam aktivitas mining kripto.

 

Mengenai pasar hashpower terbuka, NiceHash mengakui bahwa ini adalah inti dari model bisnis mereka dan telah membuktikan keberhasilannya sejak awal sebagai penyedia utama hashpower sesuai permintaan. NiceHash juga menonjolkan perangkat lunak pengalihan algoritma kripto yang inovatif, memberikan solusi kepada penambang yang menggunakan perangkat GPU dan ASIC miner dengan fokus pada kemudahan penggunaan.

 

Aplikasi seluler yang dimiliki oleh NiceHash melengkapi portofolio mereka, memungkinkan pengguna untuk merasakan manfaat penuh dari layanan NiceHash di mana saja dan kapan saja dengan fungsionalitas penuh. Dengan demikian, NiceHash tidak hanya menjadi solusi komprehensif untuk kebutuhan mining kripto, tetapi juga menghadirkan kemudahan akses dan penggunaan melalui berbagai produknya.

 

Apa yang Dimaksud dengan Mining Bitcoin dan Apa Saja Coin yang Bisa Di-Mining?

Pada dasarnya, mining Bitcoin adalah proses ketika para penambang (miners) menggunakan daya komputasi untuk memecahkan kompleksnya algoritma matematika yang diperlukan untuk memvalidasi transaksi dalam jaringan Bitcoin. Setiap transaksi yang diverifikasi akan dijadikan blok, dan blok-blok ini akan dihubungkan satu sama lain membentuk rantai blok (blockchain)

 

Penambang Bitcoin yang berhasil menyelesaikan tugas ini akan diberi hadiah dengan Bitcoin baru sebagai insentif dan mereka pun memproses transaksi dalam blok tersebut. Beberapa koin kripto lainnya yang bisa ditambang dan bisa dibeli di INDODAX, di antaranya:

 

1. Ethereum (ETH)

Ethereum menggunakan algoritma konsensus Proof of Stake (PoS) untuk beralih ke Proof of Stake. Dengan PoW (Proof of Work), prosesnya mirip dengan Bitcoin.

 

2. Litecoin (LTC)

Litecoin mengadopsi algoritma konsensus Proof of Work (PoW), dan proses mining-nya serupa dengan Bitcoin.

 

3. Ripple (XRP)

Ripple tidak menggunakan mining tradisional seperti Bitcoin. Semua XRP sudah dibuat sejak penciptaannya dan mereka secara bertahap didistribusikan ke pasar. Karena itu, tidak ada mining XRP seperti pada koin PoW.

 

4. Dogecoin (DOGE)

Dogecoin awalnya dikembangkan sebagai lelucon, namun kini telah menjadi salah satu koin yang populer yang menerapkan algoritma konsensus Proof of Work.

 

5. Cardano (ADA)

Cardano menggunakan pendekatan Proof of Stake (PoS) yang berbeda untuk mencapai konsensus. Mining koin ini disebut sebagai “staking”.

 

6. Polkadot (DOT)

Polkadot juga menggunakan staking sebagai mekanisme konsensus sehingga mining DOT melibatkan staking.

 

7. Bitcoin Cash (BCH)

Bitcoin Cash adalah hasil dari hard fork Bitcoin dan menggunakan algoritma konsensus Proof of Work.

 

Sejarah NiceHash dan Produk Apa Saja yang Ditawarkan

 

NiceHash: Platform Pertambangan Kripto yang Praktis

 

Mengutip Blockchain Media Indonesia, NiceHash merupakan sebuah marketplace mining kripto yang memfasilitasi pengguna untuk jual-beli kekuatan komputasi guna menambang berbagai jenis kripto. Didirikan pada tahun 2014 oleh dua mahasiswa dari Universitas Slovenia, yaitu Marko Kobal dan Matjaž Škorjanc, NiceHash berpusat di Kepulauan Virgin Inggris dengan kantor pusat di Maribor, Slovenia. 

