Tokenized stock CRCLX melonjak tajam sebesar 10% setelah Circle melaporkan pertumbuhan bisnis yang kuat pada kuartal pertama 2026.

Sumber Gambar: INDODAX Market
Kenaikan ini terjadi usai perusahaan mengumumkan pendapatan sebesar US$694 juta, naik 20% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Market langsung merespons positif laporan tersebut. Saham Circle (CRCL) di Wall Street ditutup naik hampir 16% ke level US$131,76, sementara tokenized stock CRCLX ikut bergerak agresif di market kripto.

Sumber Gambar: Yahoo Finance
Lonjakan ini memperpanjang performa kuat Circle sepanjang 2026. Secara year-to-date, saham perusahaan tercatat sudah naik sekitar 66% dan mendorong valuasi pasar Circle mendekati US$35 miliar.
Baca berita lainnya: Saham Coinbase vs Bitcoin, Ini Aset yang Dianggap Lebih Untung Saat Ini
Bisnis USDC Jadi Mesin Utama Pendapatan Circle

Sumber Gambar: Circle
Sebagian besar pendapatan Circle masih berasal dari bisnis stablecoin USDC. Perusahaan mencatat reserve income sebesar US$653 juta dari total pendapatan US$694 juta.
Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya jumlah USDC yang beredar di pasar. Circle melaporkan suplai USDC mencapai US$77 miliar pada kuartal pertama, naik 28% secara tahunan.
Tidak hanya itu, volume transaksi on-chain USDC juga melonjak drastis hingga US$21,5 triliun, atau naik 263% dibanding tahun lalu.
Data ini menunjukkan bahwa penggunaan stablecoin mulai berkembang jauh melampaui aktivitas trading kripto biasa. USDC kini semakin banyak digunakan untuk:
- pembayaran digital
- transfer lintas negara
- settlement institusional
- aktivitas DeFi
- infrastruktur transaksi blockchain
Circle bahkan mengklaim USDC kini mewakili sekitar 63% volume transaksi stablecoin global. Di saat yang sama, jumlah wallet yang menyimpan lebih dari US$10 dalam bentuk USDC juga naik 47% dibanding tahun sebelumnya.
Circle Kantongi Dana US$222 Juta untuk Blockchain Arc
Selain laporan keuangan, perhatian market juga tertuju pada proyek blockchain baru milik Circle bernama Arc.
Perusahaan mengungkap telah mengumpulkan dana US$222 juta melalui penjualan token ARC dengan valuasi fully diluted mencapai US$3 miliar.
Pendanaan tersebut didukung sejumlah investor besar seperti a16z Crypto, BlackRock, Apollo Global Management, dan ARK Invest.
ARC disebut akan menjadi token koordinasi dan governance untuk ekosistem blockchain Arc.
“Adopsi jaringan Arc yang berhasil, termasuk melalui manfaat dari token ARC, memiliki efek flywheel yang sangat besar terhadap jaringan stablecoin kami dan aset digital kami,” kata CEO sekaligus co-founder Circle, Jeremy Allaire.
Langkah ini dinilai penting karena Circle mulai memperluas bisnisnya dari sekadar penerbit stablecoin menjadi penyedia infrastruktur blockchain dan sistem keuangan digital berbasis AI.
Jeremy Allaire juga mengatakan perusahaan ingin membangun fondasi untuk “AI-native economic activity” dan sistem finansial internet yang lebih programmable.
Wall Street Mulai Semakin Bullish ke Stablecoin
Sentimen positif terhadap Circle juga datang dari analis Wall Street. Menurut data TipRanks, target harga konsensus saham Circle kini berada di sekitar US$138,50. Namun beberapa analis memberikan target jauh lebih tinggi.

Sumber Gambar: TipRanks
Analis Citigroup Peter Christiansen memasang target harga US$243 untuk CRCL, sementara Bernstein menetapkan target US$190.
Analis menilai Circle berada dalam posisi kuat karena stablecoin mulai berkembang menjadi infrastruktur pembayaran digital global, bukan hanya alat transaksi di market kripto.
Dan Dolev dari Mizuho menyebut Circle terus memperlihatkan use case baru stablecoin di luar aktivitas trading aset digital.
Hal ini membuat investor mulai melihat stablecoin sebagai salah satu sektor paling potensial dalam industri blockchain beberapa tahun ke depan.
Baca berita selanjutnya: Ethereum vs NVIDIA, Mana Lebih Untung? Hasilnya Tak Terduga
Narasi AI dan Blockchain Jadi Sorotan Baru
Selain stablecoin, Circle juga mulai agresif masuk ke sektor AI finance infrastructure. Perusahaan meluncurkan beberapa produk baru seperti:
- Agent Wallets
- Agent Marketplace
- Circle CLI
Produk ini dirancang untuk mendukung aktivitas transaksi otomatis berbasis AI menggunakan USDC.
Narasi gabungan antara AI, stablecoin, dan blockchain inilah yang kini mulai menarik perhatian market terhadap Circle dan tokenized stock CRCLX.
Kesimpulan
Lonjakan CRCLX tidak terjadi tanpa alasan. Market melihat Circle sedang bergerak lebih jauh dari sekadar penerbit stablecoin.
Pertumbuhan pendapatan, kenaikan suplai USDC, volume transaksi on-chain yang menembus triliunan dolar, hingga ekspansi ke blockchain Arc membuat investor mulai memandang Circle sebagai pemain besar dalam infrastruktur finansial digital.
Jika adopsi stablecoin terus meningkat dan proyek Arc berhasil berkembang, bukan tidak mungkin perhatian market terhadap CRCLX dan bisnis Circle masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
FAQ
- Apa itu CRCLX?
CRCLX adalah tokenized stock yang merepresentasikan saham Circle dalam bentuk aset digital di market kripto. Pergerakannya biasanya mengikuti sentimen terhadap saham Circle (CRCL). - Kenapa harga CRCLX naik tajam?
RCLX naik setelah Circle melaporkan pendapatan kuartalan yang kuat, pertumbuhan bisnis USDC, serta keberhasilan penggalangan dana US$222 juta untuk proyek blockchain Arc. - Apa itu USDC milik Circle?
USDC adalah stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin ini banyak digunakan untuk trading kripto, transfer dana, pembayaran digital, dan aktivitas DeFi. - Apa fungsi blockchain Arc yang dikembangkan Circle?
Arc adalah proyek blockchain baru milik Circle yang dirancang untuk mendukung transaksi stablecoin, sistem pembayaran digital, dan aplikasi finansial berbasis AI. - Kenapa Wall Street mulai bullish terhadap Circle?
Analis melihat stablecoin memiliki potensi besar sebagai infrastruktur pembayaran digital global. Pertumbuhan USDC dan ekspansi Circle ke blockchain serta AI dianggap membuka peluang bisnis baru. - Apakah stablecoin seperti USDC hanya digunakan untuk trading crypto?
Tidak. Saat ini stablecoin mulai digunakan untuk transfer lintas negara, pembayaran digital, settlement institusional, hingga transaksi otomatis berbasis AI. - Siapa saja investor besar di proyek Arc milik Circle?
Beberapa investor yang ikut mendukung proyek Arc antara lain a16z Crypto, BlackRock, Apollo Global Management, dan ARK Invest.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – Circle stock rallies 15% as Wall Street sees further upside in stablecoin adoption, diakses pada 12 Mei 2026
- FXSTreet – Circle reports 20% revenue growth as it secures $222M venture funding for Arc blockchain, diakses pada 12 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Tokenized Stock, #Harga Saham Circle XStocks Hari Ini, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini







Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


