Harga Bitcoin (BTC to IDR) berisiko melanjutkan tekanan dalam beberapa pekan ke depan seiring minimnya katalis baru yang mampu mendorong reli.
Penilaian ini disampaikan Galaxy Digital dalam riset terbarunya yang menyoroti lemahnya sentimen pasar dan belum munculnya narasi bullish yang kuat.
“Pemicu kenaikan harga masih sulit terlihat, sementara narasi pasar justru tidak mendukung Bitcoin karena pergerakannya tidak sejalan dengan emas dan perak sebagai aset lindung nilai di tengah pelemahan mata uang,” ujarnya.
Alex Thorn, Head of Research Galaxy Digital, menilai terdapat peluang signifikan Bitcoin melemah hingga menguji level US$56.000 apabila kondisi pasar tidak berubah.
Level tersebut merupakan realized price Bitcoin, yang secara historis kerap menjadi area support jangka panjang saat pasar berada dalam fase pelemahan siklus.
Galaxy juga mencatat bahwa sebelum menguji realized price, Bitcoin berpotensi turun lebih dulu ke area US$70.000 jika tekanan jual berlanjut. Saat ini, harga BTC masih bergerak fluktuatif setelah sempat bangkit dari level terendah sembilan bulan.
Berdasarkan data CoinGecko, Bitcoin masih berada sekitar 39% di bawah rekor tertingginya yang tercatat di atas US$126.000 pada awal Oktober.
Narasi lindung nilai belum bekerja
Salah satu sorotan utama Galaxy adalah kegagalan Bitcoin bergerak sejalan dengan aset lindung nilai tradisional seperti emas dan perak. Thorn menilai narasi Bitcoin sebagai pelindung nilai terhadap pelemahan mata uang global belum kembali mendapatkan momentum.
“Alasan untuk kenaikan harga masih sulit ditemukan dan narasi yang ada justru bekerja melawan Bitcoin,” tulis Thorn dalam catatan risetnya yang dikutip dari Cointelegraph.
Kondisi ini membuat pasar cenderung menahan diri, terutama di tengah ketidakpastian makro dan minimnya pemicu baru yang bersifat struktural.
Baca berita terbaru lainnya: Bagaimana Arah Harga Bitcoin (BTC) di Bulan Februari 2026?
Tekanan teknikal masih membayangi

Sumber Gambar: X.com
Dari sisi teknikal, Galaxy menyoroti posisi Bitcoin yang telah kehilangan dukungan di level 50-week moving average sejak November.
Sementara itu, 200-week moving average kini berada di kisaran US$58.000, level yang dalam siklus sebelumnya kerap menjadi titik pantulan harga.
Dalam tiga siklus bull market terakhir, Bitcoin tercatat beberapa kali menemukan support di sekitar rata-rata 200 pekan tersebut sebelum berbalik arah. Namun, Galaxy mengingatkan bahwa proses menuju area itu kerap diiringi volatilitas tinggi.
Aktivitas investor jangka panjang mulai melambat
Sinyal yang sedikit lebih positif datang dari perilaku investor jangka panjang. Thorn mencatat aksi ambil untung dari long-term holders mulai melambat, yang biasanya menjadi indikasi tekanan jual mulai berkurang.
Meski demikian, Galaxy belum melihat adanya akumulasi besar dari investor dengan modal signifikan. Kondisi ini mengindikasikan sebagian pelaku pasar masih menunggu harga bergerak lebih rendah sebelum kembali masuk.
Menurut Thorn, kombinasi melemahnya aksi jual jangka panjang dan absennya akumulasi agresif mencerminkan pasar yang masih berada dalam fase menunggu arah.
Baca selanjutnya: Bitcoin Masuk ke Zona Extreme Fear, Apa yang Perlu Diwaspadai?
Regulasi AS dinilai bukan pemicu utama
Wacana pengesahan undang-undang struktur pasar kripto di Amerika Serikat juga dinilai belum mampu menjadi katalis kuat bagi Bitcoin.
Galaxy menilai peluang lolosnya regulasi tersebut semakin menipis akibat minimnya dukungan bipartisan di Senat.
Kalaupun disahkan, Thorn memperkirakan dampaknya akan lebih terasa pada aset kripto selain Bitcoin. Hal ini membuat ekspektasi pasar terhadap regulasi sebagai pendorong harga BTC cenderung terbatas.
Kesimpulan
Dengan minimnya katalis, tekanan teknikal yang belum sepenuhnya mereda, serta sikap wait and see dari investor besar, Galaxy menilai risiko penurunan harga Bitcoin masih terbuka.
Realized price di kisaran US$56.000 kini menjadi level yang terus diawasi pelaku pasar sebagai barometer kekuatan jangka panjang.
Selama belum muncul pemicu baru yang mampu mengubah sentimen, pergerakan Bitcoin diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas dan kehati-hatian.
FAQ
- Apa itu realized price Bitcoin?
Realized price adalah harga rata-rata beli seluruh Bitcoin yang beredar, dihitung berdasarkan nilai terakhir saat setiap koin berpindah tangan. Metrik ini sering digunakan untuk membaca kondisi psikologis pasar. - Kenapa level US$56.000 dianggap penting?
Level tersebut merupakan realized price Bitcoin saat ini. Dalam beberapa siklus sebelumnya, area ini sering menjadi zona support saat pasar berada dalam fase pelemahan. - Apakah prediksi Galaxy berarti Bitcoin pasti turun?
Tidak. Galaxy menyampaikan skenario risiko berdasarkan data historis dan kondisi pasar saat ini, bukan kepastian harga di masa depan. - Apa dampak minimnya katalis terhadap harga Bitcoin?
Tanpa katalis kuat, minat beli cenderung melemah dan harga lebih mudah tertekan oleh sentimen negatif atau tekanan teknikal. - Apakah regulasi kripto AS bisa mendorong harga Bitcoin?
Menurut Galaxy Digital, dampak regulasi AS dalam waktu dekat dinilai terbatas bagi Bitcoin dan berpotensi lebih menguntungkan altcoin.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


