Kevin Warsh baru saja menjabat sebagai Ketua Federal Reserve pada 22 Mei 2026 lalu.
Namun, pasar kripto sudah mulai mencermati langkah pertamanya setelah peluang kenaikan suku bunga AS melonjak menjadi 68%.
Pemicu utamanya datang dari data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan. Pada laporan terbaru, ekonomi AS menambah 172.000 lapangan kerja, jauh di atas estimasi pasar yang hanya 85.000.
Data tersebut membuat investor kembali memperkirakan kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan menaikkannya kembali.
Data Ekonomi Kuat Bikin Pasar Waspada

Sumber: x.com/@NickTimiraos
Warsh sebelumnya menyampaikan keinginannya untuk memperkuat disiplin terhadap inflasi.
Di saat yang sama, Presiden Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, mengingatkan bahwa bank sentral mungkin perlu bertindak lebih cepat jika inflasi tidak kembali menuju target 2%.
Kombinasi kedua faktor tersebut membuat pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.
Perhatian investor kini tertuju pada rapat FOMC 17 – 18 Juni 2026, yang menjadi ujian besar pertama bagi Warsh sejak menjabat.
Baca juga: Michael Saylor Unggah “32?”, Diduga Siapkan Pembelian Bitcoin Lebih Besar
Kenapa Bitcoin Ikut Tertekan?
Suku bunga memiliki pengaruh besar terhadap aset berisiko seperti kripto.
Saat suku bunga tinggi, investor cenderung memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman. Akibatnya, minat terhadap aset seperti Bitcoin (BTC) dapat berkurang.
Dalam beberapa minggu terakhir, Bitcoin turun dari sekitar $82.000 ke kisaran $60.000-an, seiring berubahnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed.
Pasar juga mencatat arus keluar lebih dari $2 miliar dari produk investasi Bitcoin dalam satu pekan terakhir.
Pasar Menunggu Sinyal dari Warsh
Saat ini investor tidak hanya menunggu keputusan suku bunga, tetapi juga arah kebijakan yang akan disampaikan Warsh.
Jika The Fed memberi sinyal suku bunga akan tetap tinggi lebih lama, tekanan terhadap pasar kripto bisa berlanjut. Sebaliknya, sinyal yang lebih longgar dapat membantu memulihkan sentimen investor.

Sumber: Kalshi via Be(in)crypto
Kekhawatiran tersebut tercermin melalui prediksi Kalshi. Berdasarkan data terbaru, peluang The Fed kembali menaikkan suku bunga pada Desember 2026 mencapai 68%.
Ini menunjukkan semakin banyak pelaku pasar yang memperkirakan kebijakan moneter AS akan tetap ketat dalam beberapa bulan mendatang.
Kesimpulan
Kekhawatiran pasar bukan semata karena Kevin Warsh, melainkan karena meningkatnya peluang kenaikan suku bunga setelah data ekonomi AS yang kuat.
Dengan peluang rate hike mencapai 68%, rapat FOMC pada pertengahan Juni kini menjadi agenda utama yang dipantau investor Bitcoin dan pasar kripto.
FAQ
1. Siapa Kevin Warsh?
Kevin Warsh adalah Ketua Federal Reserve AS yang mulai menjabat pada Mei 2026.
2. Apa itu rate hike?
Rate hike adalah kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral untuk mengendalikan inflasi.
3. Mengapa suku bunga memengaruhi Bitcoin?
Suku bunga yang tinggi biasanya mengurangi minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto.
4. Kapan rapat The Fed berikutnya?
Rapat FOMC berikutnya dijadwalkan pada 17–18 Juni 2026.
5. Apakah Bitcoin selalu turun saat suku bunga naik?
Tidak selalu, tetapi secara historis suku bunga tinggi sering memberi tekanan pada aset berisiko.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – Fed Rate Hike Odds Just Hit 68%, Is Kevin Warsh Now Bitcoin’s Biggest Problem?, diakses pada 8 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita The Fed, #Berita Kevin Warsh, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
