Harga XRP kembali jadi sorotan menjelang voting penting regulasi kripto di Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (14/5) waktu setempat.
Investor kini memantau apakah pembahasan RUU kripto oleh Senate Banking Committee bisa menjadi katalis baru bagi pergerakan XRP dalam jangka pendek.
XRP saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda akumulasi. Arus dana ke produk investasi berbasis XRP juga melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir.
Adapun harga XRP saat ini berada di kisaran US$1,44 setelah mengalami koreksi tipis sekitar 0,22% dalam grafik 4 jam.
Sementara itu, Bitcoin (BTC) bergerak di bawah US$81.000 dan Ethereum (ETH) tertahan di bawah level US$2.300. Total kapitalisasi pasar kripto global juga turun sekitar 0,65% menjadi US$2,69 triliun.
Apa Isi Voting RUU Kripto AS Besok?
Komite Perbankan Senat AS dijadwalkan menggelar sesi pembahasan terkait proposal regulasi kripto yang dikenal sebagai Clarity Act.
RUU ini dinilai penting karena berpotensi memberikan kepastian hukum terhadap industri aset digital di Amerika Serikat. Salah satu poin utamanya adalah memperjelas status aset kripto, apakah masuk kategori sekuritas atau komoditas.
Selama ini, ketidakjelasan aturan menjadi salah satu faktor yang sering memicu konflik antara regulator dan perusahaan kripto.
RUU tersebut juga membahas hubungan antara sektor perbankan dan perusahaan aset digital, termasuk aturan terkait stablecoin. Salah satu usulan yang cukup menjadi perhatian adalah larangan pemberian imbal hasil terhadap saldo stablecoin berbasis dolar yang tidak digunakan.
Pasar menilai regulasi yang lebih jelas bisa menjadi sentimen positif bagi industri kripto secara keseluruhan, terutama untuk XRP yang selama bertahun-tahun terlibat konflik hukum dengan SEC.
Baca juga berita terkait: XRP, Bitcoin, dan Ethereum Bisa Jadi Aset Jaminan, Kata CEO Ripple
Kenapa XRP Jadi Fokus Investor?
XRP dianggap sebagai salah satu aset yang paling sensitif terhadap perkembangan regulasi di AS.
Ripple, perusahaan di balik XRP, sebelumnya terlibat gugatan panjang dengan SEC terkait dugaan penjualan sekuritas ilegal. Karena itu, setiap sinyal regulasi yang lebih ramah terhadap industri kripto sering kali langsung berdampak pada sentimen XRP.
Analis menilai voting regulasi kali ini bisa memengaruhi arah pasar dalam jangka pendek. Jika hasil pembahasan dianggap positif, XRP berpotensi mendapatkan momentum baru.
Di sisi lain, jika pasar kecewa terhadap hasil voting atau proses legislasi berjalan lambat, tekanan jual bisa kembali muncul.
Dana Investor Masuk Besar ke XRP ETF
Di tengah ketidakpastian pasar, produk investasi berbasis XRP justru mencatat lonjakan dana masuk yang cukup besar.

Sumber Gambar: SoSoValue
Data terbaru menunjukkan XRP ETF mencatat inflow sebesar US$25,8 juta pada 11 Mei, tertinggi sejak Januari 2025. Lonjakan tersebut didorong oleh produk investasi dari Bitwise, Franklin, dan Grayscale.
Dengan tambahan terbaru itu, total arus dana masuk XRP ETF selama Mei sudah mencapai sekitar US$60 juta.
Sementara itu, total akumulasi inflow XRP ETF kini menyentuh US$1,35 miliar. Sekitar US$184 juta di antaranya tercatat masuk sejak awal 2025.
Masuknya dana institusional biasanya dianggap sebagai sinyal bahwa investor besar mulai kembali melirik XRP di tengah ekspektasi regulasi yang lebih jelas.
Baca juga: David Schwartz Gabung XRP Ledger Foundation, Sinyal Besar untuk XRP?
Level Harga XRP yang Dipantau Trader

Sumber Gambar: TradingView via Coingape
Secara teknikal, XRP masih bergerak dalam fase konsolidasi. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di area 51, menandakan kondisi pasar relatif netral antara tekanan beli dan jual.
Sementara itu, Chaikin Money Flow (CMF) tercatat di level positif 0,13, yang menunjukkan adanya aliran modal masuk ke XRP.
Jika buyer kembali mendominasi pasar, XRP diperkirakan berpotensi menguji resistance di area US$1,47. Jika level tersebut berhasil ditembus, target berikutnya berada di kisaran US$1,50 hingga US$1,55.
Namun jika XRP turun di bawah support US$1,42, tekanan bearish bisa membawa harga kembali melemah ke area US$1,40 hingga US$1,35.
Untuk saat ini, pasar tampaknya masih memilih wait and see sambil menunggu hasil pembahasan RUU kripto AS yang akan digelar besok.
Kesimpulan
Voting regulasi kripto AS kali ini menjadi salah satu agenda yang paling diperhatikan pasar dalam beberapa pekan terakhir. Bagi XRP, momentum ini terasa lebih penting karena aset tersebut memiliki hubungan kuat dengan isu regulasi dan pengawasan SEC.
Lonjakan inflow ke XRP ETF menunjukkan bahwa sebagian investor mulai bersiap menghadapi potensi pergerakan besar.
Namun di tengah kondisi pasar yang masih rapuh, hasil voting dan arah kebijakan AS tetap menjadi faktor utama yang akan menentukan apakah XRP mampu reli atau justru kembali tertekan.
FAQ
- Apa itu RUU kripto AS yang dibahas pada 14 Mei?
RUU tersebut merupakan proposal regulasi aset digital di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kepastian hukum terkait status kripto, stablecoin, dan pengawasan regulator. - Kenapa voting regulasi AS bisa memengaruhi harga XRP?
XRP sangat sensitif terhadap regulasi karena Ripple pernah terlibat gugatan hukum dengan SEC. Jika aturan baru dianggap lebih jelas dan positif, sentimen terhadap XRP bisa ikut membaik. - Apa arti inflow besar pada XRP ETF?
Inflows menunjukkan adanya dana investor yang masuk ke produk investasi berbasis XRP. Semakin besar inflow, biasanya semakin tinggi minat investor institusional terhadap aset tersebut. - Berapa level penting harga XRP saat ini?
Trader saat ini memantau resistance di area US$1,47 dan support di sekitar US$1,42. Breakout atau breakdown dari level tersebut bisa menentukan arah pergerakan berikutnya. - Apakah XRP masih berpotensi naik di 2025?
Sebagian analis menilai XRP masih memiliki peluang naik jika regulasi kripto di AS semakin jelas dan adopsi institusional terus meningkat. Namun pergerakannya tetap dipengaruhi kondisi pasar global dan sentimen makroekonomi. - Apa dampak regulasi kripto AS terhadap pasar crypto secara umum?
Regulasi yang lebih jelas biasanya dianggap positif karena dapat meningkatkan kepercayaan investor, memperluas adopsi institusi, dan mengurangi ketidakpastian hukum di industri aset digital.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinGape – Is XRP Price a ‘Buy’ Ahead of May 14 U.S. Crypto Bill Vote?, diakses pada 13 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Regulasi Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


