Bitcoin (BTC) berpotensi melanjutkan koreksi hingga 20% setelah kombinasi pola teknikal bearish dan lonjakan aktivitas whale di exchange memberi sinyal tekanan jual yang meningkat.
Adapun harga Bitcoin hari ini (18/2) berada di kisaran US$67.000. Struktur grafik harian menunjukkan pola yang secara historis kerap berujung pada penurunan lanjutan.
Pola Bear Pennant Buka Skenario ke US$56.000

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph
Pada grafik harian, Bitcoin membentuk pola bear pennant, yaitu formasi lanjutan tren turun setelah penurunan tajam. Dalam pola ini, harga bergerak menyempit di antara dua garis tren sebelum menentukan arah berikutnya.
Struktur tersebut terbentuk setelah BTC turun ke area US$60.000. Sejak itu, harga berkonsolidasi dalam pola segitiga kecil dan masih berada di bawah beberapa moving average penting, mencerminkan momentum yang belum pulih.
Jika harga menembus support pola tersebut, proyeksi teknikal mengarah ke area US$56.000, sekitar 20% lebih rendah dari harga saat ini.
Sebaliknya, jika Bitcoin mampu menembus garis atas pola dan bergerak di atas EMA 20 hari di sekitar US$72.700, maka skenario bearish bisa gugur.
Baca juga berita terbaru lainnya: Bitcoin (BTC) Tertekan, 10 Crypto Ini Justru Tetap Bersinar
Inflow Whale ke Binance Capai Rekor

Sumber Gambar: CryptoQuant via Cointelegraph
Tekanan teknikal juga diperkuat oleh data on-chain. Data CryptoQuant menunjukkan rasio whale inflow Bitcoin di Binance melonjak ke 0,619 dalam rata-rata tujuh hari. Di awal bulan, rasio tersebut berada di sekitar 0,40.
Whale inflow ratio mengukur proporsi 10 transaksi BTC terbesar yang masuk ke exchange dibanding total inflow. Kenaikan tajam menandakan dominasi transfer berukuran besar.
Secara historis, lonjakan inflow whale kerap dikaitkan dengan potensi distribusi aset atau peningkatan tekanan jual, karena perpindahan ke exchange sering mendahului aksi jual.
Sinyal Sentimen Tunjukkan Potensi Pantulan
Menurut data Matrixport yang dilansir dari Cointelegraph, indikator Fear & Greed dengan rata-rata 21 hari sempat turun ke zona negatif dan kini mulai bergerak naik.
Dalam beberapa periode sebelumnya, pola seperti ini sering muncul saat harga mendekati titik terendah sementara.
Artinya, meski risiko penurunan masih ada, peluang terjadinya pantulan harga dalam jangka pendek juga terbuka.
Data tersebut memperkuat bahwa tekanan jual masih kuat, tetapi tanda-tanda potensi rebound mulai terlihat.
Baca selanjutnya: Utang AS US$9,6 Triliun Jatuh Tempo, Bitcoin (BTC) Siap Bull Run?
Kesimpulan
Bitcoin berada di titik teknikal yang krusial. Pola bear pennant dan lonjakan inflow whale ke Binance menunjukkan tekanan jual yang tidak bisa diabaikan, dengan proyeksi penurunan menuju USUS$56.000 jika support gagal bertahan.
Namun, indikator sentimen memperlihatkan bahwa momentum jual mungkin mulai melemah, membuka ruang bagi pantulan jangka pendek.
Pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah struktur bearish terkonfirmasi atau justru berubah menjadi false breakdown.
FAQ
- Apa itu whale inflow ratio dalam analisis Bitcoin?
Whale inflow ratio adalah metrik on-chain yang mengukur porsi transaksi BTC terbesar yang masuk ke exchange dibanding total inflow. Angka tinggi sering dikaitkan dengan potensi tekanan jual dari investor besar. - Apa arti pola bear pennant pada grafik harga Bitcoin?
Bear pennant adalah pola lanjutan tren turun yang terbentuk setelah penurunan tajam. Jika harga menembus support pola ini, biasanya terjadi penurunan lanjutan dengan target sebanding dengan penurunan sebelumnya. - Mengapa inflow Bitcoin ke exchange dianggap sinyal bearish?
Ketika BTC dipindahkan ke exchange, ada kemungkinan aset tersebut akan dijual. Jika transfer dalam jumlah besar berasal dari whale, pasar sering mengantisipasi peningkatan supply di pasar spot. - Apakah Bitcoin pasti turun 20% jika pola ini terkonfirmasi?
Tidak ada kepastian dalam pasar kripto. Target 20% berasal dari proyeksi teknikal pola chart. Harga tetap bisa berubah jika terjadi breakout di atas level resistensi penting. - Apa itu EMA 20 hari dan kenapa penting?
EMA 20 hari adalah rata-rata pergerakan harga dalam 20 hari terakhir dengan bobot lebih besar pada harga terbaru. Level ini sering digunakan trader untuk membaca momentum jangka pendek dan potensi perubahan tren. - Apa yang dimaksud relief bounce dalam pasar kripto?
Relief bounce adalah pantulan harga sementara setelah penurunan tajam. Biasanya terjadi karena tekanan jual mulai berkurang atau adanya aksi beli jangka pendek, meski tren utama belum tentu berubah.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


