Perubahan cara pandang terhadap XRP mulai terlihat di kalangan institusi. Juan Leon, Senior Investment Strategist dari Bitwise, menyebut bahwa XRP tidak lagi diposisikan sebagai aset spekulatif, melainkan sebagai bagian dari infrastruktur keuangan yang memiliki fungsi nyata dalam sistem pembayaran global.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya minat institusi terhadap aset digital, seiring kondisi pasar yang menguat.
Bitcoin (BTC) kembali mendekati level tinggi, sementara aset seperti XRP mulai menunjukkan pergerakan yang didorong bukan hanya sentimen, tetapi juga utilitas.
Institusi Mulai Tinggalkan Narasi Spekulasi
Leon menilai pendekatan lama, di mana institusi hanya mengalokasikan 1% ke aset kripto, mulai berubah. Saat ini, alokasi tersebut sudah naik ke kisaran 3–5%, bahkan beberapa institusi mulai mendorong hingga 7% atau lebih.
“Morgan Stanley baru-baru ini merekomendasikan alokasi sebesar 7%. Yang dulu hanya 1%, kini sudah meningkat menjadi 3 hingga 5%. Bahkan, beberapa institusi mulai merekomendasikan lebih dari itu,” kata Leon.
Perubahan ini tidak terjadi tanpa alasan. Dengan meningkatnya kejelasan regulasi dan berkembangnya produk berbasis blockchain, aset kripto mulai dipandang sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang, bukan sekadar instrumen spekulatif.
Dalam konteks ini, XRP berada di posisi yang berbeda dibandingkan aset lain. Jika Bitcoin dianggap sebagai penyimpan nilai dan Ethereum atau Solana sebagai aset pertumbuhan, XRP mulai diposisikan sebagai infrastruktur yang mendukung aktivitas keuangan.
Baca juga berita terkait: Arthur Hayes Serang XRP, Sebut Belum Ada Bukti Nyata
RLUSD Dorong Narasi Utility XRP
Salah satu faktor utama yang memperkuat narasi ini adalah pertumbuhan stablecoin RLUSD yang berjalan di XRP Ledger.
“Kemunculan stablecoin sebagai jalur pembayaran baru, ditambah dengan pertumbuhan tokenisasi dalam beberapa tahun ke depan, benar-benar menarik minat investor,” ujar Leon.
Dalam setahun terakhir, kapitalisasi pasar RLUSD melonjak signifikan, dari kisaran ratusan juta dolar menjadi sekitar US$1,5 hingga US$1,9 miliar. Lonjakan ini menunjukkan adanya peningkatan penggunaan nyata, bukan sekadar aktivitas spekulatif.
Regulasi juga memainkan peran penting. Undang-undang terkait stablecoin di Amerika Serikat memberikan kepastian hukum yang sebelumnya belum ada. Hal ini membuka ruang bagi institusi untuk masuk lebih dalam tanpa kekhawatiran terhadap risiko regulasi.
Dengan stablecoin yang semakin digunakan sebagai alat pembayaran dan settlement, XRP Ledger ikut mendapatkan manfaat sebagai infrastruktur yang mendukung transaksi tersebut.
XRP Diposisikan Sebagai Sistem Pembayaran Global
Dalam pandangan Bitwise, XRP kini tidak lagi dilihat sebagai token yang diperdagangkan semata.
“Saya melihat mereka memandangnya sebagai peluang pertumbuhan finansial yang memiliki banyak sisi,” ujar Leon. “Mulai dari jaringan settlement untuk pembayaran lintas negara, remitansi, stablecoin, hingga semakin berkembang menjadi kekuatan finansial yang melayani berbagai kebutuhan institusi di berbagai aplikasi keuangan.”
Fungsinya meluas menjadi jaringan yang mendukung berbagai aktivitas finansial, termasuk:
- pembayaran lintas negara
- pengiriman uang (remittance)
- penyelesaian transaksi stablecoin
- layanan keuangan untuk institusi
Ripple juga memperkuat posisi ini melalui ekspansi ke layanan institusional, termasuk manajemen treasury.
Langkah ini mempertegas bahwa ekosistem XRP tidak hanya fokus pada retail, tetapi juga menyasar kebutuhan lembaga keuangan besar.
Dengan kombinasi use case tersebut, XRP mulai dipandang sebagai bagian dari “financial plumbing”, yaitu infrastruktur dasar yang menopang sistem keuangan modern.
Baca berita selanjutnya: XRP Bisa Dibeli di WhatsApp Berkat wXRP Solana, Begini Cara Kerjanya
Kesimpulan
Pernyataan Bitwise menegaskan bahwa XRP sedang mengalami pergeseran posisi di mata investor besar.
Dari aset yang identik dengan spekulasi, kini mulai dilihat sebagai bagian dari infrastruktur keuangan yang memiliki fungsi nyata.
Jika tren ini berlanjut, XRP tidak hanya akan dinilai berdasarkan pergerakan harga, tetapi juga berdasarkan perannya dalam sistem pembayaran global yang terus berkembang.
FAQ
- Apa maksud XRP disebut sebagai infrastruktur keuangan?
XRP dianggap sebagai infrastruktur keuangan karena digunakan dalam sistem pembayaran, terutama untuk transfer lintas negara, remittance, dan settlement transaksi, bukan sekadar aset untuk trading. - Apa itu RLUSD dan hubungannya dengan XRP?
RLUSD adalah stablecoin yang berjalan di XRP Ledger. Pertumbuhannya menunjukkan adanya penggunaan nyata jaringan XRP untuk transaksi keuangan, yang memperkuat nilai utilitas XRP. - Kenapa institusi mulai tertarik pada XRP?
Institusi melihat XRP memiliki use case yang jelas dalam sistem pembayaran global, ditambah dengan regulasi yang semakin jelas, sehingga risikonya dianggap lebih terukur. - Apakah XRP masih cocok untuk trading?
XRP masih bisa diperdagangkan seperti aset kripto lainnya, tetapi narasi utamanya mulai bergeser ke arah utilitas jangka panjang, bukan hanya spekulasi harga. - Apa perbedaan XRP dengan Bitcoin dan Ethereum?
Bitcoin lebih sering diposisikan sebagai penyimpan nilai, Ethereum sebagai platform smart contract, sementara XRP difokuskan pada efisiensi pembayaran dan settlement keuangan. - Apakah perubahan narasi ini bisa memengaruhi harga XRP?
Perubahan narasi dapat memengaruhi cara investor menilai XRP. Jika adopsi dan penggunaan meningkat, harga berpotensi terdorong oleh fundamental, bukan hanya sentimen pasar.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Bitwise Strategist Says XRP Is No Longer a Crypto Bet, It Is Fintech Infrastructure Now, diakses pada 24 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Blockchain






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


