Pergerakan harga minyak global belakangan ini memicu FOMO di pasar derivatif komoditas, bahkan menarik perhatian sejumlah whale dari ekosistem kripto.
Data terbaru menunjukkan beberapa trader besar justru mengambil posisi short oil, bertaruh bahwa harga minyak akan turun setelah reli sebelumnya.
Salah satu aktivitas paling mencolok datang dari sebuah wallet yang dilacak oleh analis on-chain Lookonchain, yang terus menambah posisi short dalam jumlah besar.
Whale Kripto Buka Short Oil $24,6 Juta

Sumber: x.com/@lookonchain
Menurut data yang dibagikan akun analitik blockchain @lookonchain, sebuah whale dengan alamat 0x17c3 terus meningkatkan posisi short terhadap minyak. Saat ini, wallet tersebut tercatat memegang 292.980 kontrak xyz:CL, dengan total nilai sekitar $24,6 juta.
Posisi tersebut menjadikannya short minyak terbesar yang terdeteksi secara on-chain saat ini. Selain ukuran posisi yang besar, data tersebut juga mengungkapkan harga likuidasi dari posisi tersebut berada di $110,01.
Artinya, jika harga minyak naik hingga level itu, posisi short milik whale tersebut berpotensi terlikuidasi secara otomatis oleh sistem.
Fenomena ini menarik perhatian karena menunjukkan bagaimana pelaku besar dari pasar kripto juga aktif berspekulasi di aset komoditas, termasuk minyak.
Baca juga: Selat Hormuz Memanas, Harga Bitcoin Tergelincir Lagi di Bawah US$70.000
Posisi Trader Berbalik Hanya Dalam Satu Hari
Pergerakan harga minyak yang cepat juga membuat profit dan kerugian trader berubah drastis dalam waktu singkat.

Sumber: x.com/@lookonchain
Menurut pembaruan data dari Lookonchain, akun @loraclexyz yang sebelumnya membuka posisi short oil berhasil membalikkan keadaan.
Dalam waktu satu hari, posisi yang sempat merugi berubah menjadi keuntungan sekitar $588 ribu.
Sebaliknya, trader lain bernama Rune (@RuneKek) yang memegang posisi long minyak mengalami perubahan nasib yang berkebalikan. Posisi yang sebelumnya berada dalam profit kini berubah menjadi kerugian sekitar $591 ribu.
Perubahan tajam ini menunjukkan betapa cepatnya sentimen pasar komoditas dapat berubah, terutama ketika banyak trader mengambil posisi besar dalam waktu yang hampir bersamaan.
FOMO Minyak Memicu Aktivitas Trader Besar
Lonjakan minat terhadap perdagangan minyak tidak hanya datang dari trader tradisional. Sebagian pelaku pasar kripto kini ikut memanfaatkan volatilitas komoditas sebagai instrumen spekulasi tambahan.
Kondisi ini biasanya terjadi ketika harga suatu aset mengalami pergerakan tajam yang memicu FOMO pasar, sehingga trader besar mencoba mengambil posisi sebelum tren berikutnya terbentuk.
Namun, data terbaru juga menunjukkan bahwa perbedaan posisi long dan short dapat menghasilkan perubahan profit yang sangat cepat, bahkan hanya dalam hitungan jam.
Hal ini membuat perdagangan komoditas seperti minyak menjadi sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.
Kesimpulan
Pergerakan harga minyak yang memicu FOMO di pasar kini juga menarik perhatian whale dari ekosistem kripto.
Data terbaru menunjukkan adanya posisi short besar senilai $24,6 juta, sekaligus memperlihatkan bagaimana trader besar memanfaatkan volatilitas untuk mengambil peluang spekulatif.
Di sisi lain, perubahan profit yang terjadi hanya dalam satu hari dari profit $588 ribu hingga rugi $591 ribu menjadi pengingat bahwa perdagangan aset berisiko tinggi sangat bergantung pada timing dan arah pasar.
Fenomena ini menggambarkan satu hal penting: volatilitas tinggi membuka peluang besar, tetapi juga membawa risiko yang sama besarnya bagi para pelaku pasar.
FAQ
1. Apa itu posisi short dalam trading minyak?
Short oil berarti trader bertaruh bahwa harga minyak akan turun. Jika harga benar-benar turun setelah posisi dibuka, trader dapat memperoleh keuntungan dari selisih harga tersebut.
2. Mengapa whale kripto ikut trading minyak?
Sebagian trader besar dari ekosistem kripto sering mencari volatilitas tinggi di berbagai aset, termasuk komoditas seperti minyak. Hal ini memberi peluang profit dari pergerakan harga jangka pendek.
3. Apa arti harga likuidasi dalam posisi trading?
Harga likuidasi adalah level harga tertentu di mana posisi trader akan ditutup otomatis oleh sistem jika kerugian sudah mencapai batas tertentu.
4. Mengapa profit trader bisa berubah sangat cepat?
Pasar komoditas seperti minyak dapat bergerak cepat karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti sentimen pasar dan posisi trader besar. Perubahan harga kecil saja dapat mengubah profit menjadi kerugian.
5. Apa perbedaan posisi long dan short?
Long berarti trader berharap harga naik, sedangkan short berarti trader bertaruh harga akan turun. Kedua strategi ini sering digunakan dalam perdagangan derivatif.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Whale Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
