Harga Bitcoin (BTC) berpeluang kembali menembus US$70.000 apabila Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026 waktu setempat.
Prediksi tersebut disampaikan investor makro Jordi Visser. Menurutnya, kombinasi sinyal teknikal dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat berpotensi menjadi katalis bagi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.
Bitcoin Cetak Sinyal Bullish dari RSI

Sumber Gambar: YouTube Anthony Pompliano
Melansir dari CoinPedia, Visser menilai Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah membentuk bullish RSI divergence pada grafik empat jam.
Pola ini muncul ketika harga sempat mencetak level terendah baru di bawah US$60.000, sementara indikator Relative Strength Index (RSI) justru membentuk titik terendah yang lebih tinggi.
Dalam analisis teknikal, kondisi tersebut kerap diartikan sebagai sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah.
Berdasarkan indikator tersebut, Visser mengaku akan mempertimbangkan membuka posisi beli apabila Bitcoin kembali bergerak di atas level US$60.000, dengan batas risiko di bawah titik terendah sebelumnya.
Baca juga berita terbaru: Bitcoin (BTC) Dekati Area Akumulasi Bersejarah, Fidelity Beri Sinyal Beli
Dana Investor Beralih ke Saham AI
Selain melihat faktor teknikal, Visser juga mengakui prediksinya mengenai arus modal pada tahun lalu meleset.
Ia sempat memperkirakan dana investor akan lebih banyak mengalir ke aset kripto, tetapi kenyataannya justru berpindah ke saham-saham bertema kecerdasan buatan (AI).
Ia mencontohkan lonjakan valuasi perusahaan semikonduktor Micron sebagai salah satu bukti tingginya minat investor terhadap sektor tersebut. Akibatnya, banyak proyek kripto dan perusahaan teknologi yang tidak memiliki keterkaitan dengan AI kehilangan perhatian pasar.
Menurutnya, perpindahan arus modal tersebut menjadi salah satu faktor yang membatasi kenaikan harga Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir.
Keputusan The Fed Jadi Sorotan Pasar
Selain kondisi teknikal, Visser menilai keputusan Federal Reserve pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) akhir Juli akan menjadi penentu arah pasar berikutnya.
“Pada 29 Juli, ketika FOMC menggelar rapat, apakah mereka akan menaikkan suku bunga? Peluangnya ada, bahkan cukup besar, sekitar 35% hingga 40%. Namun jika mereka tidak menaikkan suku bunga, saya yakin Bitcoin akan diperdagangkan di atas US$70.000 pada saat itu,” ujar Visser di kanal YouTube Anthony Pompliano.
Ia menilai peluang The Fed mempertahankan suku bunga masih terbuka.
Pandangan tersebut mengacu pada pernyataan salah satu pejabat The Fed yang menyebut perkembangan AI berpotensi mendorong inflasi dalam jangka pendek, tetapi pada akhirnya dapat menciptakan efek deflasi melalui peningkatan produktivitas.
Menurut Visser, kondisi tersebut berpotensi memperbaiki sentimen terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Baca selanjutnya: Bitcoin (BTC) Masih Sulit Naik, Ini 5 Penyebab yang Membuatnya Terus Tertekan
Prospek Jangka Panjang Tetap Positif
Meski optimistis terhadap prospek Bitcoin, Visser mengingatkan bahwa volatilitas masih tinggi. Ia tidak menutup kemungkinan harga terkoreksi ke kisaran US$50.000, bahkan hingga US$45.000, sebelum melanjutkan tren kenaikan.
Meski demikian, ia tetap meyakini Bitcoin berpotensi diperdagangkan kembali di atas US$100.000 dalam sekitar satu tahun.
Karena itu, koreksi jangka pendek dinilai tidak mengubah prospek jangka panjang aset kripto tersebut.
Kesimpulan
Keputusan The Fed pada akhir Juli diperkirakan menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan arah Bitcoin berikutnya.
Sementara itu, kemunculan bullish RSI divergence menunjukkan tekanan jual mulai mereda, meski investor tetap perlu mewaspadai potensi volatilitas dalam jangka pendek.
FAQ
- Apa itu bullish RSI divergence pada Bitcoin?
Bullish RSI divergence adalah kondisi ketika harga Bitcoin mencetak level terendah baru, tetapi indikator RSI membentuk level terendah yang lebih tinggi. Pola ini sering dianggap sebagai sinyal awal bahwa tekanan jual mulai melemah dan peluang pembalikan tren meningkat. - Mengapa suku bunga The Fed memengaruhi harga Bitcoin?
Suku bunga The Fed memengaruhi likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko. Ketika suku bunga ditahan atau diturunkan, investor umumnya lebih bersedia menempatkan dana pada aset seperti Bitcoin. - Mengapa Bitcoin bisa naik jika The Fed menahan suku bunga?
Keputusan mempertahankan suku bunga dapat mengurangi kekhawatiran pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi tersebut biasanya mendukung kenaikan aset berisiko, termasuk Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan. - Apakah prediksi Bitcoin ke US$70.000 sudah pasti terjadi?
Tidak. Target tersebut merupakan proyeksi dari Jordi Visser berdasarkan analisis teknikal dan kondisi makroekonomi. Harga Bitcoin tetap dipengaruhi oleh sentimen pasar, data ekonomi, serta faktor global lainnya. - Faktor apa saja yang masih dapat menekan harga Bitcoin?
Selain keputusan The Fed, harga Bitcoin juga dipengaruhi oleh inflasi, pergerakan indeks dolar AS, arus dana institusi, kondisi geopolitik, regulasi aset kripto, dan aksi jual investor di pasar global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita The Fed






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


