Prediksi harga XRP kembali menjadi sorotan setelah seorang analis menyebut aset digital Ripple berpotensi mencapai US$100 dalam enam bulan. Target ini masih sangat spekulatif dan jauh dari harga saat ini.
Melansir CoinPedia, analis kripto, Bullrunners melalui kalan YouTube nya menjelaskan tiga katalis utama yang mendorong sentimen tersebut, yaitu perkembangan penggunaan XRP Ledger di pembayaran berbasis AI, ekspansi remitansi internasional, serta peningkatan adopsi institusional.
Disebutkan juga bahwa fokus utama bukan pada target harga, melainkan pada meningkatnya utilitas ekosistem Ripple di berbagai sektor.
Mastercard Libatkan XRP Ledger dalam Pembayaran Berbasis AI
Salah satu katalis utama yang menjadi perhatian adalah keterlibatan Ripple dalam Agent Pay, inisiatif pembayaran berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan Mastercard.

Sumber Gambar: X.com
Program ini memungkinkan agen AI melakukan transaksi secara otomatis, dengan penyelesaian melalui XRP Ledger dan dukungan RLUSD, stablecoin milik Ripple.
Selain itu, Ripple juga merilis XRP Ledger AI Starter Kit untuk pengembang. Toolkit ini memungkinkan developer membangun aplikasi berbasis AI yang dapat membuat wallet, mengelola aset digital, hingga memproses transaksi di XRPL.
Langkah ini menunjukkan dorongan Ripple dalam mengintegrasikan blockchain dengan teknologi AI yang sedang berkembang.
Namun, keterlibatan tersebut tidak berarti Mastercard menggunakan XRP sebagai alat pembayaran utama, karena fokusnya berada pada infrastruktur XRPL dan RLUSD.
Baca juga berita terkait: XRP Bisa Diuntungkan dari Ledakan AI? Ripple Sedang Bangun Fondasinya
Ripple dan Bitso Bidik Pasar Remitansi Raksasa
Katalis kedua datang dari kerja sama Ripple dengan Bitso di Amerika Latin.

Sumber Gambar: X.com
Keduanya meluncurkan stablecoin berbasis peso Meksiko di XRP Ledger untuk mendukung transaksi remitansi, khususnya di koridor Amerika Serikat–Meksiko yang merupakan salah satu jalur pengiriman uang terbesar di dunia.
Pasar remitansi sendiri menjadi fokus utama Ripple dalam pengembangan solusi blockchain untuk mempercepat transfer lintas negara dengan biaya lebih rendah dibanding sistem tradisional.
Penggunaan XRPL di sektor ini dinilai dapat memperluas utilitas jaringan Ripple dalam aktivitas pembayaran bernilai besar. Langkah ini juga memperkuat posisi Ripple di luar aktivitas perdagangan aset kripto.
Institusi Keuangan Mulai Melirik Infrastruktur Ripple
Katalis ketiga berasal dari meningkatnya keterlibatan institusi keuangan besar dalam ekosistem Ripple. Sejumlah transaksi yang melibatkan JPMorgan, Mastercard, Ondo Finance, dan infrastruktur terkait XRP Ledger disebut dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima detik.

Sumber Gambar: X.com
Selain itu, anggota dewan Ripple, Rosa Rios, menegaskan bahwa XRP sejak awal dirancang untuk mendukung penyelesaian pembayaran lintas negara bagi institusi keuangan.
Selama ini, XRP kerap disebut sebagai “bankers’ coin” karena fokusnya pada sektor perbankan.
Namun, karakteristik tersebut dinilai justru menjadi keunggulan seiring meningkatnya minat institusi terhadap teknologi blockchain untuk kebutuhan settlement dan transfer aset.
Peningkatan keterlibatan institusi ini menjadi salah satu faktor yang terus dipantau karena berpotensi memperluas penggunaan teknologi Ripple dalam sistem keuangan global.
Baca berita lainnya: Grayscale Rilis 5 Altcoin DeFi Berfundamental Kuat, HYPE hingga AAVE Masuk List
Apakah XRP Benar-Benar Bisa Mencapai US$100?
Meski ketiga perkembangan tersebut dinilai positif, target XRP mencapai US$100 dalam enam bulan masih sangat spekulatif.
Saat ini XRP masih diperdagangkan jauh di bawah level tersebut dan membutuhkan kenaikan ribuan persen untuk mencapainya.
Karena itu, proyeksi tersebut lebih tepat dilihat sebagai pandangan optimistis, bukan konsensus pasar. Meski begitu, perkembangan di sektor AI, stablecoin, remitansi, dan adopsi institusional menunjukkan Ripple terus memperluas penggunaan XRP Ledger di berbagai sektor keuangan digital.
Kesimpulan
Prediksi XRP mencapai US$100 dalam enam bulan masih bersifat spekulatif dan belum didukung oleh konsensus pasar yang luas.
Namun, sejumlah perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Ripple terus memperluas penggunaan XRP Ledger di berbagai sektor.
Keterlibatan dalam pembayaran berbasis AI, ekspansi ke pasar remitansi melalui Bitso, serta meningkatnya perhatian institusi keuangan terhadap infrastruktur XRPL menjadi faktor yang memperkuat narasi adopsi Ripple.
Meski belum menjamin kenaikan harga hingga level tertentu, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa utilitas dan jangkauan ekosistem Ripple terus bertumbuh di tengah persaingan industri aset digital.
FAQ
- Mengapa ada prediksi XRP bisa mencapai US$100?
Prediksi tersebut muncul dari seorang analis yang menilai adopsi teknologi Ripple semakin berkembang melalui sektor AI, stablecoin, remitansi internasional, dan institusi keuangan. Namun, target tersebut masih bersifat spekulatif. - Apakah Mastercard menggunakan XRP untuk pembayaran?
Tidak secara langsung. Informasi yang beredar menunjukkan Mastercard memanfaatkan infrastruktur XRP Ledger dan RLUSD dalam ekosistem Agent Pay, bukan menggunakan XRP sebagai alat pembayaran utama. - Apa hubungan Ripple dengan Bitso?
Ripple dan Bitso bekerja sama dalam pengembangan solusi pembayaran lintas negara. Terbaru, keduanya meluncurkan stablecoin peso Meksiko di jaringan XRP Ledger untuk mendukung pasar remitansi. - Apa itu XRP Ledger (XRPL)?
XRP Ledger adalah blockchain yang dikembangkan untuk mendukung transaksi cepat dan biaya rendah. Jaringan ini digunakan untuk pembayaran, tokenisasi aset, stablecoin, dan berbagai aplikasi keuangan digital. - Apakah adopsi institusi dapat memengaruhi harga XRP?
Adopsi institusi dapat meningkatkan penggunaan jaringan dan menarik perhatian investor. Namun, harga XRP tetap dipengaruhi banyak faktor lain seperti kondisi pasar, regulasi, likuiditas, dan sentimen investor. - Apa perbedaan XRP dan RLUSD?
XRP adalah aset kripto asli yang digunakan dalam ekosistem XRP Ledger. Sementara RLUSD merupakan stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar AS dan diterbitkan oleh Ripple untuk mendukung aktivitas pembayaran dan settlement.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