 

Dengan keanggotaan melebihi 2,5 juta pengguna tersebar di 190 negara hingga November 2021, platform ini secara khusus menarik perhatian para gamer yang dilengkapi dengan kartu grafis (GPU) bertenaga tinggi, yang sangat cocok untuk kegiatan mining kripto.

 

NiceHash memainkan peran penting sebagai wadah bagi individu maupun perusahaan yang ingin terlibat dalam mining kripto tanpa harus menyusun dan merawat perangkat keras mining sendiri. Pada dasarnya, NiceHash menghubungkan pembeli yang membutuhkan kekuatan komputasi dengan penjual yang menyewakan kekuatan komputasinya untuk menambang kripto. Pengguna penjual perlu menginstal perangkat lunak NiceHash di rig atau komputer mereka, memungkinkan platform untuk secara otomatis menentukan kripto mana yang paling menguntungkan untuk ditambang berdasarkan kondisi pasar. 

 

Imbalan untuk kekuatan komputasi yang disediakan oleh penjual diberikan dalam bentuk Bitcoin. Dari sisi pembeli, pengguna dapat memilih jumlah kekuatan komputasi dan algoritma mining yang mereka perlukan, membayar menggunakan Bitcoin, dan menerima imbalan mining dalam dompet kripto yang mereka tentukan.

 

NiceHash juga dikenal karena antarmuka pengguna yang user-friendly, dukungan berbagai algoritma mining seperti SHA-256 (digunakan oleh Bitcoin) dan Ethash (digunakan oleh Ethereum), serta kemampuannya untuk mengonversi hasil mining menjadi Bitcoin. Perlu diingat, meskipun NiceHash menawarkan keuntungan yang signifikan, pengguna juga perlu memperhatikan risiko, mengingat platform ini pernah mengalami insiden keamanan. Oleh karena itu, tindakan keamanan yang tepat harus dilakukan untuk melindungi aset kripto pengguna.

 

Bagaimana NiceHash Berfungsi?

Seperti sempat dibahas sebelumnya, NiceHash adalah sebuah platform yang menyediakan layanan cloud mining. Konsep dasar dari NiceHash, salah satunya, adalah sebagai mining marketplace. Terkait dengan hal tersebut, NiceHash berperan sebagai mining marketplace, di mana para miner dan pembeli daya komputasi dapat berinteraksi. Penambang menawarkan daya komputasi mereka untuk menjalankan algoritma pertambangan tertentu, dan pembeli membayar dengan menggunakan Bitcoin.

 

Selain itu, NiceHash juga mendukung berbagai macam algoritma mining, termasuk SHA-256 (yang digunakan oleh Bitcoin), Ethash (Ethereum), Scrypt (Litecoin), dan banyak lainnya. Para penambang pun bisa memilih algoritma mana yang ingin mereka tambang berdasarkan perangkat keras yang mereka punya. Lebih jauh, para penambang bisa menawarkan daya komputasi mereka dalam bentuk hashing power, yang diukur dalam satuan seperti terahashes per detik (TH/s) untuk algoritma SHA-256. Pembeli memberikan imbalan kepada penambang dengan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran untuk menggunakan kekuatan hash mereka.

 

NiceHash sendiri dapat menjadi pilihan praktis karena banyak faktor, di antaranya adalah fleksibilitas. Dalam hal ini, NiceHash memungkinkan penambang untuk memilih algoritma mana yang ingin mereka tambang. Selain itu, para penambang pun tidak perlu membeli perangkat keras khusus atau merakit rig pertambangan mereka sendiri karena mereka bisa menyewa daya komputasi dari penambang lain yang sudah memiliki perangkat keras yang memadai.

 

Keuntungan NiceHash

NiceHash memberikan sejumlah manfaat bagi pengguna, baik yang masih pemula maupun yang sudah berpengalaman. Salah satunya adalah para penambang dapat memilih algoritma pertambangan yang sesuai dengan perangkat keras mereka atau yang memiliki tingkat keuntungan tertinggi. NiceHash mendukung berbagai algoritma, termasuk SHA-256, Ethash, Scrypt, dan banyak lagi.

