The Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu waktu AS, dalam penutupan rapat dua hari Federal Open Market Committee (FOMC).
Pasar hampir sepakat bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5%–3,75%.

Sumber Gambar: FedWatch
Namun, perhatian utama bukan pada angka, melainkan pada arah kebijakan yang akan disampaikan Ketua The Fed, Jerome Powell.
Di tengah mendekati akhir masa jabatannya, pernyataan Powell kali ini dinilai menjadi salah satu momen paling menentukan bagi pasar global.
Fokus Pasar Adalah Arah Kebijakan The Fed
Konsensus pasar saat ini mengarah pada skenario “no change”. The Fed diperkirakan belum akan mengubah suku bunga acuan, mengingat inflasi masih belum sepenuhnya kembali ke target 2%.
Meski begitu, pelaku pasar menunggu apakah The Fed masih memberi sinyal bahwa langkah berikutnya adalah pemangkasan suku bunga.
Selama beberapa bulan terakhir, narasi “rate cut” menjadi pendorong utama sentimen positif di aset berisiko, termasuk kripto.
Jika sinyal tersebut dipertahankan, pasar berpotensi merespons positif. Sebaliknya, perubahan nada menjadi lebih ketat dapat memicu tekanan.
Baca berita lainnya: Kevin Warsh Jadi Ketua Fed Pro Crypto, Mampukah Hentikan Koreksi Bitcoin?
Perpecahan Internal The Fed Mulai Terlihat
Di balik keputusan yang tampak stabil, muncul dinamika yang cukup tajam di dalam tubuh The Fed. Analisis dari Nick Timiraos, jurnalis yang sering disebut sebagai “penyampai pesan The Fed”, mengungkap adanya perbedaan pandangan di antara para pejabat.
Sebagian anggota mendorong agar pernyataan resmi tidak lagi menekankan kecenderungan pemangkasan suku bunga.
Jika kalimat ini dihapus, pasar akan menafsirkan bahwa peluang kenaikan dan penurunan suku bunga menjadi seimbang, sebuah sinyal yang lebih hawkish.
Namun, kubu lain menilai perubahan tersebut berisiko memperketat kondisi keuangan secara tiba-tiba, yang bisa berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.
Perbedaan ini membuat komunikasi The Fed menjadi faktor yang jauh lebih sensitif dibandingkan biasanya.
Tekanan Global Tambah Kompleksitas Kebijakan
Situasi eksternal turut memperberat keputusan The Fed. Ketegangan geopolitik yang meningkat, khususnya konflik yang melibatkan Iran, telah memicu gangguan pasokan energi.
Dampaknya terlihat pada:
- Kenaikan tajam harga bahan bakar, termasuk avtur
- Gangguan distribusi akibat hambatan di Selat Hormuz
- Tekanan inflasi yang kembali meningkat
Kondisi ini memunculkan kembali risiko stagflasi, yaitu kombinasi antara inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat.
Dalam proyeksi internal, pejabat The Fed memperkirakan inflasi bisa membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk kembali ke target 2%.
Baca berita lainnya: Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 2026-2030: Seberapa Tinggi Bisa Naik?
Perubahan Sikap Pejabat The Fed Jadi Sinyal Penting
Perubahan sikap juga terlihat dari beberapa pejabat kunci. Christopher Waller, yang sebelumnya cenderung mendukung pemangkasan suku bunga karena kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja, kini mulai menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati.
Perubahan ini mencerminkan kekhawatiran baru terhadap tekanan inflasi yang belum mereda, sekaligus memperkuat ketidakpastian arah kebijakan ke depan.
Dengan kombinasi faktor internal dan eksternal tersebut, keputusan The Fed kali ini berpotensi menjadi pemicu volatilitas. Pasar global, termasuk kripto, saat ini berada dalam posisi menunggu.
Kesimpulan
Keputusan suku bunga The Fed kali ini memang diperkirakan tidak berubah. Namun, bobot sebenarnya terletak pada pesan yang disampaikan.
Di tengah perpecahan internal, tekanan geopolitik, dan inflasi yang masih tinggi, komunikasi Powell menjadi penentu arah berikutnya bagi pasar.
Momen ini bukan sekadar rutinitas kebijakan, tetapi titik penting yang bisa membentuk ekspektasi ekonomi global dalam beberapa bulan ke depan.
FAQ
- Kenapa keputusan suku bunga The Fed penting untuk crypto?
Suku bunga memengaruhi likuiditas di pasar. Ketika suku bunga tinggi, dana cenderung masuk ke aset aman seperti obligasi. Sebaliknya, saat suku bunga turun, likuiditas meningkat dan aset berisiko seperti crypto biasanya ikut terdorong naik. - Apa itu FOMC dan kenapa selalu jadi sorotan?
FOMC adalah komite di The Fed yang menentukan kebijakan moneter, termasuk suku bunga. Keputusan dan pernyataannya sering memengaruhi pasar global karena berdampak langsung pada ekonomi AS dan arus modal internasional. - Apa maksud sinyal “rate cut” yang ditunggu pasar?
Sinyal rate cut berarti The Fed memberi indikasi akan menurunkan suku bunga di masa depan. Ini biasanya dianggap positif karena bisa meningkatkan likuiditas dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta harga aset. - Apa itu kebijakan hawkish dan dovish dalam The Fed?
Hawkish mengacu pada kebijakan yang cenderung ketat, seperti menaikkan atau mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi. Dovish berarti lebih longgar, biasanya dengan menurunkan suku bunga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. - Apa dampak konflik geopolitik terhadap keputusan The Fed?
Konflik seperti yang terjadi di Timur Tengah bisa mengganggu pasokan energi dan meningkatkan harga. Hal ini memicu inflasi, sehingga membuat The Fed lebih sulit untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- BitcoinSistemi – Big Day Tomorrow: FED to Announce Interest Rate Decision – Expert Nicknamed “FED Spokesperson” Predicts What Might Happen, diakses pada 29 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita The Fed, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


