Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat setelah muncul optimisme terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran pada Juni 2026.
Sentimen tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran masih berlangsung dan peluang tercapainya kesepakatan tetap terbuka. Pernyataan itu langsung mendapat respons positif dari pasar.
Bitcoin sempat naik sekitar 5% dan kembali diperdagangkan di area US$63.700, menunjukkan bahwa investor masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global.

Sumber Gambar: X.com
Komentar Trump Picu Kenaikan Bitcoin
Optimisme pasar muncul setelah Trump menegaskan bahwa proses diplomasi dengan Iran masih berjalan meskipun ketegangan di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya mereda.
Trump juga menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan sulit menolak kesepakatan yang didukung Washington. Selain itu, ia menilai serangan rudal terbaru Iran tidak akan menghentikan proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Sumber Gambar: X.com
Pernyataan tersebut langsung memicu pergerakan di berbagai pasar keuangan. Selain Bitcoin, harga minyak juga bergerak naik karena pelaku pasar mulai menghitung kemungkinan dampak ekonomi jika konflik berhasil diredam melalui jalur diplomasi.
Baca juga berita terkait: Bitcoin Bisa Anjlok ke US$50.000 dalam 30 Hari Jika Skenario Ini Terjadi
Konflik AS-Iran Sempat Menekan Harga Bitcoin
Sentimen positif ini muncul setelah beberapa bulan penuh tekanan bagi pasar kripto.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari 2026 ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer yang disebut Operation Epic Fury terhadap sejumlah fasilitas militer dan nuklir Iran.
Konflik tersebut memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global, terutama karena Selat Hormuz menjadi salah satu jalur perdagangan minyak terpenting di dunia.
Sekitar 20% pasokan minyak global melewati jalur tersebut setiap tahunnya. Risiko gangguan distribusi energi membuat investor cenderung menghindari aset berisiko, termasuk kripto.
Di tengah meningkatnya ketidakpastian, Bitcoin yang sebelumnya berada di atas US$90.000 mengalami tekanan besar dan sempat turun mendekati US$60.000 dalam beberapa pekan berikutnya.
Meskipun beberapa kali mencoba pulih, Bitcoin belum berhasil kembali ke level sebelum konflik pecah.
Seberapa Tinggi Bitcoin Bisa Naik Jika Damai Tercapai?
Melansie CaptainAltcoin, dalam simulasi yang dilakukan menggunakan ChatGPT, terdapat beberapa skenario yang menggambarkan kemungkinan pergerakan harga Bitcoin apabila AS dan Iran benar-benar mencapai kesepakatan damai pada Juni 2026.

Sumber Gambar: ChatGPT via CaptainAltcoin
Skenario Dasar: Bitcoin ke US$72.000–US$78.000
Pada skenario paling realistis, Bitcoin diperkirakan dapat naik ke kisaran US$72.000 hingga US$78.000.
Jika dibandingkan dengan harga saat ini yang berada di sekitar US$63.000, kenaikan tersebut setara dengan sekitar 14% hingga 24%.
Skenario ini didasarkan pada asumsi bahwa meredanya risiko geopolitik akan meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong arus modal kembali ke aset berisiko.
Skenario Bullish: Bitcoin Mendekati US$95.000
Apabila kesepakatan damai berhasil dicapai dan didukung faktor lain seperti arus masuk ETF Bitcoin yang kuat serta meningkatnya minat investor institusi, harga Bitcoin berpotensi bergerak lebih tinggi.
Dalam skenario optimistis, Bitcoin diproyeksikan berada di kisaran US$85.000 hingga US$95.000.
Level tersebut akan membawa Bitcoin mendekati area harga yang pernah dicapai sebelum konflik mulai memicu aksi jual di pasar.
Skenario Bearish: Bitcoin Tetap Tertekan
Tidak semua proyeksi menunjukkan kenaikan. Dalam skenario negatif, Bitcoin justru diperkirakan bergerak di rentang US$50.000 hingga US$60.000.
Hal ini bisa terjadi apabila kondisi ekonomi global masih rapuh, suku bunga tetap tinggi, atau investor belum kembali memiliki minat besar terhadap aset berisiko meskipun konflik berhasil diredakan.
Baca selanjutnya: Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang
Perdamaian Saja Belum Cukup
Meski potensi kesepakatan damai menjadi katalis positif bagi pasar, arah Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh perkembangan geopolitik.
Pelaku pasar juga terus memantau sejumlah faktor lain seperti kebijakan suku bunga Federal Reserve, arus dana ke ETF Bitcoin spot, kondisi likuiditas global, serta aktivitas investor institusi.
Kesimpulan
Prospek kesepakatan damai antara AS dan Iran pada Juni 2026 kembali menjadi sentimen positif bagi pasar kripto.
Bitcoin sudah menunjukkan respons awal dengan menguat setelah muncul optimisme terkait kelanjutan negosiasi kedua negara.
Jika perdamaian benar-benar tercapai, sejumlah proyeksi memperkirakan Bitcoin berpotensi melanjutkan kenaikannya.
Namun, arah pergerakan BTC tetap akan bergantung pada faktor lain seperti kondisi ekonomi global, kebijakan The Fed, dan minat investor terhadap aset berisiko.
Untuk saat ini, perkembangan negosiasi AS-Iran menjadi salah satu katalis yang paling diperhatikan pelaku pasar.
FAQ
- Mengapa konflik AS dan Iran memengaruhi harga Bitcoin?
Konflik geopolitik meningkatkan ketidakpastian pasar. Saat risiko global meningkat, banyak investor memilih mengurangi eksposur ke aset berisiko seperti saham dan kripto sehingga harga Bitcoin dapat tertekan. - Apakah Bitcoin selalu naik saat ketegangan geopolitik mereda?
Tidak selalu. Meredanya konflik memang dapat meningkatkan sentimen pasar, tetapi harga Bitcoin juga dipengaruhi faktor lain seperti suku bunga, kondisi ekonomi global, dan permintaan investor. - Berapa target harga Bitcoin jika AS dan Iran mencapai kesepakatan damai?
Dalam simulasi yang dikutip CaptainAltcoin, Bitcoin diperkirakan dapat bergerak ke kisaran US$72.000 hingga US$78.000 pada skenario dasar, dan hingga US$95.000 pada skenario bullish. - Apa hubungan harga minyak dengan Bitcoin?
Harga minyak sering menjadi indikator stabilitas ekonomi dan geopolitik. Ketika risiko pasokan energi meningkat, pasar keuangan global termasuk kripto biasanya ikut bereaksi. - Faktor apa yang paling memengaruhi harga Bitcoin saat ini?
Selain perkembangan geopolitik, investor juga memantau arus dana ETF Bitcoin, kebijakan Federal Reserve, inflasi, likuiditas pasar, dan aktivitas investor institusi. - Apakah kesepakatan damai AS-Iran bisa memicu bull run Bitcoin?
Kesepakatan damai dapat menjadi katalis positif yang meningkatkan sentimen pasar. Namun bull run yang berkelanjutan tetap membutuhkan dukungan dari faktor fundamental lain seperti peningkatan permintaan dan arus modal yang kuat ke pasar kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Timur Tengah Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