 

Di samping itu, NiceHash pun memungkinkan pengguna untuk memulai pertambangan tanpa harus memiliki perangkat keras khusus atau merakit rig mining mereka sendiri. Hal ini mempermudah akses bagi pemula yang mungkin tidak memiliki pengetahuan teknis mendalam tentang peralatan mining. Selanjutnya, penambang dibayar dalam Bitcoin sehingga memudahkan proses pembayaran. Di sini, para penambang pun bisa mengatur dan menghentikan pertambangan mereka kapan saja sesuai kebutuhan sehingga memberikan fleksibilitas waktu yang lebih besar untuk pengguna.

 

Pada dasarnya, NiceHash cocok untuk pemula karena memberikan akses yang mudah tanpa memerlukan pengetahuan teknis yang dalam. Di lain sisi, pengguna berpengalaman bisa memanfaatkan fleksibilitas NiceHash dalam memilih algoritma dan mengelola portofolio pertambangan mereka dengan lebih efektif.

 

Jenis Perangkat Keras yang Dapat Digunakan

Terkait jenis perangkat keras yang dapat digunakan, perlu diketahui bahwa ada beberapa perangkat keras yang kompatibel dengan NiceHash. Berikut ini daftarnya, antara lain:

 

1. Kartu Grafis (GPU)

Sebagian besar kegiatan mining kripto dilakukan melalui pemanfaatan kartu grafis. Kartu grafis yang umum digunakan, seperti NVIDIA GeForce dan AMD Radeon, umumnya dapat digunakan dengan NiceHash.

 

2. Prosesor (CPU)

Meskipun sebagian besar mining kripto lebih efisien dengan kartu grafis, beberapa algoritma membutuhkan daya pemrosesan CPU. NiceHash juga mendukung mining menggunakan CPU.

 

3. ASIC (Application Specific Integrated Circuit)

ASIC (Application-Specific Integrated Circuit) adalah perangkat keras khusus yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas tertentu, termasuk mining kripto. NiceHash juga menyediakan dukungan untuk beberapa jenis ASIC, meskipun tidak sebanyak dukungan untuk GPU.

 

4. Mining Rig

Mining rig adalah sistem komputer yang dirancang khusus untuk kegiatan mining kripto. Umumnya, rig ini terdiri dari beberapa kartu grafis atau ASIC yang bekerja bersama-sama.

 

5. Laptop

Beberapa pengguna mungkin tertarik untuk mencoba mining kripto menggunakan laptop mereka, namun disarankan untuk berhati-hati karena laptop umumnya tidak sekuat rig mining atau komputer khusus untuk kegiatan pertambangan.

 

Panduan Cara Miner Menggunakan NiceHash

 

NiceHash: Platform Pertambangan Kripto yang Praktis

 

Pentingnya mengetahui panduan cara miner menggunakan NiceHash tidak hanya terletak pada kemampuan untuk mengakses dunia mining kripto, tetapi juga pada kesempatan untuk melibatkan diri dalam aktivitas yang dapat memberikan keuntungan finansial. 

 

Dengan memahami panduan ini, pengguna dapat merasakan manfaat penuh dari potensi mining kripto dengan NiceHash, mulai dari keuntungan finansial hingga pemahaman yang lebih mendalam tentang ekosistem aset kripto. Mengutip voi.id, berikut ini panduan cara miner menggunakan NiceHash yang perlu diketahui, yaitu:

 

1. Daftar Akun

Langkah awal dalam memulai kegiatan mining kripto menggunakan NiceHash adalah mendaftar akun melalui tautan yang disediakan. Pastikan untuk mengisi informasi pendaftaran dengan akurat.

 

2. Unduh Software Mining

Setelah berhasil mendaftar, langkah selanjutnya adalah mengunduh perangkat lunak mining NiceHash, yang akan menjadi perangkat utama untuk menjalankan proses mining.

