Perusahaan Pemegang Solana Terbesar Rugi Rp17 Triliun, Apa yang Terjadi?
icon search
icon search

Top Performers

Perusahaan Pemegang Solana Terbesar Rugi Rp17 Triliun, Apa yang Terjadi?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Perusahaan Pemegang Solana Terbesar Rugi Rp17 Triliun, Apa yang Terjadi?

Perusahaan Pemegang Solana Terbesar Rugi Rp17 Triliun, Apa yang Terjadi?

Daftar Isi

Forward Industries, perusahaan treasury Solana terbesar di pasar publik, sedang menghadapi kerugian besar setelah harga SOL anjlok tajam dari area pembelian rata-ratanya.

Perusahaan tersebut diketahui memegang sekitar 6,98 juta SOL dengan harga beli rata-rata sekitar $232 per token. Namun pada pertengahan Mei 2026, harga Solana hanya berada di kisaran $91.

Dengan kondisi tersebut, nilai kepemilikan SOL milik Forward kini hanya sekitar $635 juta, jauh di bawah total biaya pembelian yang mencapai sekitar $1,62 miliar.

Artinya, perusahaan tersebut kini menanggung kerugian belum terealisasi atau paper loss sekitar $983 juta. Jika dikonversi menggunakan kurs Rp17.597 per dolar AS, nilainya setara sekitar Rp17,3 triliun.

 

Kenapa Kerugiannya Bisa Sebesar Itu?

netloss

Sumber: x.com/@WuBlockchain

 

Kerugian besar ini terjadi karena Forward membeli SOL saat sentimen pasar masih sangat bullish.

Perusahaan membangun cadangan Solana besar setelah mendapatkan pendanaan sekitar $1,65 miliar melalui skema private investment in public equity (PIPE).

Dana tersebut digunakan untuk mengakumulasi SOL dalam jumlah besar ketika harga masih berada jauh di atas level saat ini.

 

Screenshot 2026 05 15 at 15.27.41

Harga Solana anjlok dari ATH | Sumber: TradingView

 

Namun setelah pasar crypto melemah, harga Solana ikut turun lebih dari 50% dari rata-rata harga beli perusahaan.

Walau kerugian tersebut masih bersifat unrealized atau belum direalisasikan melalui penjualan aset, dampaknya sudah mulai terlihat pada laporan keuangan perusahaan.

Forward melaporkan rugi kuartal pertama 2026 sekitar $585,6 juta, dengan sekitar $560,2 juta berasal dari penurunan nilai aset digital.

 

Baca juga: Daftar 5 Token Unlock Besar Minggu Ini, Layer-2 Paling Tertekan

 

Bukan Hanya Forward yang Tertekan

Screenshot 2026 05 15 at 15.24.15

Sumber: Coin Gecko

 

Forward ternyata bukan satu-satunya perusahaan yang terdampak strategi treasury Solana.

Beberapa perusahaan publik lain yang juga menyimpan SOL dilaporkan ikut mengalami tekanan besar akibat turunnya harga Solana.

Sharps Technology misalnya disebut memiliki sekitar 2,07 juta SOL, sementara Upexi memegang lebih dari 2,17 juta SOL.

Jika digabungkan, total kerugian belum terealisasi perusahaan-perusahaan pemegang SOL ini disebut sudah melampaui $1,5 miliar.

 

Staking Belum Mampu Menutup Kerugian

Forward diketahui tetap melakukan staking hampir seluruh kepemilikan SOL mereka.

Staking memang menghasilkan yield tahunan sekitar 6,73%, tetapi angka tersebut masih terlalu kecil dibanding penurunan harga SOL dari $232 ke sekitar $91.

Karena itu, arah harga Solana ke depan menjadi faktor utama yang akan menentukan apakah tekanan terhadap perusahaan-perusahaan treasury SOL akan berkurang atau justru semakin besar.

 

Kesimpulan

Kasus Forward Industries menunjukkan bagaimana strategi treasury crypto bisa berubah menjadi tekanan besar ketika pasar berbalik arah.

Meski kerugiannya masih berupa paper loss, angka sekitar Rp17,3 triliun tetap menjadi sinyal besarnya risiko menyimpan aset crypto volatil dalam jumlah besar di neraca perusahaan. 

Jika harga SOL gagal pulih dalam waktu dekat, tekanan terhadap perusahaan treasury Solana kemungkinan masih akan berlanjut.

 

FAQ

1. Apa itu paper loss dalam crypto?
Paper loss adalah kerugian yang masih berada di atas kertas karena aset belum dijual.

2. Kenapa perusahaan menyimpan Solana sebagai treasury?
Beberapa perusahaan menggunakan crypto seperti SOL sebagai cadangan aset untuk strategi investasi jangka panjang.

3. Apa itu staking Solana?
Staking adalah proses mengunci SOL untuk membantu jaringan blockchain dan mendapatkan imbal hasil.

4. Kenapa harga SOL turun bisa memengaruhi laporan keuangan perusahaan?
Karena nilai aset crypto di neraca perusahaan ikut turun sehingga memunculkan impairment atau penurunan nilai aset.

5. Apakah kerugian ini berarti perusahaan bangkrut?
Belum tentu. Kerugian tersebut masih belum direalisasikan selama aset belum dijual.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Referensi
Coinpaper – How Is the World’s Largest Solana Treasury Firm Down $1B in SOL Crash?, diakses pada 15 Mei 2026

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Solana

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SIREN/IDR
siren
23.000
50.98%
EDEN/IDR
OpenEden
978
35.08%
PORTAL/IDR
Portal
345
34.77%
JTO/IDR
Jito
11.936
33.38%
VEX/IDR
Vexanium
57
32.56%
Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
1
-50%
LOOKS/IDR
LooksRare
3
-25%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
LIT/IDR
Lighter
25.060
-16.85%
CBG/IDR
Chainbing
5
-16.67%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Peter Schiff Sebut Bitcoin Bisa Crash ke $20.000, Reaksi Komunitas Panas!
07/06/2026
Peter Schiff Sebut Bitcoin Bisa Crash ke $20.000, Reaksi Komunitas Panas!

Peter Schiff kembali memicu perdebatan di kalangan pelaku pasar setelah

07/06/2026
Bitcoin (BTC) Terpuruk, Standard Chartered Nilai Bisa Jadi Peluang Akumulasi
07/06/2026
Bitcoin (BTC) Terpuruk, Standard Chartered Nilai Bisa Jadi Peluang Akumulasi

Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan di awal

07/06/2026
Masih Layak Dipantau? Ini 5 Katalis Besar yang Bisa Dorong Harga WLD
07/06/2026
Masih Layak Dipantau? Ini 5 Katalis Besar yang Bisa Dorong Harga WLD

Harga Worldcoin (WLD) masih jauh dari masa kejayaannya saat menyentuh

07/06/2026