Block, Inc. Didenda $40 Juta! Cash App Tersandung Kasus AML
icon search
icon search

Top Performers

Block, Inc. Didenda $40 Juta! Cash App Tersandung Kasus AML

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Block, Inc. Didenda $40 Juta! Cash App Tersandung Kasus AML

Block, Inc. Didenda $40 Juta! Cash App Tersandung Kasus AML

Daftar Isi

Block, Inc., perusahaan fintech milik Jack Dorsey, dikenai denda $40 juta oleh New York Department of Financial Services (NYDFS) karena pelanggaran serius terkait Anti-Money Laundering (AML) dalam operasional Cash App. Investigasi menemukan kelemahan dalam proses verifikasi identitas pengguna dan keterlambatan pelaporan aktivitas mencurigakan.

 

Orang Juga Baca Ini: Risiko Kejahatan Kripto untuk Trader Indonesia di 2025

 

Masalah KYC dan Laporan Aktivitas Mencurigakan

Penyelidikan NYDFS mengungkap bahwa program AML di Cash App memiliki sejumlah kekurangan. Di antaranya adalah proses Know Your Customer (KYC) yang tidak memadai dan keterlambatan dalam pengajuan Suspicious Activity Reports (SARs), yang seharusnya menjadi bagian penting dalam sistem deteksi aktivitas ilegal.

Masalah ini muncul seiring dengan pesatnya pertumbuhan Cash App, yang ternyata tidak diimbangi oleh sistem kepatuhan yang cukup kuat. Kondisi ini menempatkan platform tersebut dalam sorotan regulator.

 

Tindak Lanjut dari Block, Inc.

Sebagai bagian dari penyelesaian, Block akan bekerja sama dengan pihak monitor independen untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi NYDFS. Langkah ini diambil guna mencegah terulangnya pelanggaran serupa dan memperbaiki sistem internal yang ada.

Regulasi terhadap platform keuangan digital seperti Cash App menjadi semakin ketat, terutama dalam hal perlindungan konsumen dan integritas sistem keuangan.

Kasus ini tidak memicu reaksi besar dari pasar kripto. Harga koin utama, likuiditas, dan Total Value Locked (TVL) tetap stabil. Hal ini menunjukkan bahwa investor tidak melihat insiden ini sebagai ancaman langsung terhadap aset digital secara umum.

 

Orang Juga Baca Ini: Waspadai APP Scam! Ini Modus Penipuan Kripto 2025

 

Kasus Sebelumnya: Denda $80 Juta di 2025

Ini bukan kali pertama Block menghadapi penalti regulator. Perusahaan ini juga pernah menyelesaikan kasus AML pada tahun 2025 dengan membayar denda sebesar $80 juta. Pola ini menunjukkan adanya tantangan berulang dalam penguatan sistem kepatuhan di perusahaan fintech yang tumbuh cepat.

 

Kesimpulan

Denda $40 juta terhadap Block, Inc. menegaskan bahwa regulator terus memperketat pengawasan terhadap perusahaan keuangan digital. Meskipun tidak berdampak langsung ke pasar kripto, kasus ini menjadi pengingat bahwa sistem kepatuhan menjadi elemen krusial dalam perkembangan industri fintech dan kripto ke depan.

 

FAQ

  1. Kenapa Block, Inc. didenda oleh NYDFS?
    Karena Cash App terbukti memiliki kelemahan dalam program AML, termasuk sistem KYC yang tidak memadai dan keterlambatan dalam laporan aktivitas mencurigakan.
  2. Apakah pasar kripto terpengaruh oleh kasus ini?
    Tidak. Data terbaru menunjukkan bahwa pasar tetap stabil, tanpa perubahan signifikan pada harga, likuiditas, maupun indikator on-chain.
  3. Apa langkah yang akan diambil Block, Inc.?
    Block akan menunjuk pihak independen untuk memantau dan memperbaiki sistem kepatuhan sesuai arahan NYDFS.
  4. Apakah ini kasus pertama Block terkait AML?
    Bukan. Pada tahun 2025, Block juga pernah membayar denda sebesar $80 juta terkait masalah AML serupa.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.

Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

Author: FFA

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.

 

Referensi

 

Tag Terkait: #BeritaKriptoHariIni, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Regulasi, #Berita Scam Crypto 

Lebih Banyak dari Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
DEGEN/IDR
Degen
29
45%
ANOA/IDR
ANOA
819.995
32.26%
EPIC/IDR
Epic Chain
10.819
31.86%
HOME/IDR
Defi App
938
27.79%
Nama Harga 24H Chg
STIK/IDR
Staika
1.750
-43.55%
DVI/IDR
Dvision Ne
2
-33.33%
STO/IDR
StakeStone
1.116
-31.95%
SPELL/IDR
Spell Toke
2
-25.05%
DODO/IDR
DODO
979
-24.11%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Charles Hoskinson Unggah Pesan Perpisahan, Ada Apa dengan Cardano?

Pendiri Cardano (ADA), Charles Hoskinson, mengunggah pesan singkat "TTYL" (Talk

Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan
04/06/2026
Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan

Token HYPE milik Hyperliquid menjadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan

04/06/2026
Hati-Hati Klik Link! Scam Kripto Incar Fans FIFA Lewat Tiket Palsu Piala Dunia 2026
04/06/2026
Hati-Hati Klik Link! Scam Kripto Incar Fans FIFA Lewat Tiket Palsu Piala Dunia 2026

Otoritas Amerika Serikat memperingatkan lonjakan scam kripto yang menargetkan penggemar

04/06/2026