 

3. Jalankan Software NiceHash

Setelah perangkat lunak diunduh dari laman resmi, jalankan aplikasi NiceHash pada perangkat PC kamu. Pastikan untuk memasukkan alamat NiceHash dengan benar.

 

4. Mulai Mining Kripto

Setelah semua pengaturan selesai, tekan tombol khusus dalam aplikasi NiceHash untuk memulai proses mining. Dengan demikian, kamu akan memulai menerima Bitcoin sebagai imbalan atas kegiatan mining tersebut.

 

5. Gunakan Wallet Kripto yang Aman untuk Penyimpanan

Penting untuk menggunakan dompet kripto yang aman untuk menyimpan hasil kripto yang kamu peroleh. Sebagai rekomendasi, kamu dapat mempertimbangkan menggunakan aplikasi dompet kripto seperti MetaMask atau Trust Wallet di smartphone kamu, karena ini dapat memberikan tingkat keamanan yang lebih baik daripada menyimpannya di dompet NiceHash.

 

6. Tingkatkan Keamanan

Ketika jumlah Bitcoin yang kamu kumpulkan signifikan, pertimbangkan untuk meningkatkan tingkat keamanan dengan berinvestasi dalam dompet fisik. Dompet fisik merupakan perangkat kecil offline yang menyimpan informasi penting untuk mengakses aset kripto kamu, memberikan lapisan keamanan tambahan.

 

7. Optimalkan PC dengan MSI Afterburner

Untuk mengoptimalkan penggunaan GPU tanpa menghabiskan terlalu banyak daya listrik, kamu dapat menggunakan alat seperti MSI Afterburner. Alat ini memungkinkan kamu untuk mengatur daya, kecepatan, dan parameter lainnya sesuai kebutuhan kamu untuk hasil maksimal dari perangkat keras.

 

Keamanan dan Pertimbangan

Mengutip situs resmi perusahaan nicehash.com, NiceHash melindungi keamanan penggunanya dengan berbagai cara, antara lain:

 

  • Otentikasi 2-Faktor: Dalam hal ini, hanya kamu yang dapat mengakses akun milikmu. Pastikan kamu mengaktifkan fitur ini dalam pengaturan.
  • Konfirmasi melalui Email:  Setiap aktivitas yang tidak biasa segera dicatat dan diidentifikasi dalam akun kamu serta konfirmasi diperlukan untuk penarikan dana.
  • Koneksi Terenkripsi SSL/TLS: Koneksi kamu ke situs web dan layanan NiceHash selalu dienkripsi.
  • Dukungan Pelanggan Manusia Multibahasa 24/7: Dengan jalur prioritas untuk masalah terkait akun.
  • Perangkat Lunak yang Diteken/Terdaftar: Kode sumber QuickMiner sepenuhnya bersifat open source dan ditandatangani dengan salah satu sertifikat EV terkuat untuk menjamin keamanannya. NiceHash adalah perusahaan perangkat lunak pertambangan pertama yang menyediakan keamanan ekstra ini.
  • Pihak Ketiga yang Diverifikasi: NiceHash Miner hanya memperbarui atau menambahkan perangkat lunak pihak ketiga yang ditandatangani digital untuk memastikan pengguna akhir tidak berisiko terhadap aktivitas jahat oleh penulis yang tidak dikenal. NHM juga memverifikasi checksum pada saat mengunduh.
  • Pemantauan Langsung: Pemantauan terus-menerus terhadap aktivitas mencurigakan sepanjang waktu.

 

Sementara itu, untuk meningkatkan keamanan dalam menggunakan NiceHash, pengguna juga bisa menerapkan beberapa tips berikut ini, yaitu:

 

1. Hindari Penggunaan Komputer Umum

Untuk aktivitas pertambangan, sebaiknya hindari menggunakan komputer umum atau warnet. Komputer umum dapat memiliki risiko keamanan yang tinggi, meningkatkan kemungkinan pencurian informasi atau aset kripto milikmu.

