Pasar crypto kompak melemah setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) dirilis lebih tinggi dari ekspektasi. Bitcoin (BTC) langsung terkoreksi usai laporan Consumer Price Index (CPI) menunjukkan inflasi tahunan AS naik menjadi 3,8% pada April 2026.

Sumber Gambar: Bureau of Labor Statistics
Data dari Bureau of Labor Statistics (BLS) memperlihatkan angka CPI naik di atas prediksi pasar yang sebelumnya memperkirakan inflasi berada di level 3,7%. Sementara itu, inflasi bulanan tercatat naik 0,6% secara month-on-month (MoM), sesuai ekspektasi analis.
Tekanan pasar semakin besar setelah inflasi inti atau Core CPI juga ikut naik. Core CPI tercatat berada di level 2,8% secara tahunan dan 0,4% secara bulanan, lebih tinggi dibanding perkiraan pasar untuk kenaikan bulanan sebesar 0,3%.
Bitcoin Turun Setelah Data Inflasi AS Dirilis
Tak lama setelah data CPI diumumkan, harga Bitcoin langsung melemah dari posisi di atas US$81.000 menuju area US$80.400 bahkan sempat menyentuh level US$79.000.

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Berdasarkan data TradingView, BTC sempat turun lebih dari 1% dalam waktu singkat. Tekanan jual juga terjadi pada altcoin besar lain karena investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.
Pasar menilai data inflasi yang lebih panas dari perkiraan dapat membuat Federal Reserve atau The Fed menahan suku bunga tinggi lebih lama.
Bagi pasar crypto, kondisi suku bunga tinggi biasanya dianggap negatif karena likuiditas menjadi lebih ketat dan minat investor terhadap aset spekulatif ikut menurun.
Baca berita lainnya: Bitcoin (BTC) Bisa Akhiri Bear Market Jika Tembus Level Ini, Kata Analis
Konflik Iran Disebut Jadi Pemicu Inflasi Memanas
Laporan tersebut juga menyoroti meningkatnya tekanan inflasi akibat konflik geopolitik antara AS dan Iran.
Ketegangan ini dinilai mendorong kenaikan harga energi, khususnya minyak. Ketika harga energi naik, biaya produksi dan distribusi barang ikut terdampak, sehingga inflasi menjadi lebih sulit dikendalikan.
Situasi tersebut membuat pasar semakin pesimis terhadap peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Peluang The Fed Pangkas Suku Bunga Makin Kecil
Sumber Gambar: Polymarket
Data dari Polymarket menunjukkan peluang The Fed tidak memangkas suku bunga sama sekali tahun ini naik hingga sekitar 62%.
Sebaliknya, peluang pemangkasan suku bunga minimal satu kali justru turun ke sekitar 19%.
Artinya, pelaku pasar mulai percaya bahwa bank sentral AS masih akan mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk menekan inflasi.
Sentimen ini menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga Bitcoin dan pasar crypto secara keseluruhan.
Baca berita berikutnya: 5 Sinyal yang Perlu Dipantau Investor Bitcoin (BTC) Minggu Ini
Pasar Kini Menunggu Data PPI AS
Setelah rilis CPI, perhatian investor kini tertuju pada data Producer Price Index (PPI) AS yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat.
PPI merupakan indikator inflasi dari sisi produsen dan sering menjadi petunjuk tambahan bagi arah kebijakan The Fed.
Jika data PPI kembali menunjukkan kenaikan inflasi, volatilitas di pasar crypto diperkirakan masih akan berlanjut.
Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, bahkan menyebut data inflasi terbaru ini lebih buruk dari perkiraan dan mengakui bahwa AS masih menghadapi masalah inflasi yang serius.
Kesimpulan
Pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan bahwa pasar crypto semakin sensitif terhadap data ekonomi makro AS.
Dalam beberapa bulan terakhir, data seperti CPI, PPI, hingga laporan tenaga kerja AS menjadi pemicu utama volatilitas harga crypto.
Selama inflasi belum menunjukkan penurunan signifikan, pasar diperkirakan masih akan dibayangi ketidakpastian terkait arah suku bunga The Fed.
FAQ
- Apa itu CPI AS dan kenapa memengaruhi harga Bitcoin?
CPI AS atau Consumer Price Index adalah data inflasi yang mengukur kenaikan harga barang dan jasa di Amerika Serikat. Jika inflasi naik lebih tinggi dari prediksi, pasar biasanya khawatir The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi. Kondisi itu sering membuat harga Bitcoin dan crypto melemah. - Kenapa suku bunga The Fed penting untuk pasar crypto?
Suku bunga memengaruhi likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko. Saat suku bunga tinggi, investor cenderung memilih aset yang lebih aman dibanding crypto. Karena itu, kebijakan The Fed sering berdampak langsung pada harga Bitcoin. - Apa arti Core CPI dalam data inflasi AS?
Core CPI adalah inflasi inti yang tidak memasukkan harga makanan dan energi karena dianggap lebih volatil. Data ini sering dipakai The Fed untuk melihat kondisi inflasi yang lebih stabil dan menentukan arah kebijakan suku bunga. - Mengapa konflik Iran bisa berdampak ke harga crypto?
Konflik geopolitik dapat memicu kenaikan harga minyak dan energi. Ketika harga energi naik, inflasi ikut terdorong lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat pasar khawatir suku bunga akan tetap tinggi, sehingga aset seperti Bitcoin ikut tertekan. - Apa itu PPI dan kenapa diperhatikan investor crypto?
PPI atau Producer Price Index adalah data inflasi dari sisi produsen. Jika biaya produksi naik, harga barang ke konsumen biasanya ikut meningkat. Investor crypto memantau data ini karena bisa memengaruhi keputusan suku bunga The Fed. - Apakah Bitcoin selalu turun saat data inflasi AS naik?
Tidak selalu, tetapi dalam banyak kasus Bitcoin cenderung melemah ketika inflasi AS lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Hal itu terjadi karena investor takut kebijakan moneter menjadi lebih ketat. - Kenapa pasar crypto disebut aset berisiko?
Crypto dianggap aset berisiko karena harganya sangat volatil dan sensitif terhadap sentimen pasar global. Saat kondisi ekonomi tidak pasti, investor biasanya mengurangi investasi di aset seperti Bitcoin dan altcoin.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinGape – Bitcoin Falls as U.S. CPI Inflation Rises to Three-Year High of 3.8%, diakses pada 13 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Consumer Price Index






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


