Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan hingga menyentuh area US$76.000 di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan tekanan jual dari pasar global.
Namun di balik pelemahan tersebut, data on-chain justru menunjukkan pergerakan berbeda dari investor kelas kakap.
Jumlah wallet Bitcoin yang menyimpan minimal 100 BTC tercatat naik tajam dalam setahun terakhir. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa whale sedang melakukan akumulasi saat pasar berada dalam fase fear.

Sumber Gambar: X.com/Santiment
Berdasarkan data terbaru Santiment Intelligence, jumlah wallet berisi setidaknya 100 BTC kini mencapai 20.229 alamat. Angka itu naik sekitar 11,2% dibanding tahun lalu yang berada di level 18.191 wallet.
Dengan harga Bitcoin saat ini, kepemilikan 100 BTC setara sekitar US$7,6 juta atau lebih dari Rp120 miliar. Wallet sebesar ini umumnya diasosiasikan dengan institusi, investor besar, hingga holder jangka panjang dengan modal besar.
“Secara historis, peningkatan jumlah wallet whale sering dipandang sebagai tanda bahwa pelaku utama pasar masih memiliki kepercayaan terhadap nilai dan kelangkaan Bitcoin di masa depan,” tulis Santiment.
Baca juga berita terkait: CoinGecko Bongkar Hari Terbaik Beli Bitcoin (BTC), Hasilnya Tak Terduga
Whale Tetap Masuk Saat Harga Bitcoin Turun

Sumber Gambar: TradingView via CoinPedia
Dalam periode yang sama, harga Bitcoin tercatat turun sekitar 27,2% dari area US$105.574 menuju kisaran US$76.000 hingga US$77.000.
Koreksi terbaru bahkan terjadi cukup cepat. Dalam sepekan terakhir, BTC sempat turun dari atas US$82.000 sebelum akhirnya melemah ke area US$77.000.
Tekanan pasar dipicu meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat investor global mengurangi aset berisiko, termasuk crypto.
Situasi tersebut memicu gelombang likuidasi besar di pasar derivatif crypto. Data menunjukkan lebih dari US$700 juta posisi bullish dilikuidasi hanya dalam satu hari, menjadi salah satu likuidasi terbesar sejak Februari lalu.
Di saat yang sama, produk investasi aset digital juga mulai mengalami arus keluar dana. CoinShares melaporkan digital asset investment products mencatat outflow sebesar US$1,07 miliar dalam sepekan terakhir, dengan Bitcoin menyumbang sekitar US$982 juta.
Baca berikutnya: Bitcoin (BTC) Diprediksi Turun ke $33.000 Jika Pola 2018 Ini Terulang
Market Masih Sensitif terhadap Sentimen Global
Meski data whale terlihat bullish, pasar crypto saat ini masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan sentimen makro ekonomi global.
Konflik Timur Tengah, arah suku bunga The Fed, hingga pergerakan ETF Bitcoin spot diperkirakan tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi volatilitas BTC dalam jangka pendek.
Namun jika pola akumulasi whale terus berlanjut, sebagian analis menilai kondisi ini bisa menjadi fondasi penting untuk potensi pemulihan harga Bitcoin di fase berikutnya.
Kesimpulan
Di tengah tekanan harga Bitcoin ke area US$76.000, jumlah wallet whale justru terus bertambah.
Kondisi ini menunjukkan investor besar masih melihat BTC sebagai aset jangka panjang yang menarik, meski market sedang dipenuhi fear dan tekanan jual.
Pergerakan whale ini menjadi sinyal penting bahwa fase koreksi belum tentu menandakan hilangnya kepercayaan terhadap Bitcoin.
Jika akumulasi terus berlanjut dan sentimen global mulai membaik, peluang pemulihan harga BTC masih terbuka.
FAQ
- Apa itu whale Bitcoin?
Whale Bitcoin adalah istilah untuk investor atau wallet yang memiliki Bitcoin dalam jumlah sangat besar. Umumnya, wallet dengan minimal 100 BTC sudah mulai dikategorikan sebagai whale karena nilainya mencapai jutaan dolar. - Kenapa jumlah whale Bitcoin penting dipantau?
Pergerakan whale sering dianggap mencerminkan sentimen investor besar terhadap market crypto. Jika jumlah wallet whale meningkat, hal itu bisa menjadi indikasi adanya akumulasi Bitcoin dalam jangka panjang. - Apa arti akumulasi Bitcoin oleh whale?
Akumulasi berarti investor besar membeli atau menambah kepemilikan BTC secara bertahap. Kondisi ini biasanya terjadi saat harga turun dan market sedang fear. - Kenapa harga Bitcoin turun ke US$76.000?
Penurunan Bitcoin dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari tensi geopolitik AS-Iran, aksi profit taking, likuidasi besar di pasar derivatif, hingga outflow dari ETF Bitcoin spot. - Apakah kenaikan jumlah whale selalu bullish untuk Bitcoin?
Tidak selalu. Namun secara historis, kenaikan jumlah whale sering dikaitkan dengan meningkatnya kepercayaan investor besar terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. - Apa bedanya investor retail dan whale di market crypto?
Investor retail biasanya memiliki modal lebih kecil dan cenderung lebih emosional saat market turun. Sementara whale memiliki modal besar dan sering memanfaatkan fase panic selling untuk akumulasi aset.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Bitcoin Whales Defy $77K Drop as Large Wallets Surge 11%, diakses pada 19 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


