Perusahaan pengelolaan aset terbesar di dunia, BlackRock, menerbitkan panduan resmi investasi Bitcoin (BTC) bagi financial advisor di Amerika Serikat.
Dalam riset Sizing Bitcoin in Portfolios yang dirilis BlackRock Investment Institute pada 23 Juni 2026, perusahaan merekomendasikan alokasi Bitcoin sebesar 1% hingga 2% dalam portofolio terdiversifikasi sebagai aset pelengkap untuk diversifikasi.
BlackRock Sarankan Alokasi Bitcoin Maksimal 2%
Melansir Blockonomi, panduan tersebut disusun oleh empat pejabat senior BlackRock dari divisi Digital Assets dan Global Portfolio Research.

Sumber Gambar: X.com
Dokumen itu menjadi salah satu rekomendasi paling eksplisit yang pernah dikeluarkan manajer aset global terkait besaran investasi Bitcoin dalam sebuah portofolio.
Menurut BlackRock, alokasi 1% hingga 2% dinilai mampu memberikan manfaat diversifikasi tanpa meningkatkan risiko portofolio secara berlebihan.
Pendekatan ini berbeda dengan pembahasan yang selama ini lebih berfokus pada potensi keuntungan Bitcoin. BlackRock justru menitikberatkan analisisnya pada kontribusi risiko terhadap keseluruhan portofolio investasi.
Baca juga berita terkait: 10 Crash Bitcoin Terbesar Sepanjang Sejarah, Pernah Anjlok Hingga 99%
Fokus pada Manajemen Risiko Portofolio
Dalam simulasi BlackRock, portofolio tradisional dengan komposisi 60% saham dan 40% obligasi hanya mengalami tambahan sekitar 2% terhadap total volatilitas ketika disisipi alokasi Bitcoin sebesar 1%.
Jika porsinya dinaikkan menjadi 2%, kontribusi risikonya meningkat menjadi sekitar 5%. BlackRock menilai tingkat risiko tersebut masih sebanding dengan memiliki satu saham dari kelompok perusahaan teknologi berkapitalisasi besar atau Magnificent Seven.
Sebaliknya, alokasi di atas 2% dinilai dapat meningkatkan risiko secara tidak proporsional. Sebagai contoh, porsi Bitcoin sebesar 4% berpotensi menyumbang sekitar 14% dari total risiko portofolio sehingga dapat mendominasi pergerakan aset lainnya.
Melalui pendekatan ini, financial advisor memiliki acuan yang lebih jelas dalam menentukan eksposur Bitcoin sesuai profil risiko klien.
Panduan Baru untuk Financial Advisor
Sebelum panduan ini diterbitkan, banyak penasihat keuangan telah memiliki akses terhadap ETF Bitcoin spot, tetapi belum memiliki standar institusional mengenai besaran alokasi yang dianggap ideal.
BlackRock berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan memberikan rekomendasi berbasis manajemen risiko. Perusahaan juga telah mengadopsi metodologi ini ke dalam model strategi Target Allocation ETF miliknya.
Dengan adanya panduan resmi, financial advisor memiliki dasar yang lebih kuat untuk menjelaskan keputusan investasi kepada klien maupun regulator menggunakan kerangka yang telah dikenal dalam industri keuangan.
Baca juga: Analisis Prediksi November 2026 Jadi Bulan Terbaik Akumulasi Bitcoin, Kenapa?
IBIT Masih Mendominasi ETF Bitcoin Spot
Di sisi lain, iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock masih menjadi ETF Bitcoin spot terbesar di Amerika Serikat.
Hingga 23 Juni 2026, IBIT mengelola aset sekitar US$62 miliar atau hampir 49% dari total aset ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Namun, produk tersebut juga terdampak pelemahan pasar kripto. Sepanjang Juni 2026 hingga 23 Juni, IBIT mencatat arus keluar dana sekitar US$2,09 miliar setelah harga Bitcoin terkoreksi tajam dari rekor US$126.080 yang dicapai pada Oktober 2025.
Saat ini investor institusi menguasai sekitar 38% dari total aset ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat, naik dari sekitar 24% pada tahun sebelumnya.
Kesimpulan
Panduan terbaru BlackRock memperkuat pandangan bahwa Bitcoin mulai diposisikan sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang, bukan sekadar aset spekulatif.
Meski hanya merekomendasikan alokasi 1% hingga 2%, acuan ini dapat menjadi referensi baru bagi financial advisor dalam menyusun portofolio yang lebih terdiversifikasi dan terukur risikonya.
FAQ
- Mengapa BlackRock hanya merekomendasikan alokasi Bitcoin 1–2%?
BlackRock menilai porsi tersebut mampu memberikan manfaat diversifikasi tanpa membuat risiko portofolio meningkat secara signifikan. Alokasi yang lebih besar dinilai dapat menyebabkan volatilitas Bitcoin mendominasi kinerja investasi secara keseluruhan. - Apa yang dimaksud diversifikasi portofolio dengan Bitcoin?
Diversifikasi portofolio adalah strategi menyebarkan investasi ke berbagai jenis aset. Dalam panduan BlackRock, Bitcoin diposisikan sebagai aset pelengkap yang dapat menambah variasi portofolio, bukan menggantikan saham atau obligasi. - Siapa yang menjadi target panduan investasi Bitcoin dari BlackRock?
Panduan ini ditujukan kepada financial advisor, wealth manager, dan perusahaan pengelola investasi yang membantu menyusun portofolio bagi investor ritel maupun nasabah dengan kekayaan tinggi. - Apakah BlackRock menyarankan semua investor membeli Bitcoin?
Tidak. BlackRock hanya memberikan kerangka alokasi aset bagi portofolio yang telah terdiversifikasi. Keputusan investasi tetap bergantung pada profil risiko, tujuan keuangan, dan kondisi masing-masing investor. - Apa itu iShares Bitcoin Trust (IBIT)?
IBIT adalah ETF Bitcoin spot milik BlackRock yang diperdagangkan di bursa Amerika Serikat. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap harga Bitcoin tanpa harus membeli dan menyimpan aset kripto secara langsung. Hingga Juni 2026, IBIT mengelola sekitar US$62 miliar aset dan menjadi ETF Bitcoin spot terbesar di pasar AS.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Blackrock






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


