Pasar kripto kembali mendapat tekanan setelah satu crypto whale membuka posisi short besar-besaran di Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL).
Total nilai eksposur posisi tersebut mencapai US$243 juta, atau setara sekitar Rp4 triliun, menjadikannya salah satu taruhan bearish terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Langkah ini langsung menarik perhatian pelaku pasar karena dilakukan saat mayoritas aset kripto masih kesulitan melanjutkan pemulihan harga.
Posisi Short Raksasa Dibuka Serentak di Tiga Aset Utama
Berdasarkan data on-chain yang dilansir dari Coinpaper, whale tersebut tidak hanya membuka posisi short, tetapi juga meningkatkan leverage secara agresif di tiga aset besar sekaligus.
Total eksposur mencapai $243 juta ini mencerminkan adanya keyakinan kuat terhadap potensi pelemahan lanjutan pasar.
Pendekatan ini dinilai bukan sekadar lindung nilai jangka pendek, melainkan taruhan arah harga dengan tingkat keyakinan tinggi.
Pelaku pasar menilai langkah ini berisiko tinggi, namun juga berpotensi memberikan imbal hasil besar jika prediksi penurunan harga terbukti tepat.
Baca berikutnya: Altcoin Volatil Jadi Incaran, Ini 15 Aset Paling Dicari di CoinGecko
Bitcoin Jadi Target Utama Tekanan Bearish
Bitcoin menjadi porsi terbesar dari keseluruhan posisi. Whale tersebut tercatat membuka short 1.899 BTC dengan nilai sekitar US$168 juta, menggunakan leverage 10x.
Penggunaan leverage ini menunjukkan ekspektasi tekanan harga dalam jangka pendek.
Namun, dengan margin yang relatif tipis, posisi tersebut juga sangat sensitif terhadap pergerakan harga ke atas. Kenaikan tajam dalam waktu singkat berpotensi memicu likuidasi.
Ethereum Ikut Disasar di Tengah Struktur Harga Rapuh
Selain Bitcoin, whale tersebut juga membuka short 18.527,53 ETH senilai kurang lebih US$56 juta dengan leverage 15x.
Ethereum dinilai masih bergerak dalam struktur yang tidak stabil, setelah beberapa kali gagal menembus level resistance penting.
Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa pelaku besar melihat potensi pelemahan lanjutan, bukan sekadar fase konsolidasi sementara.
Solana Paling Agresif, Leverage Tertinggi
Solana memang memiliki porsi nilai paling kecil dibanding Bitcoin dan Ethereum, namun justru menjadi posisi paling agresif.
Whale tersebut membuka short 151.209 SOL senilai sekitar US$19 juta dengan leverage 20x. Leverage setinggi ini menandakan pandangan arah harga yang sangat tegas.
Mengingat volatilitas Solana yang relatif tinggi, posisi ini membawa risiko likuidasi yang signifikan jika terjadi pantulan harga mendadak.
Baca selanjutnya: Bitcoin vs Ethereum vs XRP, Ini Aset yang Paling Siap Hadapi Tahun 2026
Aksi Whale Selaras dengan Tekanan Harga Pasar
Posisi short besar ini dibuka setelah whale tersebut menjual 255 BTC, yang kemudian digunakan sebagai tambahan margin untuk memperbesar eksposur short.
Waktu eksekusinya bertepatan dengan kondisi pasar yang masih rapuh, di mana upaya pemulihan harga kerap gagal bertahan.
Khusus untuk Solana, harga tercatat berada di kisaran US$123, dengan tekanan berulang di area resistance sekitar US$127.
Struktur harga yang belum berubah secara signifikan membuka potensi pergerakan ke bawah, termasuk kemungkinan pengujian area likuiditas di bawah US$120.
Kesimpulan
Aksi whale ini memperlihatkan bagaimana pelaku besar memanfaatkan kondisi pasar yang lemah untuk mengambil posisi berisiko tinggi.
Meski tidak bisa dijadikan kepastian arah harga, taruhan short senilai Rp4 triliun ini menjadi sinyal penting bahwa tekanan pasar belum sepenuhnya mereda.
Bagi pelaku pasar, langkah ini menegaskan pentingnya manajemen risiko, terutama di tengah kondisi volatil dan ketidakpastian arah harga jangka pendek.
FAQ
- Apa arti whale membuka posisi short di kripto?
Posisi short berarti whale bertaruh harga aset kripto akan turun. Jika harga benar-benar turun, posisi tersebut menghasilkan keuntungan. - Apakah posisi short besar selalu membuat harga turun?
Tidak selalu. Posisi short mencerminkan ekspektasi pelaku besar, tetapi harga tetap dipengaruhi banyak faktor seperti likuiditas, sentimen pasar, dan kondisi makro. - Mengapa leverage tinggi dianggap berisiko?
Leverage memperbesar ukuran posisi, tetapi juga mempersempit margin aman. Pergerakan harga kecil ke arah berlawanan bisa langsung memicu likuidasi. - Apa dampak aksi whale terhadap trader ritel?
Aksi whale sering memengaruhi sentimen pasar. Trader ritel biasanya lebih berhati-hati saat melihat posisi besar yang berlawanan dengan tren pemulihan. - Apakah short besar ini berarti market akan bearish lebih lama?
Tidak bisa disimpulkan pasti. Posisi ini menunjukkan ekspektasi tekanan lanjutan, namun pergerakan harga tetap bisa berubah jika ada katalis kuat. - Bagaimana cara membaca data pergerakan whale dengan aman?
Data whale sebaiknya digunakan sebagai konteks tambahan, bukan satu-satunya dasar keputusan. Manajemen risiko dan konfirmasi dari indikator lain tetap penting.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita Solana, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