 

2. Pentingnya Melakukan Backup

Selalu lakukan backup secara teratur untuk data dan konfigurasi penting yang terkait dengan pertambangan. Hal ini dapat membantu kamu untuk mengembalikan informasi jika mengalami kehilangan atau kerusakan perangkat keras.

 

3. Periksa dan Evaluasi Kontrak Sewa

Jika kamu menyewa daya komputasi atau mempertimbangkan untuk menyewakan daya milikmu maka teliti kontrak sewa dengan cermat. Pastikan untuk memahami syarat, biaya, dan kebijakan pembayaran.

 

4. Pantau Kinerja Perangkat Keras

Rutin pantau kinerja perangkat keras kamu. Jika ada tanda-tanda kerusakan atau kinerja yang buruk maka segera ambil tindakan perbaikan atau ganti perangkat keras yang bermasalah.

 

5. Hindari Situs dan Aplikasi tidak Resmi

Jangan unduh atau akses situs web dan aplikasi NiceHash dari sumber yang tidak resmi. Gunakan situs web resmi NiceHash untuk menghindari risiko malware atau program jahat lainnya.

 

6. Berhati-hati terhadap Phishing

Waspada terhadap upaya phishing yang berusaha mengecoh kamu dengan tautan atau informasi palsu. Selalu periksa URL dengan cermat sebelum memasukkan informasi login atau keuangan.

 

7. Ikuti Panduan Keamanan NiceHash

NiceHash kadang-kadang menyediakan panduan keamanan khusus untuk pengguna. Pastikan untuk membaca dan mengikuti panduan tersebut untuk meningkatkan keamanan akun dan aktivitas pertambangan yang kamu lakukan.

 

Perbedaan NiceHash dan Pool Mining

Dalam dunia pertambangan kripto, para penambang sering dihadapkan pada pilihan antara pool mining dan NiceHash mining. Kedua metode ini menawarkan pendekatan yang berbeda dengan keuntungan dan tantangan masing-masing.

 

Pool mining adalah pilihan yang sangat disarankan, terutama bagi penambang kecil dengan peluang terbatas untuk menambang block secara mandiri. Para penambang ini bergabung dalam kolam penambangan (mining pool), menggabungkan hashrate alat tambang mereka untuk bersaing sebagai satu entitas. Melalui kolaborasi ini, mereka meningkatkan peluang untuk berhasil menambang block dan mendapatkan imbalan kripto.

 

Dalam pool mining, imbalan diberikan berdasarkan persentase hashrate yang disumbangkan oleh setiap penambang. Frekuensi pembagian imbalan tergantung pada faktor keberuntungan dan skala pool. Namun, penting untuk dicatat bahwa penambang perlu mencapai batas penarikan minimum sebelum dapat mengakses reward, yang dapat memakan waktu beberapa hari atau berminggu-minggu.

 

Di lain sisi, NiceHash menawarkan pendekatan alternatif sebagai perantara antara penambang dan pembeli hashing power. Beroperasi sebagai pasar hashpower langsung, NiceHash memungkinkan pembeli untuk membeli hashrate dan menggunakannya untuk menambang. Penambang menerima imbalan berdasarkan harga yang ditetapkan oleh pembeli untuk kekuatan hashing yang mereka sediakan.

 

NiceHash menerapkan sistem imbalan Pay Per Share (PPS), memastikan penambang menerima kompensasi untuk setiap bagian yang mereka kontribusikan. Dalam hal pembayaran, NiceHash juga diklaim lebih cepat daripada pool mining, dengan penambang menerima penghasilan setiap 4 jam jika telah mengumpulkan saldo minimum sebesar 0,00001000 BTC.

 

Memilih antara pool mining dan NiceHash mining pada dasarnya bergantung pada situasi dan preferensi individu. Pool mining cocok untuk penambang yang lebih besar yang dapat bersabar dengan waktu penarikan yang lebih lama dan biaya transaksi yang lebih tinggi. Sebaliknya, NiceHash menawarkan kenyamanan bagi penambang yang lebih kecil, dengan pembayaran lebih cepat dan otomatisasi mining.

