Goldman Sachs kembali merevisi proyeksi kebijakan moneter Amerika Serikat.
Bank investasi tersebut kini memperkirakan The Fed baru akan memangkas suku bunga pada Juni dan Desember 2027, lebih lambat dari perkiraan sebelumnya.
Perubahan ini didorong oleh kondisi ekonomi AS yang masih kuat. Pasar tenaga kerja tetap solid dan tingkat pengangguran diperkirakan hanya naik tipis dari 4,3% menjadi 4,4% hingga akhir tahun.
Data Ekonomi AS Masih Kuat
Menurut Chief US Economist Goldman Sachs, David Mericle, ketahanan ekonomi dan pasar tenaga kerja membuat The Fed belum memiliki alasan kuat untuk segera menurunkan suku bunga.
Selain itu, beberapa faktor masih berpotensi menjaga inflasi tetap tinggi, seperti tarif perdagangan, harga energi, konflik geopolitik, dan meningkatnya permintaan terkait teknologi AI.
Goldman Sachs memperkirakan inflasi inti PCE yang berada di 3,3% pada April akan tetap bertahan di atas 3% sepanjang 2026.
Baca juga: Bursa Kripto Global Mulai Merambah ke Saham, Ini Alasannya
Inflasi Masih di Atas Target
Target inflasi jangka panjang The Fed adalah 2%, namun Goldman Sachs menilai target tersebut kemungkinan baru tercapai mendekati 2027.
Meski ada tanda-tanda perbaikan, seperti pertumbuhan upah dan harga sewa yang lebih terkendali.
The Fed diperkirakan tetap berhati-hati sebelum mulai melonggarkan kebijakan moneternya.
Risiko Kenaikan Suku Bunga Masih Ada
Selain menunda pemangkasan suku bunga, Goldman Sachs juga melihat peluang kenaikan suku bunga tambahan masih terbuka jika inflasi kembali meningkat.
Beberapa pejabat Federal Open Market Committee (FOMC) belakangan menyampaikan pandangan yang lebih hawkish.
Selama ekonomi AS tetap kuat, The Fed memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Dampaknya bagi Bitcoin dan Saham
Suku bunga tinggi biasanya menjadi tantangan bagi aset berisiko seperti saham dan Bitcoin. Ketika imbal hasil instrumen yang lebih aman meningkat, sebagian investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko.
Meski begitu, pergerakan Bitcoin juga dipengaruhi faktor lain seperti arus dana institusional, sentimen pasar, regulasi, dan kondisi ekonomi global.
Karena itu, investor perlu terus memantau data inflasi, pasar tenaga kerja, dan pernyataan pejabat The Fed untuk melihat arah kebijakan berikutnya.
Kesimpulan
Goldman Sachs memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama karena ekonomi AS masih kuat dan inflasi belum kembali ke target 2%.
Bagi investor, kondisi ini menunjukkan bahwa harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat semakin kecil.
Selama inflasi belum benar-benar terkendali, kebijakan moneter ketat masih berpotensi bertahan dan memengaruhi pergerakan pasar saham maupun cryptocurrency.
FAQ
- Mengapa Goldman Sachs menunda prediksi pemangkasan suku bunga?
Karena ekonomi AS masih kuat dan inflasi masih berada di atas target The Fed. - Kapan The Fed diperkirakan mulai memangkas suku bunga?
Goldman Sachs memperkirakan pemangkasan terjadi pada Juni dan Desember 2027. - Apa dampaknya bagi Bitcoin?
Suku bunga tinggi dapat mengurangi minat investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin, meski faktor lain juga memengaruhi pergerakan harganya. - Data apa yang perlu diperhatikan investor?
Data inflasi, tingkat pengangguran, pertumbuhan lapangan kerja, dan pernyataan pejabat The Fed.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Goldman Sachs – Why the Fed Is Unlikely to Cut Rates This Year, diakses pada 11 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #berita terkini saham hari ini, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
