XRP kembali jadi sorotan setelah AI Claude memprediksi aset kripto milik Ripple itu berpotensi mencetak all-time high (ATH) baru pada 2026.
Menariknya, saat mayoritas aset digital terkoreksi lebih dari 5%, whale justru terlihat agresif mengakumulasi XRP dalam jumlah besar. Di saat bersamaan, aktivitas jaringan XRP Ledger dan aliran dana ETF juga ikut meningkat.
Claude menilai ada tiga faktor utama yang bisa menentukan apakah XRP benar-benar mampu menembus rekor harga baru atau justru kembali tertahan di fase konsolidasi panjang.
Whale Borong 71 Juta XRP Saat Harga XRP Melemah
Data analis kripto Ali Martinez menunjukkan whale XRP membeli sekitar 71 juta token dalam tujuh hari terakhir saat harga XRP berada di kisaran US$1,36.

Sumber Gambar: X.com
Aksi beli besar-besaran ini menarik perhatian pasar karena biasanya menjadi sinyal kepercayaan investor besar terhadap prospek jangka panjang XRP. Saat investor ritel masih melakukan aksi jual, whale justru menambah kepemilikan mereka.
Kondisi tersebut membuat sebagian pelaku pasar mulai melihat koreksi XRP saat ini sebagai fase akumulasi, bukan akhir dari tren bullish.
Aktivitas XRP Ledger Naik Tajam
Selain aksi borong whale, aktivitas jaringan XRP Ledger juga ikut meningkat meski pasar sedang tertekan.

Sumber Gambar: XRPScan
Data XRPScan menunjukkan jumlah pembayaran antar akun naik menjadi sekitar 1,22 juta transaksi pada 22 Mei 2026, dari sebelumnya di bawah satu juta transaksi.
Volume pembayaran XRP juga melampaui 400 juta token dalam periode yang sama. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas jaringan XRP tetap tinggi dan tidak hanya didorong trading spekulatif di exchange.
ETF XRP Masih Catat Arus Dana Positif
Faktor lain yang ikut memperkuat sentimen XRP datang dari produk ETF spot. Data SoSoValue mencatat ETF XRP menerima inflow lebih dari US$65 juta pada pekan lalu.

Sumber Gambar: SoSoValue
Bahkan saat pasar kripto terkoreksi, produk tersebut masih mencatat tambahan net inflow harian sekitar US$22 juta.
Kondisi ini menunjukkan minat institusional terhadap XRP masih tetap terjaga. Meski nilainya belum sebesar ETF Bitcoin dan Ethereum, arus dana yang konsisten dinilai bisa menjadi fondasi penting bagi potensi kenaikan harga XRP ke depan.
Baca lainnya: XRP, Ethereum, atau Solana? ChatGPT Bongkar Crypto Terkuat 2026
Claude Sebut Ada 3 Faktor Penentu XRP di 2026
Dalam analisanya, Claude membagi proyeksi XRP menjadi tiga skenario utama untuk 2026: bullish, moderat, dan bearish.

Sumber Gambar: Claude AI via Be(In)Crypto
Namun, AI tersebut menegaskan bahwa peluang XRP mencetak ATH baru hanya bisa terjadi jika tiga faktor besar bergerak searah.
1. Regulasi Kripto di Amerika Serikat
Claude menyebut regulasi sebagai faktor paling penting untuk XRP.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi persetujuan CLARITY Act di Senat Amerika Serikat. Jika regulasi terkait aset digital semakin jelas, sentimen terhadap XRP diperkirakan bisa meningkat drastis.
Kejelasan hukum dianggap krusial karena selama beberapa tahun terakhir XRP sering dibayangi ketidakpastian regulasi terkait Ripple dan SEC.
2. Permintaan Institusional dan ETF XRP
Faktor kedua adalah pertumbuhan permintaan institusional.
Jika ETF XRP terus mencatat inflow stabil dan semakin banyak institusi masuk ke pasar, tekanan beli terhadap XRP diperkirakan akan meningkat.
Claude menilai perkembangan ETF dapat menjadi salah satu motor utama yang mendorong harga XRP menuju level lebih tinggi pada 2026.
3. Kondisi Makro dan Suku Bunga The Fed
Claude juga menyoroti kondisi ekonomi global sebagai faktor penting.
Potensi penurunan suku bunga Federal Reserve dinilai bisa meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto.
Jika likuiditas kembali masuk ke pasar dan bull cycle kripto berlanjut, XRP dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bergerak agresif.
Baca juga: CLARITY Act Disetujui, 6 Bisnis Crypto Ini Diprediksi Meledak
XRP Bisa Naik ke US$8?
Claude memproyeksikan skenario bullish XRP berada di kisaran US$5 hingga US$8 pada 2026. Namun, target tersebut hanya mungkin terjadi jika regulasi mendukung, ETF tumbuh agresif, dan pasar kripto kembali bullish secara luas.
Sementara itu, skenario moderat dianggap paling realistis dengan target harga sekitar US$2 hingga US$3,5.
Di sisi lain, Claude juga mengingatkan adanya sejumlah risiko besar yang masih membayangi XRP.
Salah satunya adalah potensi pelepasan hingga 2,6 miliar XRP dari escrow sebelum akhir tahun. Tambahan suplai tersebut berisiko meningkatkan tekanan jual di pasar.
Selain itu, persaingan stablecoin dan kondisi ekonomi global yang belum stabil juga bisa membatasi ruang kenaikan XRP dalam jangka pendek.
Kesimpulan
Prediksi AI Claude menunjukkan XRP masih memiliki peluang untuk mencetak ATH baru pada 2026, terutama jika regulasi, permintaan institusional, dan kondisi pasar bergerak ke arah yang positif secara bersamaan.
Meski begitu, kondisi saat ini juga memperlihatkan bahwa perjalanan XRP belum sepenuhnya aman. Tekanan jual, unlock escrow, hingga kondisi makro global masih menjadi tantangan besar yang bisa memengaruhi arah harga dalam beberapa bulan ke depan.
Untuk saat ini, akumulasi whale, kenaikan aktivitas jaringan, dan inflow ETF menjadi tiga sinyal utama yang terus dipantau investor XRP.
FAQ
1. Apa itu ATH dalam kripto?
ATH atau all-time high adalah harga tertinggi yang pernah dicapai suatu aset kripto sepanjang sejarah perdagangannya.
2. Kenapa whale XRP jadi perhatian investor?
Whale biasanya memiliki modal besar dan sering dianggap mewakili smart money. Saat whale membeli dalam jumlah besar, pasar sering melihatnya sebagai sinyal kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga.
3. Apa pengaruh ETF terhadap harga XRP?
ETF dapat membuka akses investasi bagi institusi dan investor tradisional. Jika inflow ETF meningkat, permintaan terhadap XRP juga berpotensi ikut naik.
4. Apakah XRP masih dipengaruhi kasus SEC vs Ripple?
Ya. Perkembangan regulasi dan hubungan Ripple dengan SEC masih menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar terhadap XRP.
5. Berapa prediksi harga XRP menurut AI Claude?
Claude membagi tiga skenario harga XRP untuk 2026:
- bullish di kisaran US$5 sampai US$8
- moderat di kisaran US$2 sampai US$3,5
- bearish di kisaran US$0,75 sampai US$1,5
6. Apa risiko terbesar XRP saat ini?
Beberapa risiko utama XRP adalah tekanan jual dari unlock escrow, kondisi ekonomi global, persaingan stablecoin, dan ketidakpastian regulasi kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Crypto ETF, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