 

Dari kedua perbandingan ini, penting untuk mempertimbangkan faktor seperti setup penambangan, frekuensi pembayaran yang diinginkan, dan toleransi terhadap volatilitas pasar. Baik pool mining maupun NiceHash, mining memberikan peluang untuk mendapatkan kripto, sehingga pilihan tergantung pada tujuan dan kemampuan peralatan penambang masing-masing. Singkatnya, berbagai pertimbangan ini menjadi kunci dalam memilih metode mining yang paling sesuai.

 

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, NiceHash adalah platform pertambangan kripto yang andal dengan sejumlah manfaat dan fitur utama. Dalam penggunaannya, NiceHash menawarkan keamanan melalui fitur otentikasi dua faktor, konfirmasi melalui email, dan koneksi terenkripsi SSL/TLS. Dukungan pelanggan multibahasa 24/7 juga memberikan kepercayaan tambahan kepada pengguna, khususnya dengan prioritas penanganan masalah terkait akun.

 

Di samping itu, penting untuk selalu melakukan backup secara teratur dan tidak hanya untuk data, tetapi juga untuk konfigurasi penting yang terkait dengan aktivitas mining. Hal itu menjadi langkah penting dalam memastikan pemulihan informasi jika terjadi kehilangan atau kerusakan pada perangkat keras.

 

Selain itu, juga penting bagi pengguna NiceHash untuk selalu teliti dalam mengevaluasi kontrak sewa, memahami persyaratan, biaya, dan kebijakan pembayaran sebelum menyewa daya komputasi atau menyewakan daya mereka sendiri. 

 

Lebih jauh, penting juga untuk dicatat bahwa artikel ini hanya menyediakan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk terlibat dalam aktivitas mining kripto. Pasalnya, aktivitas ini memiliki risiko dan setiap keputusan untuk terlibat dalam pertambangan kripto harus diambil setelah pertimbangan matang terhadap potensi risiko tersebut. 

 

Nah, sekarang kamu sudah memahami tentang apa itu NiceHash, apa yang dimaksud dengan mining Bitcoin dan apa saja coin yang bisa di-mining, sejarah NiceHash dan apa saja coin yang bisa di-mining, hingga perbedaan NiceHash dan pool mining

 

Selanjutnya, kamu juga dapat membaca artikel menarik lainnya, seperti cara mining crypto secara lengkap di artikel INDODAX Academy. Perlu kamu ketahui, untuk lebih memahami teknologi blockchain, kamu disarankan untuk menjelajahi artikel-artikel di INDODAX Academy. Materi yang disajikan di INDODAX Academy mencakup konsep dasar hingga aspek kompleks terkait dengan teknologi blockchain. 

 

Nantinya, dengan membaca berbagai artikel tersebut, kamu akan mendapatkan pemahaman mendalam mengenai teknologi ini, penerapannya dalam berbagai konteks, dan pembaruan terkini di dunia kripto. 

 

Ayo, terus tingkatkan pengetahuanmu tentang dunia blockchain dan aset kripto bersama INDODAX Academy!

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

INDODAX Market Signal 20 Mei 2024
20/05/2024
INDODAX Market Signal 20 Mei 2024

Livepeer (LPT) memimpin tren aset kripto bullish minggu ini yang diikuti

20/05/2024
Merlin Chain: Solusi Skalabilitas Bitcoin Layer 2 & Manfaatnya
20/05/2024
Merlin Chain: Solusi Skalabilitas Bitcoin Layer 2 & Manfaatnya

Seiring dengan perkembangan ruang Web3 dan peningkatan inovasi, solusi Layer

20/05/2024
Menghindari Jeratan Overtrading: Panduan Penting bagi Trader
17/05/2024
Menghindari Jeratan Overtrading: Panduan Penting bagi Trader

Salah satu fenomena yang harus diwaspadai oleh para investor dan

17/05/2024